I Still Love Her

I Still Love Her
Pertama Kali Bertemu



Rizky adalah anak yang baik, cerdas, dan agak pendiam. Ia memiliki orang tua bernama Pak Surya Joe dan Bu Yuri Erto serta adik perempuan yang cantik bernama Ilona Putri Joe, mereka adalah keluarga yang kaya dan harmonis.


Rizky hanya memiliki seorang sahabat dari kecil yang bernama Aldi watz. Ia tidak mempunyai teman yang lain karena ia kurang bergaul dan menyukai sendiri.


Siang ini hujan lebat yang membuat tubuh terasa dingin sambil menyalakan musik merupakan moment yang digunakan Rizky untuk tidur. Ia lelah karena hari ini merupakan hari terakhir ulangan akhir semester yang artinya tak lama lagi ia akan naik ke kelas 12.


"Ki....ki...kamu tidur? buka pintunya dulu!!" teriak Mamanya Rizky. Namun Rizky belum membuka pintu kamarnya, sehingga Bu Yuri langsung masuk ke dalam kamarnya Rizky dan melihat anaknya yang sedang tidur dengan menyalakan musik, ia datang sambil membawa segelas susu.


"Ki...bangun udah mau malam, Mama bawa susu nih!" kata Mamanya sambil menaruh segelas susu tersebut di atas meja, lalu menggoyangkan badan Rizky dengan pelan.


"Ahh iya Ma" kata Rizky sambil mengucek kedua matanya, ia pun segera mengubah posisi tidurnya menjadi posisi duduk dan mengambil susu dan langsung menghabiskannya.


"Malam nanti keluarga Pak Vicky makan malam di sini, kamu harus ikut ya.. putri tunggal Pak Vicky caantiik banget loh namanya Selena, jadi kamu pakai baju yang rapi ya he he biar keliatan ganteng" kata Bu Yuri sambil tersenyum lebar.


"Iya Ma.." kata Rizky sambil menaruh kembali gelas bekas susu tersebut di meja.


"Kalau kamu tertarik sama Selena bilang ya? supaya mama jodohin ha ha" Goda Mamanya Rizky.


"Mama ada-ada aja... masih jauh, Ma" kata Rizky.


"Ha ha ha Mama bercanda kok, Mama tinggal dulu ya?" Bu Yuri langsung keluar dari kamar sang anak.


"Hmm" Rizky mengangguk kepalanya.


Hal yang sama juga di lakukan Selena, ia baru saja bangun tidur. Memang cuaca siang ini membuat orang ingin tidur, sulit menolak keinginan tidur saat itu.


Selena yang sudah bangun kemudian pergi ke dapur untuk makan. Di meja makan terlihat ada nasi, sayur capcai, dan ikan bakar. Makanan yang menggugah selera, Selena segera mengisi perutnya dengan lahap.


Pak Vicky sudah pulang kerja dari kantornya, ia pun masuk ke rumah dan melihat sang putri sedang makan. Ia pun segera menghampiri putrinya yang sedang makan.


"Hm? Papa udah pulang? tumben pulangnya jam segini" kata Selena sambil mengatur makanan dengan sendok untuk segera di suapi ke mulutnya.


"Papa sengaja pulang sedikit awal karena malam ini kita akan pergi ke rumah Pak Surya untuk makan malam, kamu juga ikut" kata Pak Vicky.


"Ha? ya udah deh" balas Selena.


"Percuma mau nolak, pasti nanti di paksain juga. Hhh aku masih mau rebahan lagi..." batin Selena.


"Mama udah pulang?" tanya Pak Vicky.


"Gak tau, aku baru aja bangun tidur. Kayanya masih di salon, Pa" jawab Selena.


"Kamu jangan makan terlalu banyak, nanti kan mau makan malam" kata Pak Vicky.


"Hehe iya Pa" balas Selena.


Pak Vicky langsung pergi ke kamarnya, sedangkan Selena masih melanjutkan makannya.


Malam telah tiba dengan udara yang sejuk, persiapan makan malam dua keluarga ini telah selesai tanpa kendala apapun seakan telah merestui pertemuan mereka.


Bel rumah berbunyi pertanda keluarga Pak Vicky telah tiba, keluarga Pak Surya Joe sebagai tuan rumah cepat-cepat menyambut kedatangan mereka.


Begitu pintu di buka, Rizky kaget melihat kecantikan putri tunggal Pak Vicky. Gadis yang memakai dress hitam yang terlihat sempurna dan elegan membuat ia seketika jatuh cinta pada pandangan pertama, ternyata yang di katakan Mamanya itu benar.


"Selamat malam... selamat malam.." mereka menyalami tangan satu sama lain. Kemudian mereka menuju ke meja makan.


Rizky gugup karena ia duduk di depan Selena. Ia tidak berani menatap wajah Selena. Hatinya terus berdebar, sebelumnya ia tak pernah merasakan hal seperti ini.


"Waaah Selena kamu cantik sekali.. gimana ki? cantik kan? hahaha" kata Mamanya Rizky yang sangat bahagia.


"Aahh ia cantik" jawab Rizky dengan malu-malu.


"Aaahhh makasih sudah memuji saya hehe" kata Selena tersenyum lebar.


"Hahaha Rizky juga ganteng kok, kalian berdua cocok hahaha" Pak Vicky tertawa.


"Waah haha kamu udah kasih lampu hijau nih haha" balas Pak Surya.


"Ilona kalau besar pasti cantik, soalnya masih kecil begini udah cantik dan lucu" puji Pak Vicky sambil melihat Ilona.


"Hehehe makasih Om Vicky" balas Ilona dengan tersenyum.


"Eh Rizky rencana kuliah dimana?" tanya Mamanya Selena.


"Singapura tante" jawab Rizky.


"Iya Rizky kuliahnya di Singapura, Selena gimana kalau kuliahnya bareng sama Rizky di Singapura? hehe" kata Mamanya Rizky dengan tersenyum.


"Ah itu.. nanti aku pertimbangkan tante hehe" jawab Selena.


Setelah selesai makan dan banyak berbincang, Rizky dan Selena jalan-jalan di taman rumah Rizky. Itu semua karena Mamanya Rizky yang memaksa mereka, sedangkan Ilona juga di suruh main di tempat lain. Mungkin orang dewasa tersebut ingin membahas hal yang penting? entahlah.


Saat jalan, mereka tidak berbicara sepatah kata pun. Sampai Selena yang membuka pembicaraan di antara mereka.


"Kamu kuliah di Singapura ya? jurusan apa?" tanya Selena dengan ragu.


"Jurusan ilmu komputer" jawab Rizky.


"Oh bagus, nanti kamu kerja di perusahaan Papa mu ya?"


"Iya" jawab Rizky.


"............" Suasana kembali hening.


"Kamu...ambil jurusan apa?" tanya Rizky yang berusaha berani.


"Ah aku ambil management business"


"Ooh bagus juga.." jawab Rizky.


"Orang tuaku sering cerita soal kamu bahkan mereka juga sering memuji kamu, kamu pintar kan di sekolah?" kata Selena.


"Ha? i-iya... Orang tua ku juga seperti itu.. mereka kadang membicarakan kamu" balas Rizky.


Para orang dewasa sekarang sedang berbicara, mereka bukan hanya sekedar teman biasa. Mereka cukup dekat, terutama Pak Surya joe dan Pak Vicky Plum yang sudah bersahabat baik dari dulu bahkan sebelum sukses seperti sekarang.


"Bagaimana menurutmu tentang Selena?" tanya Pak Vicky kepada Pak Surya.


"Kenapa kamu tanya? tentu saja aku suka dia, kita akan menjodohkan mereka kan?" balas Pak Surya.


"Hahaha aku setuju, mereka sangat cocok. Pasti sangat bagus kalau mereka menikah nanti hahaha" kata Pak Vicky.


"Aku senang banget kalau kita bisa jadi besan hahaha" tambah Bu Yuri.


"Aku setuju kalau mereka akan di jodohkan, jaman sekarang banyak cinta-cinta palsu demi mendapatkan harta, iya kan? kalau sama Rizky, kita percaya dan merasa aman" tambah Bu Yuna, istri Pak Vicky.


Ternyata para orang dewasa sedang membicarakan rencana perjodohan mereka, tentu saja anak-anak mereka tidak tau mengenai rencana tersebut. Apakah akan berjalan dengan baik? entahlah, keadaan akan berubah seiring waktu.


Rizky dan Selena sekarang sedang jalan mengelilingi rumah Rizky, mereka mulai mengobrol dengan santai. Selena nampak berusaha mencari-cari topik pembicaraan sehingga bisa mengatasi rasa canggung di antara mereka.


Mereka mengobrol tentang sekolah, hobi, dan lain-lain. Rizky tidak menatap wajah Selena saat berbicara dan ia masih terlihat gugup dan kaku, tentu saja Selena memakluminya sehingga ia mencoba akrab dengan Rizky.