I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Kenangan saat sekolah



Kamaya Nagita.


"dimana sih mereka berdua apa ini ada SMS"ucapku aku pun melihat SMS itu.


dari Yota kepada Nagi cepat ke kelas Meraka berdua dah balik ke kelas.


"apa mereka ke kelas gawat Geka pasti tau"ucapku. aku pun langsung bergegas pergi ke sekolah.


"maaf pak aku lama"ucapku.


"kamu bolos pelajaran dengan alasan ke WC bapak hukum diri luar"ucap pak guru.


ah sial aku seharusnya tidak usah keluar tapi mereka dimana aku belum melihat mereka.


saat aku mau pergi aku melihat mereka sedang di bawah lantai jadi aku tidak sadar bahwa dari tadi mereka di bawah.


"kau dihukum juga"ucap Reza.


"tidak aku hanya ijin ke WC"ucapku.


"sudah jangan berbohong"ucap Geka.


"eh kau tidak tau diam saja"ucapku.


"tunggu dulu yah aku mau lihat SMS dulu dari Yota Nagi mencarimu sebaiknya kau kembali dan dia bolos pelajaran"ucap Geka dengan mata yang menatap dengan malas.


"ah itu itu.. karena aku mencarimu jadi aku khawatir saja dengan sahabat ku"ucapku.


"yah sudah lah aku juga baik baik saja dan kau juga"ucap Geka.


"kau di hukum apa"ucapku.


"karena aku sakit dan tidak boleh terlalu capek aku hanya di suruh tulis 1000 kata minta maaf itu saja dan Reza juga sama"ucap Geka.


"ah aku jadi ingat saat kita di hukum"ucapku.


"oh aku tau saat hari itu kan"ucap Geka.


Kenangan Geka dan Nagi.


"oi Yasawa oi"aku panggil Yasawa tapi dia tidak menengok padaku aku terus mencoba ah sudah lah apa boleh buat aku melempar kertas padanya.


"ah apa itu"ucap Geka, dia melihat sana dan sini terus dia kembali lagi memperhatikan bukunya.


aku lempar lagi.dan dia kembali melihat sini melihat sana dan akhirnya dia melihat ku, aku menunjuk nunjuk kertas yang aku pegang dan lempar padanya.


"apa kertas ini"ucap Yasawa.


kita main beres sekolah oke.


"baiklah"ucap Yasawa.


dia melempar kertas kena seorang di belakangku dan anak itu mencari cari orang yang melempar dia pun melemparnya ke depan kena lagi ke seseorang di belakangnya dan mereka malah saling lempar akhirnya malah kena aku dan aku juga malah meladeninya.


akhirnya malah saring ribut pake kertas dan kami bertiga ke Tawan guru dan di suruh keluar diam di luar aku tidak tau kenapa Yasawa juga malah ikut keluar kami berempat berdiri di luar.


"ah bosan apa yang akan kita lakukan"ucapku tanya pada Yasawa.


"kita harus terima hukumannya"ucap Yasawa.


"hei kita kabur dari sekolah yuk"ucapku.


"eh kita kagak boleh bolos nanti gimana orang tua kita"ucap Yasawa.


"sudah ikut saja"ucapku sambil menarik Yasawa pergi dari kelas.


"oi kalian mau kemana"ucap dua orang yang di hukum.


"ada saja"ucapku.


dan aku membawa Geka ke sebuah tempat permainan dan kami berdua bermain game di sana, kami berkeliling sambil melihat lihat hari itu hari pertama aku terkena hukuman di sekolah.


"yah hari itu kau mengajakku ke tempat permainan"ucap Geka.


"dulu itu kau sangat nakal"ucap Geka.


"maaf saja itu saat aku masih kecil"ucapku.


"ehem kalian boleh asik berduaan tapi ajak aku ini yang ada di sebelah kalian"ucap Reza.


setelah itu jam pelajaran selesai bel pulang berdering dan kami pulang bersama sama.


Keesokan harinya.


sekarang hari Minggu apa yang aku lakukan yah apa ajak Vina jalan jalan atau Geka ah lebih baik aku ajak mereka semua aku mulai dari Vina aku coba telpon dia.


"hei Vina"ucapku.


"apa kau mau ikut jalan jalan"ucapku.


"mumpung aku tidak ada acara apa apa aku ikut terus kau mau ajak siapa lagi"ucap Vina.


"aku paling aja Geka, Yota dan Reza"ucapku.


"kalau gitu tolong kau telpon Yota sekalian dengan Geka"ucapku.


"eh kenapa aku yang harus ajak Yota"ucap Vina.


"emang kenapa"ucapku.


"tidak bukan apa apa"ucap Vina mengingat kejadian kemaren.


"kalau gitu tolong yah bay"ucapku.


"nah sekarang aku harus telpon Reza"ucapku sambil menelepon Reza.


"halo Reza apa kau mau ikut jalan jalan bersama kami"ucapku.


"baik aku ikut kita akan ketemu jam berapa"ucap Reza.


"mungkin jam sepuluh"ucapku.


"baik tunggu saja yah aku akan datang jam 10"ucap Reza.


dan ada telpon lagi dari Yota.


"yah halo"ucapku.


"halo Nagi aku hanya mau ngomong kalau Geka tidak bisa dia di hukum karena bolos pelajaran kelas"ucap Yota.


"baik lah jadi kita berempat saja"ucapku.


"boleh aku ajak adikku"ucap Yota.


"tidak apa apa aku malah bagus kalau banyak orang-orang"ucapku.


"kalau gitu baik lah aku akan datang"ucap Yota.


"dah"ucap Yota.


"yah dah"ucapku.


sementara itu di suatu tempat.


"yah halo"ucap Reza.


"yah ini aku Arga"ucap Arga.


"kau mau aku melakukan apa lagi setelah aku melakukan penjebakan kepada Geka tapi gagal"ucap Reza.


"yah aku tau itu gagal tapi aku masih ada game baru nih"ucap Arga.


"apa itu"ucap Reza.


"sebenarnya aku juga merasa tidak mau melakukan ini, tapi ini juga. perintah dari seseorang dan dia juga mau bertanding dengan adikku"ucap Arga.


"apa maksudmu"ucap Reza.


"aku hanya ingin kau membawa perempuan itu dan menyanderanya dan setelah itu kau ucap ke Geka bahwa ada kejadian yang tidak beres dan membantunya"ucap Arga.


"kalau gitu baiklah akan aku lakukan"ucap Reza.


"tuan ada yang ingin menemuimu"ucap asisten.


"kalau gitu suruh dia masuk aku mau tau siapa dia"ucap Arga.


"baik tuan"ucap asisten.


dia pun masuk orang yang ingin membereskan adikku ah kurasa ini akan menjadi tontonan yang bagus.


"jadi ada apa kau datang tuan Guro"ucap Arga.


"aku ingin menanyakan sesuatu padamu kenapa kau tidak mau membunuh adikmu sendiri dia itu begitu mudah kau bunuh tapi kau biarkan saja"ucap Guro.


"kau tau aku berhak melakukan apa yang aku suka sudah aku bilang di rapat aku hanya sedang bermain game dengannya"ucap Arga.


"terus karena alasan itu kau bisa melakukan seenaknya dia sudah ikut campur urusan organisasi kita dia harus mati karena berani mengacaw"ucap Guro.


"yah baik lah kalau gitu kau saja sana"ucap Arga.


"kalau gitu kau tidak boleh menolongnya dan jika dia mati aku akan bawa kepalanya untuk mu"ucap Guro.


Bersambung.