I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Rencana Gagal



Yasawa Geka.


mereka semua pergi apa hanya aku yang di tinggal Yota marah Nagi GK tau kenapa dan Vina di tarik ikut bersama Nagi.


"yah aku rasa aku ke kantin saja sendiri"ucapku.


"hei Geka"ucap seseorang di belakangku.


"ada apa Reza"ucapku saat aku melihat ke belakang.


"aku minta bantuan mu"ucap Reza.


"bantuan apa"ucapku.


"tunggu kita pergi dulu dari kelas"ucap Reza.


"baiklah"ucapku, kami keluar kelas dan pergi ke belakang sekolah di tempat yang sepi.


"jadi ada apa Reza"ucapku.


"kau tau kan Black Dragon"ucap Reza.


"para mafia itu"ucapku.


"iya ,dan sekarang aku minta bantuan mu untuk menangkap semua orang itu"ucap Reza.


"maksudmu kau tau markas mereka"ucapku.


"tidak aku hanya tau ada yang berbisnis dengan Black Dragon"ucap Reza.


"kukira apa kalau gitu aku tidak tertarik"ucapku.


"tunggu aku tau kau pasti hanya peduli dengan kakakmu kan tapi kita bisa mendapatkan info dari para anggota black dragon"ucap Reza.


"baik lah dimana mereka dan bisnis apa"ucapku.


"mereka akan bertemu dengan para mafia lain yang ingin membeli jenis obat terlarang"ucap Reza.


"kalau tempatnya aku hanya tau di sebuah gang Resornial"ucap Reza.


"dari mana kau tau informasi ini"ucapku.


"aku dapat dari mafia yang ingin beli obat terlarang itu"ucap Reza.


"pokonya ceritanya panjang"ucap Reza.


"kapan mereka akan mulai"ucapku.


"jam masuk pelajaran"ucap Reza.


"berarti jam 10"ucapku.


"benar maka dari itu kita harus keluar dari sekolah"ucap Reza.


"aku kurang tau jalan keluar sekolah tapi kalau tangan aku sembuh Kita bisa lewat pagar ini"ucapku.


"tenang aku bawa tang"ucap Reza sambil mengeluarkan dari bajunya.


"kau sudah merencanakannya"ucapku.


setelah itu kami pergi ketempat tujuan kami dan mencari tempat yang aman buat memata-matai mereka kami melihat sebuah gudang yang tidak terpakai dan kami sembunyi di sebuah tong yang ada di sebelah gerbang keluar.


"sudah jam 10 tapi mereka belum datang"ucapku.


"hei kau tidak akan menjebak ku kan kaya pas itu"ucapku.


"suut suut,diam lah"ucap Reza.


"apa kau mendengarnya"ucap Reza.


dan tidak lama suara mobil yang mendekat, kami langsung siaga dan memperhatikan sekeliling gudang itu dan banyak orang-orang yang masuk pertama mereka dari Black Dragon dan mafia yang satu lagi bernama RED WINGS.


"sungguh kehormatan bagi kami"ucap kapten RED WINGS.


"kau terlalu menghormatiku"ucap Arga.


"suara itu tidak salah lagi si berengsek itu"bisikku.


"apa barang yang kami inginkan ada"ucap kapten mafia RED WINGS.


"kalian ingin ini kan sekitar 300 kg barang begini"ucap Arga.


"jadi berapa yang akan kau bayar untuk ini"ucap Arga.


"kami memiliki 150 juta untuk barang itu"ucap kapten mafia itu.


"Hem tunggu dulu yah"ucap Arga sambil mengangkat tangan kanan keatas dan menyembunyikan tangan kanannya di belakang kepala.


aku melihat dia membuat sebuah kode keregunya.


"aku tau harga itu kurang"ucap Arga.


"harganya gampang hanya nyawamu"ucapnya sambil menembak tepat ke arah kepala kapten mafia itu, dan di ikuti tembakan dari regunya.


"ah jadi ada mayat lagi buang mereka dan jangan tinggalkan barang bukti atau jejak"ucap Arga.


"sial ini tidak sesuai rencana kita"ucap Reza.


"apa kita harus sembunyi"ucapku.


"yah kita tidak bisa melawan mereka"ucap Reza, dan tiba tiba ada orang yang meneleponku.


"suara apa itu"ucap Arga.


"semuanya cari sumber suara itu"ucap Arga.


"bos ada yang aneh dengan gentong ini"ucap salah satu dari mereka.


dan dia pun mendekati arah kami berdua sial apa yang aku harus lakukan semakin mendekat aku langsung menendang gentong itu karena mengalihkan perhatian mereka dan kami kabur mereka menembak kami tapi tidak kena dan sekilas aku melihat muka si berengsek itu dia Ter senyum.


"kita harus cari tempat sembunyi"ucap Reza.


"tapi kita singkirkan dua orang ini dulu"ucapku.


"sial bagi dua arah aku ke kiri kau ke kanan"ucapku.


aku pergi terpisah dari Reza dan saat aku berada di belokan aku berdiam dulu di belokan itu menunggu orang yang mengejarku.


saat dia datang aku menendangnya dan memukulnya sampai pingsan aku mengambil pistol nya untuk bertahan kalau ada yang datang lagi tapi sementara itu aku ikat dulu dia di tiang ini ada sebuah telepon dari Nagi.


"hei kenapa kau tidak jawab aku tadi"ucap Nagi.


"apa kau bolos pelajaran"ucapku.


"tidak aku hanya sedang di WC"ucap Nagi bohong.


"kalau begitu masuk ke kelas Sono aku masih ada urusan dah"ucapku.


"eh tunggu"ucap Nagi yang terdengar saat aku menutup teleponnya.


"baik lah sekarang tinggal aku lapor polisi dan cari Reza"ucapku.


sebelum aku mau telpon polisi ada yang meneleponku terlebih dulu.


"hei kau tau ini siapa kan"ucap Arga.


"apa yang kau inginkan"ucapku.


"tidak aku hanya ingin kau ke sini"ucap Arga.


"kenapa aku harus"ucapku.


"kau tidak mau dia mati kan"ucap Arga.


"apa yang terjadi dimana Reza"ucapku.


"tenang asal kau kesini aku jamin dia tidak akan mati"ucap Arga.


"baiklah"ucapku dan aku kembali lagi ketempat itu.


"hei aku di sini"ucapku dan aku melihat sekitar tidak ada dia dimana mana kenapa dia tidak ada di sini.


aku merasa heran tapi ada telpon yang berbunyi dan aku mengangkatnya.


"kau sudah disana kan bagus dan sekarang aku hanya ingin bilang tunggu bilang apa yah oh iya bunuh Reza"ucap Arga sambil menutup teleponnya.


sebelum Reza tertembak ada polisi yang menghentikan mereka dan mereka semua angkatan tangan tapi ada yang masih berusaha untuk menembak Reza tapi aku hentikan dengan pistol yang aku ambil aku menembak tangan orang tersebut.


"hei Geka"ucap ayah Yota.


"ayah kenapa ada di sini"ucapku.


"Yota memberi tau aku karena dia curiga kau tidak masuk kelas"ucap ayah.


"dan aku sudah bilang kau jangan berurusan dengannya lagi dia masih belum terlihat dan jarang orang yang tau tentang dia"ucap ayah.


"baiklah tapi aku masih belum bisa tuk membiarkan semua kelakuan nya"ucapku.


"aku tau kau masih tidak bisa tuk membuang dendammu"ucap ayah.


"tapi sekarang ayah akan bilang sesuatu untukmu"ucap ayah.


"apa itu"ucapku.


"aku akan menghukummu karena perbuatanmu ini dan kau juga bolos pelajaran mu"ucap ayah.


ah sial aku rasa hari ini cukup aku buat masalahnya.


Bersambung.