
Seorang perempuan dengan tubuh bak model sedang menarik tangan seorang pria dengan wajah kesalnya.
“Alasan kamu putusin aku bukan karena kamu mau balik keindonesia?”
Leon membanarkan letak jasnya agar terlihat rapi. Tersenyum untuk kesekian kalinya seraya menatap perempuan tersebut. “maafkan aku Shavira. Sudah lelah rasanya aku dibodohi olehmu. Jadi alangkah baiknya kita akhiri saja hubungan ini.”
“apa maksud kamu leon? Aku cinta sama kamu, dan kamu tau itu kan? sudah satu tahun lamanya kita bersama. dan kamu ingin meninggalkanku? kamu bercanda kan yon?” elak Shavira yang tak terima.
“maafkan aku.” Kata Leon lagi sebelum ia meninggalkan Shavira seorang diri dibandara.
"LEON! KU PASTIKAN KAMU AKAN BERPALING KEPADAKU!"
Teriakan shavira membuat wajah leon merah, jujur dia sangat malu. Banyangkan saja, mereka tengah berada didepan umum. Dan shavira dengan gilanya meneriaki Leon seperti orang Kesurupan.
"Tak salah jika aku memutuskan hubungan ini. perempuan itu memang tak waras." Katanya yang terus menjauh dari keberadaan shavira.
Hari ini Leon akan berangkat ke Indonesia, dan akan meningalkan kota yang sudah membuatnya bahagia serta kecewa.
London, Adalah kota indah dengan berjuta warna. penuh kebahgiaan, kehangatan, serta kedamaian. semuanya sirna, karena tak selamanya kota itu akan indah dan berwarna. Ada kalanya sedih dan kecewa mendominasi kota tersebut. terutama bagi kehidupan Leon.
Dan shavira lah yang membuat kota indah ini menjadi suram. Tapi sudahlah, karena Leon tak mau mempermasalahkannya lagi.
Cukup sudah luka lama yang dia berikan. Anggap saja leon hanya mengingat yang namanya kepahitan dan banyangan semu, Dikala ia mengingat wajah shavira.
Shavira, dia adalah pacar Leon selama mereka di London. Leon sangat mencintai dan menyayanginya dengan setulus hati. Tapi shavira dengan teganya menduakan cinta dan ketulusan leon. Dengan selingkuh dibelakangnya.
*Flashback on
“selamat pagi pak leon, ada seseorang yang ingin bertemu anda.” Ucap Bimo asisten leon.
Leon menaikan alisnya dengan bingung. “apa dia ada membuat janji denganku?” bimo pun hanya menggelengkan kepalanya. “katanya dia ingin bertemu tuan.”
“ya sudah suruh dia keruangan ku."
Tak lama setelah bimo keluar dari ruangan tersebut. munculah sesosok perempuan yang amat cantik. Pandangan Leon pun beralih menatap perempuan tersebut dengan pandangan memuja.
"kenapa merek sangat mirip?" batin leon.
Leon terus mengamati setiap inci dari wajah perempuan yang ada didepan nya ini. “silahkan duduk. Dan siapa kah anda?”
“aku Shavira, leon.” Ujarnya dengan manja.
“shavira?” gumam leon.
Saat mendengar itu pun leon terus mengamati setiap inci wajah cantik shavira. Dan benar, dia adalah pujaan hati Leon dikala mereka smp dulu.
Shavira azzahra
Leon sangat kagum akan kecantikan shavira disaat mereka memasuki Smp Nusa Cendekia.
"Oh- hai. Dan maaf, aku sama sekali tak mengenalimu vir."
“dan kamu semakin cantik.” Sedangkan shavira hanya tersenyum manis disaat mendapat pujian tersebut.
___
Berkat pertemuan tersebut akhirnya hubungan leon dan shavira semakin dekat. Hingga akhirnya Leon memberanikan diri untuk menjadikan shavira sebagai kekasihnya. Apalagi diumur leon yang sudah menginjak 25 tahun ini, ia akan berusaha seserius mungkin untuk menjalin berhubungan.
Tak terasa hubungan mereka sudah menginjak satu tahun lamanya. Dan sekarang yang leon rasakan hanyalah kesenangan, Bukanlah ketulusan.
Dimana akhirnya leon sadar jika shavira hanya memerasnya selama ini. Tapi leon tetap mempertahankan hubungannya. Karena yang leon inginkan hanyalah membuat orang yang dia cintai bisa bahagia jika bersamanya.
Tapi semuanya hancur disaat leon mendapati shavira tengah selingkuh dibelakangnya. Shavira pun tak mengetahui jika alasan leon memutuskan hubungan mereka karena perlakuan shavira yang berselingkuh.
Dan sekarang leon ingin melupakan semuanya. Yaitu dengan pulang ketanah airnya, dengan membangung bisnis alm ayahnya.
Flashback of*
Tersenyum lirih untuk kesekian kalinya. Leon pun hanya terkekeh disaat mengingat kembali betapa bodohnya dirinya saat itu.
“aku bagaikan sepatu kaca yang berjalan diatas paku. Nampak, meski pedih untuk dicampakkan."
"Dan akan ku pastikan, kamu akan menyesal telah menduakan diriku vir." Leon mengacak-acak rambutnya sendiri dan sesekali memejamkan matanya agar lebih tenang.
"Semoga kamu bahagia meskipun tak bersamaku lagi.” Lirihnya lagi.
Tatapan kosong menerpa dirinya sehingga ia tak sadar jika dirinya tengah sampai dibandara Soekarno-Hatta. “i am back Indonesia." Katanya seraya tersenyum saat menginjakkan kakinya ketempat kelahirannya.
"aku pulang Kek." Gumamnya yang terus tersenyum.
______
Assalamu'alaikum teman-teman. Semoga kalian suka dengan episode ini. dan terima kasih untuk kalian yang sudah membacanya.
TO BE CONTINUED . . . . .