I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Pencuri Kecil



Yasawa Arga.


"Hmm pilih apa yah"ucapku.


"Sedang melihat apa"ucap Clen.


"Entahlah lah aku hanya memilih apa yang kita incar"ucapku.


"Hei bagaimana dengan yang ini"ucap Clen.


"Hah kau ingin mengalami hal yang meresahkan"ucapku.


"Hahaha kita kan tidak pernah melawan pasukan tentara lagi ini kan sebagai persahabatan kita"ucap Clen.


"Baik lah kita pilih ini"ucapku.


"Hei Clen aku rasa kita memang akan berpisah"ucapku.


"Maksudmu kau akan mengurus dia?"ucapku.


"Entahlah tapi bukan karena itu"ucapku.


"Lalu karena apa"ucap Clen.


"Aku juga tidak tau"ucapku.


"Hei loh kenapa kata kata loh jadi **** gini"ucap Clan.


"Hahaha kau ini selalu mengejekku"ucapku.


"Kalau gitu aku duluan, oh yah kapan kita melakukannya"ucap Clen.


"Aku rasa besok"ucapku.


"Yah besok"ucap Clan.


"Dia sudah pergi"ucapku.


"Siapa dia"ucap Sinta.


"Dia sahabatku"ucapku.


"Apa yang akan kau lakukan besok dengannya?"ucap Sinta.


"Yah kami mengambil beberapa senjata militer"ucapku.


"Bukan kah itu berbahaya"ucap Sinta.


"Memang tapi kami sudah terbiasa dengan misi yang begini"ucapku.


"Dan ini juga sebagai tanda bersahabat kami"ucapku.


"Terdengar seperti kedua orang aneh"ucap Sinta.


"Hahaha yah bagaimana lagi kami sering melakukan ini"ucapku.


"Oh yah sekarang siapkan aku kopi"ucapku.


"Baik"ucap Sinta.


"Sekarang apa yang sedang dia lakukan yah"ucapku.


"Ini kopinya"ucap Sinta.


"Oh terimakasih"ucapku.


Tok tok tok aku mendengar suara ketukan pintu.


"Masuk"ucapku.


"Hormat pada tuan Arga"ucapnya.


"Ada hal apa kau datang padaku"ucapku.


"Kata Tuan besar Tuan Arga harus menjadi Seorang Kapten"ucapnya.


"Kapten maksudnya aku harus memimpin perang lagi atau tentang perdagangan gelap"ucapku.


"Ini tentang perdagangan gelap,Tuan Arga diminta melindungi barang yang akan di transfer ke negara lain"ucapnya.


"Karena Pesan dari Tuan besar sudah tersampaikan jadi apa jawaban Tuan Arga"ucapnya.


"Aku ambil"ucapku.


"Kalau gitu akan aku balas surat Tuan besar,Saya pergi dulu Tuan Arga"ucapnya.


Aku mengambil teleponku dan menekan nomer Clen.


"Hei apa apa kau memanggilku"ucap Clen.


"Soal besok aku tidak bisa orang itu menyuruhku"ucapku.


"Maksudmu Tuan kita"ucap Clen.


"Yah dia"ucapku.


"Dia menyuruhmu untuk melakukan apa"ucap Clen.


"Menjaga barang saja"ucapku.


"Kalau gitu aku ikut lagi pula aku tidak punya perkerjaan lain dan soal mengambil senjata militer itu bisa di lakukan kapan saja"ucap Clen.


"Kalau Seperti itu kau tanya pada Tuan"ucapku.


"Hah malas sekali jika aku harus minta pada Tuan"ucap Clen.


"Kau harus bertanya pada Tuan aku tidak suka jika aku yang kena marah karena membawa salah satu penjaga besar"ucapku.


"Yah yah,aku tutup dulu teleponnya ada urusan sebentar dan aku akan memberikan kabar kalau aku di bolehkan"ucap Clen.


"Oke akan aku tunggu"ucapku.


"Kalau gitu aku tutup"ucap.


Keesokan harinya.


Aku terbangun dan melihat kearah jam, ini jam 4:00 terlalu pagi untuk aku bangun tapi memang harus sekarang.


Aku keluar dari kamarku dan di sambut para bawahanku.


"Selamat pagi Tuan"ucap mereka


Aku terus berjalan hingga dia memanggilku.


"Oi Arga"ucap Clen.


"Aku sudah di izinkan bahkan tuan bilang seperti ini,Yah lebih baik kau ikut karena tidak ada perkerjaan lain lebih baik kau berkerja dengan Arga"ucap Clen.


"Ya sudah kalau gitu"ucapku.


"Jadi ini misi yang akan kita lakukan bersama lagi"ucap Clen.


"Yah"ucapku.


"Apa kau ingat saat kita kecil kita sudah di suruh menyamar menjadi anak tersesat"ucap Clen.


"Oh aku ingat misi itu"ucapku.


Kenangan Arga saat umur 9 tahun.


"Aku harus apa"ucapku.


"Kau harus memberi virus ini"ucap Tuan Besar sambil memegang Flashdisk di tangan nya dia memberiku.


"Kau harus bisa masuk kedalam gedung itu"ucapnya.


"Dan kau tidak sendiri ada seorang yang akan ikut denganmu"ucapnya.


Setelah itu aku keluar dari ruangan Tuan besar dan pergi ke kamarku atau ruangan yang di sediakan mereka untukku.


Aku menutup mataku... Duk Duk Aku membuka mataku dan menutupnya kembali, Duk Duk Duk Duk Duk Aku membuka mataku dan pergi ke pintu di ruangku.


"Ada apa mengganggu saja"ucapku sambil buka pintu.


"Maaf aku harus bersembunyi boleh aku masuk"ucap Clen.


Di sini aku pertama kali berkenalan dengan Clen, kejadiannya dia suka mencuri persediaan makanan dan bersembunyi di kamar ku.


"Tidak cari saja tempat lain"ucapku.


"Ayo lah kau pasti juga mau kan makanan ini"ucap Clen.


"Tidak"ucapku.


"Yah"ucap Clen.


"Kalau gitu sampai jumpa"ucapku sambil menutup pintu.


"Hei itu dia cepat tangkap"ucap penjaga.


"Gawat"ucap Clan.


Dia tertangkap dan di bawa untuk di hukum.


"Hah itu lah akibatnya"ucapku.


Keesokan harinya.


"Jadi orang yang bersamaku dia"ucapku.


"Yah dia orang yang bersamamu"ucap salah satu anak buah tuan Besar.


"Hehehe kita ketemu lagi Arga"ucap Clen.


"Sekarang pergi dan selesaikan misi kalain"ucap anak buah Tuan.


Aku turun dan bilang pada penjaga sebuah gedung perusahaan untuk mengalihkan perhatiannya.


"paman apa kau bisa mengantarkan aku mencari ibuku"ucapku.


"Ah gimanayah"ucapnya.


"Hei kau"ucapnya menunjuk penjaga lain.


"Iya pak"ucapnya.


"Antarkan anak anak ini"ucapnya.


"Baik pak"ucap penjaga yang di tunjuk.


"Jadi kalian mau kemana"ucapnya.


"Kami ingin pergi Kelantai 5 di sana ada ibu kami"ucapku.


Kami berjalan sebentar.


"Paman apa di sini ada wc umum aku ingin buang air kecil"ucap Clen.


"Kau gitu ikut aku"ucapnya.


setelah sampai aku mengambil Stungun dan melumpuhkan penjaga tersebut.


"Apa di sini tempatnya"ucapku.


"Yah dengan map ini kita akan pergi lewat ventilasi dan pergi keruang menejer"ucap Clen.


"Sebelum itu kita ikat dulu dia dan kunci di WC"ucapku.


Kami naik ventilasi dan pergi keruang menejer.


"Apa kau siap"ucapku.


Aku turun dari ventilasi dan menembak menejer dengan Stungun dan dia lumpuh.


"Baik sekarang masukan virus itu"ucapku.


"Baik"ucap Clen.


"Kami sudah memasukan virus itu"ucapku.


"Kalau gitu tunggu hingga filenya masuk dan kau boleh pergi dari sana"ucapnya.


Setelah filenya selesai kami keluar dari sana dan ada polisi,apa ada yang menelepon.


"Kenapa ada polisi di depan"ucapku.


"Ah aku ingat aku belum mengunci pintu WC itu"ucap Clen.


"Bodoh"ucapku.


Aku tidak tau apa yang akan terjadi tapi apa akan ada masalah.


"Untuk sekarang kita pergi saja"ucapku.


"Hah ingatan saat kecil tapi sekarang jangan buat kesalahan"ucapku.


"Baik baik"ucap Clen.


Bersambung.