I Hate you

I Hate you
Hola, España.



Tiba waktu di mana Aldi akan pergi ke Spanyol, ia sudah menanti hari ini. Ketika ia bisa pergi berdua dengan Daniella.


"Ma, aku berangkat," pamit Aldi.


Aldi keluar dari rumahnya, menuju taksi yang sudah menunggunya di depan. Ia menuju ke rumah Daniella di London.


*


"Ma, aku berangkat," pamit Daniella.


"Di mana Aldi?" tanya Mama Daniella, bagaimana pun Daniella harus cerita jika ia akan pergi bersama dengan Aldi.


"Mungkin sebentar lagi datang, Ma," jawab Daniella.


Beberapa saat kemudian taksi yang ditumpangi Aldi tiba di depan rumah Daniella.


Aldi turun dari taksi lalu berjalan menuju Daniella dan mamanya.


"Pagi, Tante," sapa Aldi sambil menyalami tangan mama Daniella dan menciumnya.


"Pagi juga," balas Mama Daniella dengan tersenyum.


"Saya mau jemput Daniella, Tante," ijin Aldi.


"Iya, boleh. Ikut penerbangan jam berapa?" tanya Mama Daniella.


"British Airways 478, pukul 07.40 pagi ini, Tante," jawab Aldi.


"Ya sudah, segera kalian berangkat. Biar nggak ketinggalan," ucap Mama Daniella.


"Baik, Tante. Kami pamit," ucap Aldi.


"Hati-hati," ucap Mama Daniella sambil menyalami mereka berdua.


"Ayo, Dan," kata Aldi mengambil tas ransel Daniella.


"Pamit ya, Ma," ucap Daniella.


"Bye, sayang," kata mamanya melepas kepergian.


Daniella dan Aldi pergi menuju bandara di London, mereka berencana untuk pergi ke Barcelona.


*


"Carrer dels Capellans, 4, 08002 Barcelona, Spanyol."


Setelah sampai di Barcelona, mereka langsung menuju ke hotel yang sudah disewa oleh Aldi sebelumnya.


"Akhirnya," ucap Daniella.


"Kenapa? Capek?" tanya Aldi.


"Eh, kagak," ucap Daniella sedikit canggung.


Aldi tersenyum, ia mengerti dengan Daniella.


"Sini tasnya. Sana masuk, istirahat," kata Aldi mengambil tas dari Daniella.


Aldi membawa dua ransel masuk ke kamar hotel. Sedangkan Daniella dengan canggung berjalan masuk.


"Sorry, gue cuma sewa satu kamar. Tapi santai aja, di sini ada sofanya kok. Ntar gue tidur di sofa aja. Jadi kita nggak akan tidur seranjang," ucap Aldi.


"Gue taruh tas lo di lemari. Abis itu gue mau mandi terus istirahat bentar. Kalau udah ntar kita makan," ucap Aldi.


Daniella tidak menjawabnya, ia terdiam menatap langit-langit. Tenggelam dalam lamunannya.


*


"Keluar yuk, Dan, cari makan. Lapar gue," beberapa menit kemudian Aldi memanggil Daniella.


"Iya, bentar," teriak Daniella dari ruang ganti.


Sesaat kemudian Daniella keluar. Ia mengenakan kemeja lengan panjang yang dimasukkan dalam celana jeans panjang. Rambutnya seperti biasa diikat tinggi di belakang.


"Cantik," gumam Aldi.


"Hah?!" Daniella sedikit mendengar ucapan Aldi, walau tidak jelas.


"Ah, kagak. Ayo jalan!" ucap Aldi mengalihkan.


Daniella berjalan keluar kamar, diikuti Aldi sambil menutup dan mengunci pintu.


Mereka turun ke lantai dasar, kemudian pergi ke restoran yang tidak jauh dari tempatnya.


*


"Carrer dels Arcs, 5, 08002 Barcelona, Spanyol."


Sampai di restoran mereka mencari tempat duduk yang dekat dengan jendela. Agar bisa sembari menikmati jalanan Barcelona.


"Mau pesan apa?" tanya Aldi.


"Ikut aja," jawab Daniella singkat.


Akhirnya Aldi memesan makanan yang tidak jauh dari jenis masakan Asia.


"Abis ini mau ke mana?" tanya Aldi lagi.


"Terserah lo, kan gue di sini cuma ngikutin lo. Jadi gue kagak berhak ambil keputusan," jawab Daniella.


"Lah lo mau ke mana? Tempat yang mau lo kunjungi gitu di mana?" tanya Aldi.


"Nggak ada," jawab Daniella sepele.


"Hmm... Ya udah, ntar deh," Aldi menjadi bingung dengan sikap Daniella.


Beberapa saat kemudian, pesanan mereka datang.


"Gracias!" ucap Aldi kepada pelayan restoran.


"De nada," balas pelayan lalu pergi.


"Makan dulu gih. Gue kagak tahu lo suka atau kagak, tapi semoga aja lo suka sama makanannya," kata Aldi.


"Makasih," ucap Daniella.


Aldi hanya tersenyum sambil melihat wajah Daniella. Ia berharap waktu tidak akan cepat berlalu. Agar ia terus bisa bersama dengan Daniella.


* * *