
Setelah melihat orang yang menelpon istrinya itu, Rizky pun berlari masuk ke kamar mandi dan membiarkan hp Selena terus berdering. Rizky pun menutup pintu lalu menguncinya seakan-akan ia sedang mandi sekarang. Walau yang ia lihat hanyalah nama Rey tanpa simbol-simbol tertentu, namun tetap saja ia merasa terganggu dengan hal itu.
Dengan masih memegang gagang pintu, Rizky diam membeku dan terus memikirkan tentang hal itu. Saat sedang melamun di depan pintu kamar mandi, tiba-tiba Rizky mendengar bunyi langkah kaki yang masuk ke kamar. Dan tentu saja itu adalah langkah kaki sang istri. Setelah itu hp Selena yang tadinya masih mengeluarkan bunyi, sekarang sudah diam yang artinya Selena sedang mengangkat telepon dari Rey.
Rey bukanlah orang biasa bagi Selena, namun ia adalah orang spesial yang pernah mengisi hari-hari Selena waktu dulu. Walau itu hanya masa lalu, tapi entah kenapa ia tak rela dan amat khawatir setelah mengetahui Rey dan sang istri masih berhubungan selama ini.
Apa hubungan mereka sekarang? Apa hubungan mereka adalah teman? Apa mereka sering berkomunikasi? Apa mereka juga sering bertemu? Kenapa Selena tak pernah memberitahu soal itu? Dan kapan mereka putus? Apa ini penyebab Selena susah untuk jatuh cinta?
Walau Rizky kadang menyinggung soal Rey di hadapan Selena, namun ia tak pernah menanyakan kabar tentang Rey karena ia pikir hal itu tak penting lagi. Selena pun begitu, ia tak pernah cerita apapun tentang dengan Rey.
Karena sudah telanjur berada di dalam kamar mandi, Rizky berniat untuk mandi sekalian. Rizky kemudian membuka seluruh pakaian yang ada di tubuhnya lalu mandi seperti biasa. Perasaan Rizky mulai bercampur aduk tak menentu, bahkan mandinya lebih lama dari biasanya karena terlalu banyak melamun.
Seperti biasanya Selena selalu pergi ke halaman belakang rumah saat sedang bertelepon dengan Rey. Akhir-akhir ini mereka jarang bertemu karena Rey yang melarangnya, jika mereka bertemu pun itu karena paksaan Selena. Mereka tak mengobrol banyak kali ini karena Selena cemas jika nanti ketahuan oleh Rizky. Hanya menanyakan kabar serta basa-basi singkat di telepon, namun itu terasa amat berharga bagi Selena.
Setelah bertelepon dengan sang kekasih, Selena pun kembali ke dapur dan hanya menunggu sang suami karena makan malam sudah siap. Selena merasa kali ini Rizky mandi sangat lama karena ia sudah menunggu sekitar 20 menit, belum di tambah waktu saat ia menyiapkan makan malam tadi. Namun tak lama Rizky pun keluar dari kamar dan menghampiri sang istri yang sedang duduk memainkan hpnya.
"Tumben kamu mandi lama banget, gak biasanya hehe. Supnya kayanya udah gak panas lagi, aku panaskan dulu ya?" kata Selena yang langsung segera beranjak dari tempat duduknya.
"Gak usah, gapapa kok. Makan yang ada aja, gak usah repot-repot" Rizky menghentikan niat sang istri, Selena pun duduk kembali.
Mereka pun makan seperti biasa, hanya saja Rizky tak bicara sepatah kata pun hingga selesai makan. Walau agak terasa aneh dengan tingkah sang suami, Selena tak terlalu ambil pusing dan hanya membiarkannya. Terlintas di pikiran Selena untuk menghindari sang suami mulai sekarang. Selena sudah sangat kesal dengan keadaannya yang sekarang, ia sangat berusaha untuk tak melampiaskan kekesalannya kepada sang suami.
Aku harus minta penjelasan dari Selena, ini tak bisa di biarkan begini terus. Kenapa dia tak bicara? Apa dia juga marah? Apa yang dia pikirkan? Apa wajar jika aku cemburu saat ini? Atau memang aku yang terlalu berlebihan? Selena mengapa kau tak cerita?
Beberapa jam berlalu, malam makin larut. Sudah saatnya untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas seharian. Selena merebahkan tubuhnya di kasur dan seperti biasa selalu di temani Doggy di sampingnya. Ia tidur membelakangi sang suami yang sedang tidur di sofa yang berjarak tiga meter darinya.
Sejak makan malam tadi, pasangan suami istri itu hanya diam dan membisu. Padahal tak ada pertengkaran langsung di antara mereka, hanya saja mereka mempunyai alasan masing-masing untuk tak bicara satu sama lain. Rizky terus di bebani pikiran-pikiran tersebut, ia sepertinya tak bisa tidur malam ini jika tak mendapat penjelasan dari sang istri. Rizky tidur telentang sambil memegang selimut dan hanya memandangi langit-langit kamar.
"Sel, kamu udah tidur?" tanya Rizky dengan suara agak pelan sambil melihat punggung sang istri yang membelakanginya.
"Hm? Belum. Kenapa?" balas Selena yang sedang memeluk bantal gulingnya. Selena masih memejamkan kedua matanya untuk tidur, rupanya ia juga susah tidur karena banyak pikiran.
Sontak Selena yang mendengar hal itu langsung kaget, ia meremas bantal gulingnya menggunakan kedua tangannya. Kedua mata yang tadinya di pejam langsung terbuka dan spontan melebar. Terasa air perlahan-lahan mulai keluar dari kulitnya, yang tak lain sekarang ia sedang keringat dingin akibat ketakutan.
"Jadi ini alasannya dari tadi dia terus diam dan berlama di kamar? Apa yang harus aku katakan? Dia hanya melihat telepon masuk kan?" pikir Selena.
"Rey yang menelpon kan? Kamu masih berhubungan dengan dia?" tanya Rizky.
"Ah I-itu... Aku memang kadang berkomunikasi dengan dia, kita hanya saling menanyakan kabar kok. Dia cuma mantan pacar, apa salahnya berteman dengan mantan pacar kan? I-itu juga cuma masa lalu dan kita juga kan sekarang sudah menikah" Selena tambah panik.
Dari awal memang Selena sangat menginginkan hubungannya dengan Rey diketahui oleh sang suami. Namun justru sekarang ia sangat takut dan khawatir jika Rizky mengetahuinya. Sekarang beban pikirannya pun bertambah.
"Kenapa kamu gak pernah cerita?" tanya Rizky dengan dingin, ia sepertinya agak marah dan kesal. Biasanya Rizky selalu bersikap lembut dan sering tersenyum jika bersama Selena, tapi kali ini berbeda dengan sebelumnya.
".....Aku, aku takut kamu marah atau cemburu. Kamu gak usah khawatir, aku gak ada apa-apa sama Rey" jawab Selena dengan tenang walau jantungnya berdetak cepat.
"Iya aku cemburu dan marah sekarang, aku juga khawatir. Aku dari tadi gak tenang gara-gara mikir itu terus. Kamu jangan terlalu dekat sama Rey, aku gak suka..." tutur Rizky sambil melihat Selena walau hanya nampak punggung saja. Selena tak merespon apa-apa, ia hanya diam dan meremas kedua tangannya.
"Kalian tadi bicara apa? Aku ingin tau" Rizky menanyakan hal yang ingin ia ketahui.
"Aku kan udah bilang tadi, kita cuma tanya-tanya kabar. Pokoknya kita gak ada hubungan apa-apa" jawab Selena.
"Rey tinggal di mana sekarang? Dia kerja apa?" tanya Rizky karena penasaran, ini pertama kalinya ia bertanya-tanya seputar Rey sejak dirinya pergi ke Singapura.
"Dia gak pernah pindah ke kota lain atau merantau, dia cuma kerja paruh waktu di sini" jawab Selena.
"Kalian kapan putus?" tanya Rizky.
"Udah lama, kamu gak usah khawatir" jawab Selena.
"Kamu... masih suka sama dia?" Rizky masih penasaran dengan hal itu.