
Kamaya Nagita.
setelah aku pulang dari kencan, ah apa yang aku pikirkan kenapa aku menciumnya ah bodoh bodoh, apa yang aku lakukan besok ah aku sangat malu sudah aku tidur saja.
keesokan harinya.
"hei bukan kah ini terlalu cepat"ucapku.
"tenang saja aku akan pelan pelan"ucap Geka.
"tapi tapi"ucapku ulang ulang karena malu.
"diam saja tidak apa apa ko"ucap Geka.
"Nagi bangun"ucap Ayah.
"ah apa"ucapku kaget.
"cepat kau harus sekolah"ucap ayah sambil membuka pintu sedikit.
"baik ayah"ucapku dia pun pergi.
"AHA apa yang barusan aku mimpikan aku dengan Geka sedang ******"ucapku kebingungan karena mimpiku.
"hei cepat jangan melamun mulu"ucap ayah kembali ke kamar.
"ah iya lupa"ucapku, dan aku pergi siap siap sekolah.
sampainya di sekolah.
"hah aku datang lebih cepat atau mereka berdua terlambat"ucapku.
"hai Nagi"ucap Vina.
"hai, apa kau melihat mereka berdua"ucapku.
"siapa"tanya Vina.
"itu loh Yota dan Geka"ucapku.
"oh mereka berdua,belum datang"ucap Vina.
"tumben sekali aku kira aku yang terlambat"ucapku.
belpun berbunyi saatnya jam pelajaran.
"ah sudah bel"ucap Vina.
"ah boleh aku pindah posisi Vina"ucapku.
"kenapa kau tidak suka di belakang Geka"ucap Vina.
"aku mohon"ucapku memohon.
"baik lah"ucap Vina.
dan akhirnya mereka datang mereka terburu buru mupung guru belum datang merekapun duduk aku selalu tidak fokus aku sekali kali melihat Geka dan dia melihat ku bahaya aku langsung menutup wajahku dengan buku.
Jam istirahat pelajaran.
Geka sebenarnya mengajakku ke kantin tapi aku malah mau dan menarik Vina tuk ikut denganku.
"hei Nagi tunggu ada apa sebenarnya dengan mu"ucap Vina.
"ah maaf aku hanya malu melihat Geka"ucapku.
"heh heh akhirnya kau suka sama dia"ucap Vina.
"bukan bukan aku bukan suka sama dia"ucapku.
"kalau gitu ini disebut apa"ucap Vina.
"kau malu dengannya kau merasa seperti bahagia kan"ucap Vina.
"ah iya"ucapku.
"tenang agar kau dapat kan dia aku punya cara"ucap Vina.
"hei tapi aku tidak mau mengungkap kan cinta ini"ucapku.
"ah jadi kau belum siap yah kalau gitu dia bisa di rebut loh"ucap Vina.
"mana mungkin dia kan jarang bicara sama orang"ucapku tunggu kenapa aku jadi membela Geka.
"ehem ehem ada yang cemburu nih"ucap Vina.
"tidak aku hanya"ucapku terhenti karena habis berpikir.
"hanya apa jujur saja"ucap Vina.
"baik baik aku memang suka sama dia dan juga cemburu jika dia dekat dengan cewek!"ucapku.
"ah kau memang orang yang gampang di buat marah"ucap Vina.
"kau bercanda"ucapku.
"iya kau itu lucu kalau marah"ucap Vina.
"Vina!!!"ucapku.
"eh apa apa yang kau lakukan"ucap Vina takut.
"aw sakit tau kau begitu jahat memukulku"ucap Vina.
"itu sih salah mu"ucapku.
"hei kau mau kemana lepas kan tali ini dulu oi Nagi"ucap Vina.
"tenang aku menelepon Yota kalau mau lepas minta bantuan sama dia"ucapku.
"halo halo oi Vina ini tidak lucu"suara Yota di hp Vina.
"sebaiknya aku harus berpikir dulu sebelum aku buat marah dia"gumam Vina.
setelah itu kami kembali ke kelas aku melihat Yota seperti sudah mengalami masa menderita apa yang terjadi dan Vina pun datang.
"apa yang kau lakukan"ucapku.
"Bu.. kan bukan apa apa ko"ucap Vina terbatah batah karena malu.
aneh kenapa dengan Vina padahal aku hanya tinggalin dia dipohon sekolah apa yang membuat Vina begitu malu.
tunggu dulu dimana mereka berdua Geka dan Reza apa ada masalah lagi tentang para mafia itu aku harus tau juga.
"pak maaf aku izin ke wc"ucapku.
"yah silahkan"ucap guru.
aku pun pergi mencari Reza dan Geka aku sudah mencoba menelepon tapi tidak di jawab sekali lagi, ah akhirnya di jawab.
!!Bonus episode!!
"hei Vina bicara padaku" ucap Yota.
"ah apa aku harus minta bantuan sama dia"ucap Vina.
"sudah lah aku tutup saja"ucap Yota.
"tunggu!"ucap Vina.
"ada apa"ucap Yota.
"tolong aku"ucap Vina.
"apa yang terjadi disana"ucap Yota.
"pokonya tolong aku saja"ucap Vina.
"kalau gitu kau dimana"ucap Yota.
"aku di pohon dekat sekolah"ucap Vina.
"di mananya ada banyak pohon tau"ucap Yota.
"di belakang sekolah tempat lapang lari"ucap Vina.
"baik lah tunggu aku disana yah"ucap Yota.
"yah cepat"ucap Vina dan telepon pun tertutup.
"dimana dia lama sekali"ucap Vina.
"oi maaf aku lama"ucap Yota.
"bagus lah kau datang sekarang lepaskan aku"ucap Vina.
"tapi kenapa kau di ikat di sini"ucap Yota.
"ah itu karena aku buat Nagi marah"ucap Vina.
"hahahaha aduh aku tidak tahan bisa bisanya kau jadi begini"ucap Yota.
"hei berhenti tertawa lepaskan aku"ucap Vina.
"bagaimana aku melepaskan mu"ucap Yota.
"apa kau punya gunting atau benda tajam"ucap Vina.
"aku tidak punya"ucap Yota.
"kau gituh cari ujung tali yang di ikat"ucap Vina.
"baik lah aku cari"ucap Yota.
Yota memutar pohon dan tidak menemukan nya.
"aku tidak melihatnya"ucap Yota.
"seperti nya ada dibelakang ku"ucap Vina.
"bagaimana aku melepasnya, yasudah aku harus ke petugas pembersihan minta gunting atau benda tajam"ucap Yota.
"itu tidak akan sempat waktu masuk masih ada 20 menit lagi jika kau sibuk mencari petugas pembersi sekolah akan lama"ucap Vina.
"jadi aku harus gimana"ucap Yota.
"kau lepaskan saja tapi jangan bilang siapa siapa soal kejadian ini"ucap Vina.
"oke aku akan melepasnya"ucap Yota.
Yota pun mendekati Vina mereka seperti posisi mau pelukan karena tali nya di ikat di balik badan Vina dan Vina pun tidak bisa bergerak karena tertekan tali.
pikiran Vina: ah dia sangat dekat mukanya dekat sekali apa Nagi memang sengaja memilih posisi ini supaya aku berdekatan dengan Yota.
pikiran Yota: aku harus berterima kasih sama Nagi membuat aku dekat dengan perempuan.
akhirnya talinya lepas tapi saat Yota ingin berdiri dia Terpeleset tanah licin yang mengakibatkan Yota jatuh di ke badan Vina.
"ah maaf, tunggu apa ini ko lembut seperti kapas"ucap Yota.
Yota pun di tampar oleh Vina dan Vina memegangi dadanya dan berkata.
"dasar mesum"ucap Vina.
"jadi tadi itu"ucap Yota sambil lihat tangannya yang memegang bagian atas perempuan.
"jika kau masih memikirkan nya kau akan mati"ucap Vina.
"eh tunggu dulu itu cuma, ahhhh"ucap Yota.
Bersambung.