I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Sebuah hadiah dan kehancuran



Yasawa Geka.


Aku masih memegang hp yang diberikan kakakku lewat Nagi apa dia bertemu dengan nya atau seseorang yang menyuruhnya, ah aku tidak tau lagi lebih baik aku menunggu telpon darinya.


langsung terdengar suara dering dari telepon tersebut,ah sudah kuduga dia akan menelepon karena dia pasti sedang mengawasi ku.aku pun mengangkat telepon tersebut.


"hei kau sedang sakit"ucapnya.


"apa pedulimu jika aku sakit"ucapku.


"hei jangan gitu aku ini kakakmu loh"ucapnya.


"jangan membuatku muak"ucapku.


"iya iya,oh iya siapa perempuan itu,teman sahabat atau pacarmu"ucapnya.


"jangan coba membawa orang yang tidak ada masalah dengan kita"ucapku.


"hei dia itu target loh"ucapnya.


"apa maksudmu"ucapku.


"hah ternyata kau tidak tau"ucapnya.


"cepat ucapkan!"ucapku.


"apa untungnya bagiku"ucapnya.


"lagi pula apa kau suka padanya"ucapnya.


"oi kenapa kau tidak jawab"ucapnya.


"apa untungnya bagiku"ucapku balik.


"lah, yasudah kalau gitu aku beritahu saja"ucapnya.


"dia adalah anak keluarga Kamaya jadi dia anak dari bangsawan kelas atas keluarga kaya kedua kau tahu kan kalau kita keluarga ketiga"ucapnya.


"jadi maksudnya kau bilang dia target karena dia keluarga bangsawan"ucapku.


"iya seratus buatmu"ucapnya.


"apa kau berencana menangkapnya"ucapku.


"siapa yang mau menangkap nya melainkan membunuh nya semua keluarganya"ucapnya.


"jika kau berani membunuhnya atau menyentuhnya saja aku akan potong tanganmu!"ucapku mengancam.


"hei tunggu dulu aku bukan bilang aku akan membunuhnya tapi para anggota mafia Naga hitam atau di sebut Black Dragon yah itu rencana mereka dan lagi aku masuk bukan karena ingin membantu mereka melainkan aku bersenang senang saja jadi aku tidak ada urusan tentang misi mereka"ucapnya.


"lalu kenapa kau beritahu aku soal ini"ucapnya.


"aku hanya ingin bermain dan ini menjadi permainan ketiga kita yaitu defense the women"ucapnya.


"cih kau menyukai permainan kan kalau gitu kenapa kita tidak bermain game yang aku inginkan"ucapku.


"boleh apa itu"ucapnya.


"bertarung denganku"ucapku.


"hahahaha, sudah aku duga nanti kau akan bertarung denganku aku janji"ucapnya.


"apa kau sungguh,kau saja sudah ingkar janji denganku"ucapku.


"oh yah aku lupa janji itu kau masih saja ingat,apa kau masih peduli padaku"ucapnya.


"jika memang aku peduli padamu aku pasti tidak mau membunuhmu"ucapku.


"berarti kau berniat Sekarang bagus bagus"ucapnya.


"itu yang di sebut dengan dendam"ucapnya.


"oh yah aku sudah dulu karena mereka akan kembali, oh Geka apa aku harus bermain bersama Kamaya Nagita"ucapnya.


"hei tunggu"ucapku dia mematikan teleponnya sebelum aku mengatakan sesuatu tapi dia pasti sedang melihatku dari seseorang.


aku mendengar sebuah ketukan pintu dan mereka berdua masuk kedalam sambil membawa makanan, aku masih khawatir dengan Nagi apa dia akan baik baik saja.


"hei kenapa kau terlihat seperti marah"ucap Nagi.


"tidak aku hanya sedang berpikir"ucapku.


"hei ini makanan mu"ucap Yota memberikan sebuah kotak makanan.


"terimakasih teman"ucapku.


mereka juga membawa makanan dan kami makan bareng.


"hei apa yang terjadi"ucap Yota.


"aku hanya baru dapat telepon darinya"ucapku.


"apa ada petunjuk"ucap Yota.


"nanti saja saat Nagi pulang"ucapku.


"hei kalian sedang membicarakan apa"ucap Nagi.


"tidak bukan apa apa"ucap Yota.


***Sekarang kita ganti cerita ke kakak Geka.


Yasawa Arga***.


aku baru saja menelpon adikku ah memang aku suka merasa senang dia terlihat sangat dendam denganku yah itu bagus, tiba tiba aku mendengar suara ketukan dari pintu.


"masuk"ucapku.


"ada pesan dari tuan,ketua"ucapnya.


"apa katanya"ucapku.


"baik, dia bilang ini waktunya Anda pergi ke tempat itu, katanya"ucapnya.


"baiklah katakan pada tuan aku akan melaksanakan nya"ucapku.


"asisten siapkan aku motor untuk ku"ucapku.


"baik tuan"ucap asisten.


"mari kita lakukan ini"ucapku.


aku pun pergi menaiki motor yang sudah di siapkan dan ada dua mobil yang mengikuti ku aku langsung menghentikan motorku dan turun di pinggir gang kosong,dan merak keluar dari mobil ada sekitar 12 orang.


"hormat pada ketua Arga"ucap seseorang.


"jadi kalian sudah membawa yang perlu kan dimana asisten itu"ucapku.


"dia ada di belakang ketua Arga"ucap seseorang.


"apa dia sudah pakai baju yang aku suruh"ucapku.


"sudah tuan"ucap asisten.


"bagus sekarang ikut aku kita naik motor yang lainya buat keributan dan padam kan listrik nya"ucapku.


aku kembali menaiki motorku bersama asistenku.


"kau cocok juga menggunakannya Sinta"ucapku.


"hei jangan merayuku"ucap Sinta.


"hahaha apa kau pemalu tetap lah tenang nanti mungkin kau harus tutup mata melihat nya"ucapku.


"kau akan membunuh mereka yah"ucap Sinta.


"yah Karan itu tugasku.


dan Sinta pun berhenti berbicara aku tahu dia tidak cocok dengan dunia kejam ini.


akhirnya aku sampai di tempat tujuan mereka menyambutku dengan hangat.


"oh tuan muda"ucap pemilik rumah.


"sudah lama tuan muda Yasawa datang"ucapnya.


"jadi apa yang membuat mu datang"ucapnya sambil mengantar kita masuk.


"aku hanya ingin berbicara"ucapku.


"bagus lah kalau gitu kita sambil makan malam dulu"ucapnya ramah.


"ah terimakasih tuan Genawa"ucapku.


"jadi siapa dia"ucapnya menunjuknya.


"ah dia hanya kekasihku"ucapku sambil melihat nya dan ada sebuah hadiah di mukanya dia memerah ah sudah kuduga dia pemalu.


kami duduk bersama berbicara dengan keluarga bangsawan ke 5 dan ada sebuah tanda di tanganku berarti mereka sudah membereskan semua penjaga bagus sekarang tinggal menunggu tanda kedua.


suara ledakanpun tiba.


"ada apa ini"ucap tuan Genawa.


"hei pelayan"ucapnya tapi mereka tidak menjawab dan lampu pun mati aku mulai bergerak bersama Sinta saat lampunya menyala lagi aku sudah menodongkan sebuah senjata ke kepala tuan Genawa.


"apa maksudnya dengan ini tuan Yasawa"ucapnya.


"ini adalah ancaman"ucapku.


"apa yang kau inginkan"ucapnya.


"tidak ada aku hanya ingin kau hancur"ucapku.


"dasar kau berengsek setelah apa yang kami lakukan"ucapnya.


"hei jangan salah kan aku, jika kau mau menyalahkan ini salahkan mafia Black Dragon"ucapku.


"jadi rumor itu benar bahwa keluarga ke 3 selamat karena mafia"ucapnya.


"apa yang membuat mu masuk karena kau menginginkan harta"ucapnya.


aku tidak suka omongannya aku bunuh saja dan aku malah mendapat teriak dari keluarga nya aku membunuh mereka semua.


"sudah aku bilang kau tutup mata saja"ucapku pada Sinta yang sedang menutup telinganya aku keluar dari sana dan membakar rumah itu.


Bersambung.