I Hate you

I Hate you
part 19



Happy reading🌹🌹🌹🌹


"Datang juga loe! berarti malam ini loe udah siap mati kan??!!" tanya kevin dengan nada angkuhnya.


"Kita liat aja,elo atau gue yang mati" jawab steven tertawa.


Akhirnya steven dan kevin memulai perkelahian mereka,kevin dan steven sama-sama memiliki kekuatan yang sama,walaupun steven lebih tua dari kevin tapi dapat dikatakan jika kevin juga memiliki pengalaman yang cukup bagus di bidang bela diri.


Serangan demi serangan terus dilakukan agar tidak ada yang kalah di pertarungan kali ini,tapi steven selangkah lebih hebat dari kevin,steven berhasil menumbangkan kevin dengan satu pukulan yang mengakibatkan kevin tumbang dan terjatuh.


Kesempatan itu langsung dimanfaat kan steven,steven langsung membabi buta memukul wajah kevin,saat itu juga kevin langsung minta tolong dan seorang laki laki ber badan besar langsung menendang tubuh steven dari belakang membuat steven terjungkal kedepan.


kesempatan itu langsung dimanfaat kan kevin,kevin menyuruh anak buahnya untuk memegang tangan steven dan mengunci pergerakan steven.


"loe curang kevin,loe berani panggil anak buah loe" bentak steven emosi.


"Hahaha menurut loe? Gue bukanya curang, tapi elo yang bodoh"ucap kevin tertawa lalu memukul pipi steven pelan.


"Ccuiihhhh...." semburan itu berhasil melayang tepat ke wajah kevin,membuat kevin emosi dan membabi buta memukul wajah steven.


Steven kehilangan banyak tenaga karena diserang bertubi tubi yang dilakukan oleh kevin,steven tak dapat berbuat banyak karena tanganya yang sudah dipegang oleh anak buah kevin.


Samar samar dari kejauhan Zoya melihat seseorang tengah dipukuli di tanah lapang yang peneranganya yang minim karena di tanah lapang itu tidak ada satupun lampu disana.


Zoya mencoba memfokuskan pandangan nya dan betul saja disana telah terjadi perkelahian,Zoya langsung teriak minta tolong sekencang mungkin yang menarik perhatian orang orang yang lewat pada saat itu.


Karena ketakutan akhirnya Kevin dan geng nya lari terbirit birit meninggalkan steven yang sudah terkapar berlumuran darah.


Zoya terkejut bukan kepalang rupanya laki laki yang mereka pukul adalah steven,Zoya langsung meminta pertolongan ke masyarakat yang ada disana untuk membawakan steven ke Rumah sakit.


Zoya ikut mengantar kan steven kerumah sakit sebagai penanggung jawab di Rumah sakit,karena kalau tidak ada keluarga yang menanggung jawapi korban, pengobatan tidak akan dilakukan.


Zoya sebelumnya telah menelfon ibunya kalau dia lagi mengantar temanya kerumah sakit,akhirnya Yuni meng iyakan permohonan Zoya.


Setelah Dokter selesai membersihkan luka steven, dokter menyuruh Zoya untuk mengisi formulir pasien yang meng atas nama kan Steven Anderson,dan Zoya sebagai penanggung jawab pasien.


Setelah selesai mengisi formulir Zoya kembali ke kamar steven dan mendapati steven masih pingsan di ranjang Rumah Sakit.


Zoya kembali menatap jam yang ada di tangan nya rupanya sudah jam 02:00 pagi,tak mungkin baginya pulang kerumah apalagi kendaraan tidak akan ada yang lewat.


Akhirnya Zoya duduk dibangku di sisi ranjang steven dan menyandarkan kepalanya di tempat tidur steven,rasa kantuk yang menyerang Zoya membuat ia langsung tertidur pulas.


Pagi hari nya steven tersadar dan merasakan rasa sakit yang hebat di kepalanya dan disekujur tubuhnya,steven memegang kepalanya rupanya kepalanya sudah di perban dan tanganya sudah ada infus yang lengket .


"Gue dimana?? ucap steven sambil memegang kepalanya yang sakit.


"Akhirnya Zoya terbangun akibat suara steven,buru buru ia berdiri dan menjauhkan tubuhnya dari steven,karena ia takut kalau steven akan marah lagi.


"Loe ngapain disini?" tanya steven heran.


Kemudian Zoya menjelaskan kejadian tadi malam ketika dia pingsan digebuki kevin,Zoya minta pertolongan ke warga sekitar untuk membawakan steven ke Rumah sakit.


"Makasih ya loe udah nyelamatin gue,oh ia gue minta maaf ya karena kemaren gue udah kasar sama loe " ucap steven.


"Ia sama sama,gak papa kok" ucap Zoya senyum.


Kemudian Zoya sadar dan melihat jam ditanganya rupanya sudah menunjukan pukul 08:25,yah.


"Santai aja kali,lagian kalau loe sekolah mereka gak akan bukain pintu" ucap steven terkekeh.


Akhirnya Zoya menelfon ibunya mengatakan kalau hari ini dia libur karena ia bangun kesiangan.


Setelah Zoya selesai ngomong dengan mama nya Zoya pergi kekamar mandi untuk menyuci mukanya.


Zoya melihat di nakas ternyata suster telah mengantarkan sarapan untuk steven yaitu bubur dengan sop ayam sebagai pelengkapnya ,Zoya langsung menyulangi steven tanpa rasa segan.


"loe kok baik banget sih sama gue?" tanya steven sambil menelan bubur yang disuapkan Zoya kepadanya.


"Elo kali yang baik sama gue,kalau loe gak ada mungkin gue udah mati menggigil di toilet belakang sekolah" jawab Zoya sambil menyuapi steven.


"Oh ia..loe kenapa pada saat itu bisa ada di kamar mandi belakang sekolah dengan baju yang basah kuyup??"


"Gak papa" jawab zoya singkat sambil menyuapi steven.


Steven menatap mata Zoya tajam mengancam Zoya agar Zoya jujur kepadanya.


Akhirnya Zoya menceritakan semua kejadian yang selama ini ia alami termasuk penyiksaan yang ia terima di kamar mandi belakang sekolah kemaren.


Tanpa sadar air mata Zoya jatuh saat dia menjelaskan lebih detail semua kejahatan yang ia terima dari Cleo dan Antek anteknya.


"Cleo memang udah keterlaluan"ucap steven pelan.


" Tapi loe jangan cerita ke siapa siapa ya, gue cuma ceritain ini ke elo doang, bahkan semua kejadian ini gue tutup-tutupin dari teman teman gue agar mereka gak ikut kena imbasnya ,gue takut nanti Cleo bakal semakin marah sama gue" mohon Zoya yang tak terasa air matanya jatuh kembali dari sudut matanya.


Steven kasihan atas kesaksian dari Zoya"sungguh malang nasib anak ini" ucap steven dalam hatinya.


"Stev loe udah nelfon orang tua loe buat ngejenguk loe??"tanya Zoya penasaran.


"Eh..belom tolong ambilin handphone gue" ucap steven dan langsung menghubungi orang tuanya.


Zoya langsung membersihkan tempat makan steven,dan memberikan obat kepada nya agar steven istirahat.


"Cepat sembuh ya" ucap Zoya


"Makasih ya " ucap steven lalu merebahkan tubuhnya di kasur itu.


Tak berselang lama akhirnya mamah steven datang dengan membawakan buah untuk steven.


"Kamu kenapa sayang?? siapa yang udah bawak kamu kesini?? tanya sarah khawatir.


"Zoya mah,teman sekelas steven" kemudian steven menunjuk ke arah Zoya.


sarah langsung menyalam Zoya dan Zoya membalasnya ,sarah berterima kasih atas pertolongan Zoya.


"Tante Zoya pulang dulu ya" ucap Zoya


"Oh ia sayang ,sekali lagi makasih ya" ucap sarah sambil memeluk tubuh Zoya.


"Stev cepat sembuh ya" ucap Zoya


"Ia..makasih ya " balas steven lalu Zoya keluar dari ruangan dimana steven dirawat.