
Kamaya Nagita.
aku pulang setelah mengajak Geka kencan tapi aku belum pernah berkencan apa aku tanya ayah tidak tidak takut ayah tidak akan terima kalau gitu siapa.
ah aku tanya saja Vina mungkin dia tau apa yang aku harus lakukan saat kencan, aku pun menelepon Vina.
"halo Vina"ucapku.
"iya ada apa yah"ucap Vina.
"kau bisa membantuku"ucapku minta tolong.
"bantu apa"ucap Vina.
"kau tau tentang kencan"ucapku.
"ehem ehem, kencan sama siapa nih"ucap Vina.
"Geka"ucapku.
"sudah ku duga kau memang cocok sama Geka"ucap Vina.
"bukan kaya yang kau maksud ini hanya ucap terimakasihku saja"ucapku.
"ah tidak usah malu kau memang sukakan"ucap Vina.
"entahlah, jadi kau tau tentang berkencan"ucapku.
"iya aku tau tapi pertama Tama aku akan memberimu saran"ucap Vina.
"kau jangan terlihat malu malu dan kau juga harus berdandan cantik supaya dia terpesona"ucap Vina.
"kau yang aja atau dia"ucap Vina.
"oh yah kau mau ketemu dia jam berapa"ucap Vina.
"aku janjian sama dia jam 10"ucapku.
"baguslah jam 8 aku akan ke sana"ucap Vina.
"tunggu memang kau tahu alamat ku"ucapku.
"yah tau lah emang kau pindah rumah"ucap Vina.
"sebenarnya aku memang pindah rumah"ucapku.
"kau tidak perluh datang kau tinggal kasih tau saja sekarang"ucapku.
"baiklah"ucap Vina, untung dia tidak keras kepala tuk datang ke sini kalau dia tau bisa bahaya juga.
"jadi kau harus bla bla"ucap Vina yang terlalu panjang dan akhirnya selesai ah lama juga dia berbicara.
"kalau gitu terimakasih"ucapku.
"iya sama sama"ucap Vina dan aku pun tutup teleponnya.
ah aku masih ragu bagaimana nanti yah.
Keesokan harinya.
aku bangun jam 8 untuk siap siap aku pergi ke ruang tamu dan tidak ada siapa siapa kecuali pembantu aku menanyakan ke pembantu itu.
"Yanti apa ayah ada di rumah"ucapku.
"dia baru saja pergi nona"ucapnya.
"Hem kalau gitu siapkan makanan untukku"ucapku.
"baik nona"ucapnya.
aku pergi mandi setelah mandi aku memilih baju yang sekiranya bagus tapi kaya gimana yah aku jarang keluar saat libur.
"noan makanannya sudah siap"ucapnya.
"tunggu sebentar aku akan ke sana"ucapku.
"baik nona"ucapnya.
aku turun menggunakan baju kaos dan celana jeans aku tidak tahu lagi mau pake apa.
"em nona kenapa anda berpakaian seperti itu"ucapnya.
"aku tidak tau mau kaya gimana"ucapku.
"apa anda berencana keluar"ucapnya.
"iya memang ada apa"ucapku.
"nona harus ganti baju anda mirip seperti laki laki"ucapnya.
"apa boleh saya bantu memilih baju"ucapnya.
"baiklah tapi setelah makan yah aku lapar"ucapku sambil makan di kursi ruang tamu setelah itu aku kembali ke kamar memilih baju tuk di pakai.
"aku terlihat sangat feminim"ucapku.
"yah karena nona cocok seperti itu,dan ingat anda itu perempuan jadi harus berpakaian yang indah"ucapnya.
"kalau gitu makasih aku akan menunggu dia"ucapku dan aku melihat jam sekarang jam 09:50 aha apa aku terlalu cepatyah aku harap dia datang sangat cepat seperti ku tak lama kemudian datang Geka.
"tidak aku baru sampai ko"ucapku berbohong pada hal aku lebih cepat 10 menit.
"jadi apa kau siapa"ucap Geka.
"iya kita mau kemana"ucapku.
"kita ke bioskop dulu dan kau terlihat cantik hari ini"ucap Geka yang di suruh oleh Yota.
"ah iya iya terimakasih"ucapku dan entah kenapa aku merasa malu saat mendengar dia memujiku.
kami pergi ke bioskop beli pop keron dan melihat film berjudul i love you but i make you cry yah film Romantis.
aku berniat mengambil satu pop keron tapi aku malah memegang jari Geka.
"ah maaf aku tidak sengaja"ucapku.
"yah tidak apa apa"ucap Geka.
kami pun selesai melihat filmnya kami melanjutkannya ketempat hiburan.
"ayo kita naik ini"ucapku.
"ah menurutku Ake lebih baik naik bum bum car"ucap Geka takut ketinggian.
"ayo kita naik rollercoaster"ucapku.
"ah tidak aku mending di rumah sakit saja"ucap Geka.
kami pun naik rollercoaster aku melihat Ekspresi Geka yang ketakutan dan kadang kadang dia berteriak dan tangan kirinya menegang tanganku aku malah malu malu disana tapi untungnya dia tidak menyadari.
"ah rame juga yah"ucapku.
"apa ini ucapan terimakasih atau penyiksaan"ucap Geka.
"ayo lah kau ini lelakikan ayo kita ke rumah hantu"ucapku.
"baik aku pulang saja"ucap Geka.
"hei ini akan menyenangkan"ucapku menarik dia masuk.
"wah di sini gelap yah"ucapku.
"yah tapi aku benci gelap"ucap Geka, aku sempat melihat Geka dari mukanya dia seperti mengigat sesuatu, dan tiba tiba ada hantu hantuan yang mengagetkan ku dan tak sadar aku memeluk Geka.
"ah apa itu"ucapku Takut.
"hei apa kah ini sikapa si ceria"ucap Geka mengejek.
"apa sih wajar saja tadi aku hanya kagetko"ucapku.
"iya iya ayok lanjut jalan"ucap Geka dengan ekspresi seperti biasa seperti dia melupakan yang tadi dia pikirkan.
dan aku baru sadar bahwa di awal kami masuk kami dari tadi pegang tangan.
"hei kita tidak harus terus pegangan tangan"ucapku.
"ah maaf aku baru sadar"ucap Geka.
setelah kami keluar dari rumah hantu kami pergi ke tempat makan yang ada disana.
"hei kau mau pesan apa"ucapku.
"tidak usah aku bisa pesan sendiri"ucap Geka.
"tanganmu lagi sakit kan jadi jangan memaksa bawa makanan"ucapku.
"baiklah aku pesan yang sama saja sepertimu"ucap Geka.
aku pergi memesan makanan dua makanan yang sama setelah pesanan datang aku membawanya ke meja yang Geka tempati ternyata dia lagi di kurumuni dua perempuan.
"ehem"suaraku.
"oh kau sudah datang, maaf nona nona aku ada urusan sama pacarku"ucap Geka dan par perempuan pun pergi.
"siapa yang kau bilang pacar"ucapku.
"itu hanya supaya mereka pergi saja"ucap Geka.
setelah itu kami menaiki komedi putar.
"wah indah sekali"ucapku.
"sudah ku bilang aku takut ketinggian"ucap Geka.
"kau harus lawan dong masa hanya jago berkelahi saja"ucapku.
"iya iya, ah tapi disini memang indah aku jadi ingat pertama kali aku ke taman hiburan"ucap Geka.
"jadi ini yang kedua kali sama denganku doang"ucapku.
"kau pergi sama keluarga"ucapku.
"tidak dia seorang sahabat yang masih aku ingat"ucap Geka.
"siapa sahabatmu itu"ucapku.
Bersambung.