I Hate you

I Hate you
part 21



Happy reading🌹🌹🌹🌹


Matahari pagi masuk melalui celah celah jendela kamar Zoya membuat sang empu merasa silau dengan terpaan cahaya yang tepat mengenai wajahnya.


ia memandang jam di nakas nya ternyata sudah pukul 06:40 untung hari ini hari minggu sehingga Zoya bisa bermalas-malasan satu harian di kamar nya.


"Zoya ada temen kamu tuh nunggu diluar" teriak Yuni dari luar kamar.


Sontak Zoya kaget siapa pagi-pagi yang datang bertamu kerumahnya," ini kan hari minggu,siapa sih yang datang pagi pagi gini" celotehnya sambil turun dari kasur nya.


Dengan kantuk yang masih menyerang dan mata yang penuh dengan belek ,ditambah lagi rambut yang masih acak acak an Zoya keluar dari kamar hendak membukakan pintu untuk tamunya.


"Anak gadis bangun jam segini?? " ucap pria itu yang membuat nya tersadar dari kantuknya.


sontak Zoya kaget membulatkan mata maniknya,ia terkejut sekalian malu mendapati steven yang berada didepan nya.


Zoya langsung menutup pintu karena malu bukan kepalang mendapati dirinya yang amburadul seperti ini,namun steven langsung menahan pintu dan berhasil membuka paksa pintu rumah Zoya.


"loe ngapain nutup pintu?? cepat loe mandi gue mau ngajak loe jogging"


"Tumben loe ngajak gue jogging" ucap Zoya sambil memicingkan matanya.


"Udah deh gosah banyak tanya"


kemudian Zoya masuk ke rumah dengan steven yang menunggunya di teras.


setelah selesai berberes akhirnya Zoya keluar dengan menggunakan baju ketat croptop berwarna pink sehingga menampakan bulatan pusar yang indah disana ,celana leging berwarna putih sebatas betis, selaras dengan sepatu sport nya berwarna putih tidak lupa juga Zoya mengenakan topi dan rambut panjang nya yang dikuncir.


Steven terkejut dengan penampilan Zoya,dia terpaku menatap wajah Zoya yang putih bersih, kulit mulus ditambah lagi outfit yang ia kenakan membuat lekuk tubuh Zoya semakin nampak karena baju yang ia kenakan lumayan ketat.


"Ayo ucap Zoya"


Membuat steven tersadar dari lamunanya dan beranjak pergi meninggalkan rumah Zoya.


Hari ini mereka berlari di taman yang cukup luas yang ada didekat rumah Zoya,lapangan ini memang khusus untuk orang orang yang ingin lari pagi menikmati hari libur mereka tapi ada juga sebagian dari mereka yang hanya ingin merasakan angin sepoi sepoi yang ada di taman itu ,jadi tak khayal jika disana juga banyak tukang jualan yang berjejer disepanjang jalan.


"Stev gue capek,kita istirahat bentar yok" ajak Zoya dengan nafas yang ngos ngos an"


"Didepan sana ada bangku,kita istirahat disana aja" tunjuk stev ke arah bangku yang terlindung dari sinar matahari karena tepat dibawah pohon besar.


"Loe haus? tanya stev dan langsung di anggukan oleh Zoya.


"Bentar ya gue beli aqua dulu"kemudian stev pergi ke abang abang tukang jual minum yang berada tak jauh dari tempat istirahat mereka.


"Nak...ibu boleh minta tolong anak pertama ibu tadi lari ngejar balon,ibu mau ngejar anak ibu,tolong pegangin anak ibu yang ini ya"ucap ibu itu sambil memberikan bayi usia 1 tahun itu kepada Zoya.


"Oh ia baik bu" ucap Zoya dan memangku anak itu.


"Nih minumnya,eh itu anak siapa?? itu anak loe ya??" tanya steven heran.


"Kalau ngomong jangan sembarangan!!, tadi ibu ibu nitipin anaknya bentar"


"Oh..ini minuman loh" stev memberikan minuman sebotol aqua dingin kepada Zoya.


"Tolong bukain"ucap Zoya sambil senyum senyum .


"Loe gak liat apa gue gendong anak kecil" bentak Zoya yang membuat bayi berusia 1 tahun itu terkejut sehingga ia menangis tak karuan.


"Eehh...cup.. cup.. cup.. sayang ...jangan nangis ya" ucap Zoya menggendong bayi itu sambil menepuk nepuk pantat nya.


Bukanya diam bayi itu malah nangis semakin kuat yang buat Zoya malah tambah bingung dan takut.


"Nih...lo aja deh yang diamin..gue gak tau" ucap Zoya sambil memberikan bayi itu ke tangan steven.


Karena tangisan kuat dari bayi itu,membuat ibu ibu yang ada disana saling bertukar pandang melihat mereka berdua yang tengah kesusahan mendiamkan bayi itu.


"Kalian nikah muda ya dek ,kelihatanya masih susah untuk mengurus anak , tapi gak papa lama- lama bakal terbiasa kok" ucap ibu itu lalu pergi meninggalkan mereka.


Steven cuma senyum senyum mendengar ucapan ibu tadi sepertinya steven senang jika ia dan Zoya menjadi pasangan suatu saat nanti, lain halnya dengan zoya,ia memicingkan matanya melihat kelakuan steven yang senyum senyum sendiri.


"Loe kenapa senyum-senyum sendiri??" ucap Zoya sambil melotot .


"Gak papa" ucap steven gelagapan.


Akhirnya dengan usaha yang ekstra sabar steven dapat menidurkan bayi itu di dadanya ,Zoya semakin lekat memandang steven karena kalau diliat liat steven memang tampan,wajar saja jika siswi SMA Nusa Bangsa banyak yang tergila gila dengan steven.


Ditambah lagi ketika steven menggendong bayi itu,"sepertinya ia sudah terbiasa menggendong bayi"ucap Zoya dalam hatinya.


"Apa loe liat liat?? loe suka kan sama gue??" ucap steven tiba tiba yang membuat Zoya tersadar dari lamunanya.


"Enngg....enggak kok,pede amat loe" ucap Zoya sambil membuang mukanya.


"Ya ampunn dek..ibu kelamaan ya,maaf ya dek tadi anak ibu sempat hilang, untung ada yang bantu ibu tadi"ucap ibu itu sambil meminta bayi nya dari gendongan steven.


"Ia gak papa bu,untung anak ibu dapat" ucap Zoya senyum.


"semoga kalian juga cepat dapat momongan ya" ucap ibu itu dengan menatap Zoya dan steven.


"tapi bu" ucapan Zoya langsung terpotong disaat steven menutup mulut Zoya .


"Amin ,makasih ya bu semoga rumah tangga kami sakinah ya bu" ucap steven langsung menjawab perkataan ibu itu.


"Amin...ibu pergi dulu ya dek"


Tiba tiba Zoya langsung menggigit tangan steven yang telah membekap mulutnya tadi.


"Auuhh.......gigi loe tajam tau!!!" teriak steven yang langsung menarik tangannya dari gigi Zoya.


"Tadi apa maksud loe bilang tentang rumah tangga?? emangnya gue istri loe??" bentak Zoya.


"Amin" ucap steven,tapi steven malah mendapat cubitan di pinggangnya atas perkataan nya barusan.


Zoya langsung pergi meninggalkan steven yang kesakitan atas gigitan dan cubitan yang ia terima dari Zoya.


"Hey...kemana loe..ini udah KDRT ya..gue aduin loe ke KOMNAS HAM"teriak steven yang langsung mengejar Zoya yang sudah jauh didepanya.


lanjut gak nih???🥺🥺🥺🥺