I Hate you

I Hate you
Part 27



Happy reading🌹🌹🌹🌹


Tibalah hari dimana Zoya mengenakan gaun yang disuruh oleh steven.


Gaun itu tampak cocok ditubuh Zoya ,menujukan lekuk tubuh nya,dan memberikan kesan yang elegan ditubuh Zoya,ditambah lagi rambut yang digerai semakin menambah pesona zoya malam ini.



Sampailah steven dikediaman zoya ,zoya langsung membukakan pintu untuk steven.


Sontak steven terpanah akan penampilan Zoya malam ini,baju yang ia kenakan pas ditubuhnya sehingga menunjukan body Zoya,ditambah lagi make up yang tidak terlalu tebal dan sepatu highils berwarna hitam senada dengan baju Zoya.


"Loe cantik banget malam ini" ucap steven yang kemudian dibalas senyum malu oleh Zoya.


Steven menyelaraskan bajunya dengan Zoya,steven kali ini mengenakan tuxedo berwarna hitam yang memberikan kesan berwibawa ketika steven memakainya.


Kali ini steven membawa mobil sport berwarna hitam miliknya ,ini adalah mobil steven yang dibelikan oleh ayahnya.


Sebelum berangkat steven permisi terlebih dahulu kepada Yuni.


Steven langsung membukakan pintu untuk Zoya ,kemudian ia langsung melajukan mobil sport nya ketempat yang sudah steven rencanakan.


Sampailah mereka disalah satu cafe terbesar dikota landes,semua mata tertuju kearah mereka ketika steven dan zoya memasuki cafe tersebut.


Steven langsung membawa Zoya ke salah satu meja yang sudah steven pesan jauh hari sebelum mereka datang.


Salah satu pelayan langsung datang ke meja mereka untuk memberikan buku menu,Steven memesan beberapa makanan mewah yang ada di restoran tersebut.


Ketika mereka sedang menunggu pesanan,tiba tiba salah satu pemain biola datang ke meja mereka,semua ini sudah steven siap kan jauh-jauh hari sebelum mereka kesini.


Mereka menikmati setiap gesekan biola yang menimbulkan kesan romantis Dinner mereka kali ini.


Zoya terharu atas apa yang sudah steven siap kan untuknya.


Dari balik jas nya steven mengeluarkan sebuah kotak yang didalam nya terdapat cincin dengan mata berlian yang berkilau.


Steven bersujud dihadapan Zoya dengan menekukkan satu kakinya dan tangan nya mengarahkan kotak cincin berlian itu tepat di depan zoya.


"Zoya ...gue gak tau ntah kenapa setiap gue ada didekat loe gue merasa nyaman,gue gak pernah ngerasain hal ini sebelumnya ,loe berhasil merubah hidup gue ,semenjak dekat sama loe perlahan lahan gue berubah menjadi yang lebih baik, sekarang gue lebih bisa menghargai perempuan, zoy...malam ini gue mau loe akan selalu ada menemani hari - hari gue, loe mau gak jadi pacar gue??" ucap steven yang disaksikan semua pengunjung dan pelayan yang ada di cafe tersebut.


Terima....terima...terima....teriak semua orang yang ada di cafe itu.


Kemudian Zoya menganggukan kepalanya"Yahh..aku mau" Sontak steven kegirangan dan langsung memasang kan cincin itu dijari manis zoya ,steven merasakan cinta yang benar- benar cinta tanpa adanya **** seperti dulu ketika dia berhasil mendapatkan perawan mangsa- mangsanya.


Steven langsung memeluk tubuh Zoya erat,malam ini adalah malam paling berkesan diantara mereka berdua yang tak mungkin dapat dilupakan.


Setelah Dinner mereka selesai steven langsung mengantar kan Zoya pulang .


"Hati-Hati ya" ucap Zoya dari luar mobil steven, yang kemudian dianggukkan oleh steven.


Steven langsung melaju kan mobilnya keluar dari pekarangan rumah zoya,dijalan steven kegirangan,kebahagiannya malam ini tak dapat diucapkan dengan kata kata,steven senyum senyum didalam mobil nya seperti orang kesurupan.


Begitu juga dengan Zoya,zoya juga merasakan hal yang sama dengan steven, kebahagian yang sempurna malam ini ,ia juga senyum senyum sambil melamun kejadian yang baru saja terjadi.


Kemudian Zoya merebahkan tubuhnya dikasur ,karena rasa kantuk yang sudah mulai menyerang Zoya.


"Gak papa mah" jawab steven sambil menggaruk lekuk tangannya yang tak gatal.


"Kamu bohong kan?? ayo jujur aja sama mama kamu kenapa "


"Emm..kapan kapan steven ceritain,sekalian steven bawa orang nya untuk ngenalin ke mama langsung" jawab steven dan pergi meninggalkan mamahnya senyum - senyum.


"Ok mamah tunggu" balas sarah ketika steven sudah naik ke atas tangga menuju ke kamar nya,dan dianggukan oleh steven sebagai jawaban atas perkataan nya barusan.


*************


Ke esokan paginya seperti biasa steven menjemput Zoya dengan menggunakan sepeda motor sport miliknya.


semenjak Zoya berangkat dengan steven ,putri akhirnya membawa sepeda motor matik milik mereka karena sekolah putri yang tidak terlalu jauh.


Setelah memasuki lingkungan sekolah steven langsung mengandeng tangan Zoya,kemesraan mereka disaksikan oleh semua siswa siswi SMA Nusa Bangsa.


Salah satunya adalah Bayu,Dari sudut sana Bayu dapat melihat jika steven dan Zoya sudah semakin berani menunjukan kemesraan mereka didepan publik."Apakah mereka udah jadian??" tanya Bayu dalam hatinya.


Krriingg...kriing....kriingg....


Jam menunjukan jika semua murid SMA Nusa Bangsa sudah selesai belajar hari ini,Bayu datang ke kelas Zoya.


"Zoy...ada yang mau gue omongin ke elo,boleh kita pulang sama?? " tanya Bayu yang kebetulan disamping Zoya ada steven.


sebelum pulang dengan Bayu ,Zoya permisi terlebih dahulu ke steven, Zoya takut jika steven salah paham nantinya.


Setelah mendapat ijin dari steven akhirnya Zoya pulang dengan Bayu.


Dijalan mereka hanya diam tanpa ada kata yang keluar sepatah kata pun,Bayu membawakan Zoya disalah satu taman terbesar dikota landes.


Sampailah mereka dibawah pohon yang lumayan besar ,cocok lah untuk tempat berteduh.


"Kita mau ngapain kesini??" tanya Zoya bingung


" Gue mau ngomong sesuatu sama loe,Zoy gua takut gue terlambat ngucapin ini ke elo,zoy kita udah lama berteman dari kita masih kecil,semakin lama kita bersama semakin gue sadari kalau ternyata gue suka sama loe,memang menurut loe ini gak wajar karena kita udah temenan dari kecil,tapi gue gak bisa bohongin hati gue zoy...gue suka sama loe..loe mau gak jadi pacar gue?? tanya Bayu gugup.


Zoya terkejut atas perkataan Bayu barusan,sedari mereka kecil Zoya sudah menganggap Bayu sebagai saudara nya sendiri.


Zoya langsung memegang cincin yang telah steven berikan tadi malam.


Bayu paham apa maksud zoya.


"Loe udah jadian sama steven??" tanya Bayu yang kemudian dianggukan oleh Zoya.


Degg......Rasanya dunia Bayu hari itu benar benar runtuh..hatinya seperti ter iris pisau..ternyata ia sudah kalah telak dari steven.


"Gue bahagia kalau loe bahagia zoy" jawab Bayu senyum menguatkan hatinya .


"Maaf ya Bay.." jawab Zoya takut.


"Gak papa..yang terpenting itu kebahagiaan loe" jawab nya kemudian menundukkan wajahnya.


"Kita pulang aja ya,sebentar lagi hari mulai gelap" ajak Bayu dengan suara yang sudah melemah..Bayu berusaha menahan air matanya agar tak dilihat oleh Zoya .