I Hate you

I Hate you
part 18



Happy reading🌹🌹🌹🌹


Kkrrriinnggg....kkrriinnggg


Bel sekolah SMA Nusa Bangsa berdering menandakan jika semua siswa siswi telah selesai belajar hari ini dan pulang kerumah mereka masing masing.


Felly dan nita berencana akan mengerjakan tugas kelompok tapi mereka kurang paham dengan materinya,akhirnya mereka minta tolong ke Zoya, karena siapa lagi yang pintar diantara mereka bertiga kalau bukan Zoya.


Zoya menyetujui ajakan dari nita dan Felly berhubung Zoya sekalian juga mau main-main kerumah Felly.


Ketika Zoya sedang bercanda gurau dengan Felly dan nita di dalam mobil Felly ,tiba-tiba benda pipih yang ada di dalam saku baju Zoya bergetar,disana tertulis Bayu .


Betapa terkejut nya Zoya karena sebelumnya ia belom permisi ke Bayu kalau hari ini ia akan pergi ke rumah Felly untuk kerja kelompok.


"Hallo bay"


"loe dimana? kelas loe dah kosong"tanya Bayu bingung


"Sorry ya bay...gue lupa permisi sama loe,hari ini gue pulang bareng nita dan Felly ya"ucap Zoya takut.


"Oh ia gak papa,gue kira loe diculik Zoy"ucap bayu terkekeh.


"Apaan sih"


"Yaudah Have un ya"ucap bayu lalu memutuskan telefon nya.


Nita dan Felly cuma cengar cengir memperhatikan wajah Zoya yang kemerahan karena barusan ditelfon sama bayu.


"Eemm...roman roman nya kayaknya ada yang jatuh cinta nih" ucap Nitta sambil memegang setir mobil


"Apa an sih kalian " ucap Zoya malu.


************


Setelah selesai mengantar kan Cintia ke bandara steven permisi ke mamah nya kalau dia akan nginap beberapa hari di apartemen pribadinya.


Oh ia typo sedikit ya,setelah perkelahian hebat antara Edward dan Sarah dirumah sakit kemaren akhirnya Sarah memaafkan suaminya,karena Edward berjanji akan meninggalkan selingkuhanya dan mencoba memperbaiki rumah tangga mereka.


Steven memasuki kamar mandi,dan merendamkan tubuhnya di Bathub miliknya.setelah setengah jam berendam di Bathub akhirnya steven mengeringkan tubuh dan rambutnya dan keluar hanya mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawah tubuhnya.


Tiba tiba benda pipih yang ada di atas nakas nya berdering, ia dapat melihat jika itu nomor baru,awalnya steven malas mengangkat nya karena menurut nya gak penting,namun steven penasaran dan mengangkat nya.


"Hai steven Anderson" sapa seseorang dari balik telefon itu


"Ini siapa?!" tanya steven bingung


"Masa loe udah lupa sama gue"


Steven belom terlalu akrab dengan suara ini,steven kembali mengingat-ingat suara lelaki yang sedang berbicara denganya .


"Loe Kevin?? tanya nya


"Nah...untung loe masih ingat" jawab kevin terkekeh.


"Mau apa loe? dimana loe sekarang??!!!" tanya steven emosi.


"Hahaha loe goblok steven,anak buah loe tolol semua!! masa loe belom bisa nemuin gue"ucap kevin tertawa.


"Jawab gue,dimana loe sekarang"


"Hahaha gak asik dong masa gue ngasih tau dimana keberadaan gue"


"Loe cemen kevin,loe takut kan sama gue?"tantang steven.


"Kalau loe LAKIK gue tantang loe one by one,gimana??"


"Ok deal,tapi loe harus janji loe datang sendiri tanpa ada bodyguard satu orang pun"ucap kevin lantang.


"Gue tunggu loe di jalan anggrek jam 24.00 malam tepatnya di tanah lapang kosong"tantang steven .


"Ok...setelah adek loe hancur sekarang loe bakalan ngerasain hancur juga steven"ucap kevin tertawa.


"Ok kita liat aja nanti" ucap steven lalu memutuskan panggilan kevin.


Setelah sambungan terputus steven langsung mengenakan pakaianya dan merebah kan tubuhnya dikasur,di tangan nya menunjukkan masih jam 20:00 akhirnya steven merebahkan tubuhnya dikasur Big Size nya, lumayan kan masih banyak waktu untuk mengumpulkan tenaga untuk pertarungan nanti.


*********


"Yeeeeeyyy...makasih ya zoy akhirnya tugas gue sama nita udah selesai"


"Sama sama"ucap Zoya.


"Eh gue laper deh.."ucap nita sambil memegang perutnya


"Kita makan dulu yok" ajak Felly dan dianggukkan oleh Zoya dan nita.


Ketiga gadis itu sedang masak nasi goreng di dapur ,disini Felly hanya tinggal sendiri karena urusan pekerjaan membuat Felly harus terpisah dengan kedua orang tuanya.


"Loe gak takut apa fell sendiri dirumah sebesar ini??" tanya nita penasaran.


"Pertama kali sih takut pas nyokap sama bokap gue pergi keluar negeri,tapi lama kelamaan ya gue terbiasa,lagian gue ada Bik sum kok disini cuma Bik sum permisi pulang kampung seminggu katanya anaknya sakit"


"Kalau kita nginap di rumah loe boleh dong"tanya nita.


"Wah...ya boleh dong malahan gue seneng ada kawanya disini" ucap Felly senang.


Jam sudah menunjukan pukul 23:00 malam sebenarnya mereka bertiga sudah lama selesai makan,tapi Felly mengajak mereka untuk maskeran akhirnya baru sekarang nita dan Zoya pulang.


Nita dan Zoya pulang sendiri - sendiri dengan taksi online yang mereka pesan karena rumah Zoya dan nita tidak lah searah.


"Hati hati ya guys"ucap Felly lalu memperhatikan mobil taksi online Zoya dan nita keluar dari pekarangan rumahnya.


Jarak rumah Zoya dan Felly lumayan jauh memakan waktu 1 jam diperjalan,Zoya melihat jam di tanganya ternyata sudah jam 23:40,Zoya tidak takut jika nanti akan dimarahi oleh ibunya karena sebelumnya Zoya sudah permisi kalau ia akan kerja kelompok dengan sahabatnya.


Tiba tiba mobil yang ditumpangi Zoya mati,sopir taksinya turun untuk memeriksa mobil yang ditumpangi zoya,namun sialnya mobil itu rusak dan sopir taksi itu tidak memiliki kunci kunci yang lengkap untuk memperbaiki mobil itu.


Dengan berat hati akhirnya Zoya di turun kan ditengah jalan, Zoya mencoba untuk menunggu taksi namun keberuntungan tidak memihak kepada Zoya kali ini.


Zoya ingin menelfon Bayu untuk menjemput nya ,namun ia takut gimana kalau bayu udah tidur,yang ada Zoya malah nyusahin Bayu.


"Akhirnya Zoya mencoba berjalan kaki dibawah rembulan yang bersinar terang pada saat itu,Zoya memperhatikan ke atas bintang bintang yang bersinar.


"Sungguh indah ciptaan mu ya Tuhan" kata-kata itu keluar dari mulut Zoya ketika ia melihat bintang dan bulan yang bersinar malam itu


Zoya mencoba memperhatikan jalanan sekitar ,namun tak satupun ada taksi yang lewat malam ini ,akhirnya dengan berat hati Zoya mencoba menelfon Bayu.


"Nomor yang anda tuju sedang sibuk"


Zoya semakin bingung padahal jarak dari rumah nya masih lumayan jauh,akhirnya Zoya mencoba menelfon Felly agar Felly dapat mengantar nya pulang.


Setelah menelfon untuk yang ke 1000 kalinya Felly tetap belom mengangkat panggilan Zoya.


"Nih anak kalau tidur kayak kerbau,dilempar bom nuklir pun gak bakalan bangun deh kayak nya "ucap Zoya kesal.


"Aduhh..gue gimana ini?? mobil yang lewat juga gak ada" celoteh Zoya dari tadi karena kesal tak ada satupun mobil yang lewat ditambah lagi teman temanya semuanya pada sibuk.