I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Kejadian



Kamaya Nagita


aku melihat perkelahian Geka dan Reza aku tidak tau Geka kenapa tapi dia memukul Reza duluan dia pun pergi tanpa bilang apa apa aku menolong Reza.


"apa kau baik baik saja"ucapku.


"tidak apa apa hanya memar dikit"ucap Reza.


"apa aku antar kau ke UKS"ucapku.


"oh iya terimakasih"ucap Reza.


"ada apa sampai berkelahi dengan Geka"ucapku.


dia diam saja sudah lah aku tidak usah ikut campur urusan orang aku mendatangi ruang UKS bersama Reza.


"jadi aku hanya mengantar mu disini saja dah"ucapku.


"dah oh aku ingin tau namamu siapa"ucap Reza.


"namaku Kamaya Nagita, kalau gitu aku pergi dulu yah"ucapku.


aku berjalan jalan melihat sekeliling sekolah ah aku tidak tau mau kemana dan dimana kelasku ah aku pusing dan aku tidak punya teman lagi selain mereka.


"hei kelas mau masuk kenapa kau masih di sana" ucap seseorang yang tak kukenal.


"eh maaf tapi aku tidak tau kelas ku dimana"ucapku.


"aku baru tau murid yang tidak ingat kelasnya sendiri"ucapnya.


"ah maaf itu kebiasaan ku"ucapku, mungkin aku beruntung dulu aku punya sahabat yang mengikutiku saat aku pergi kemana mana.


"baik lah kau kelas mana"ucapnya.


"kelas 1-3"ucapku.


"ayo akan ku tunjukan jalannya"ucapnya.


"oh terimakasih"ucapnya.


kami pun menuju kelasku dia mengatakan ku sampai depan kelas lalu dia pergi.


"hei dari mana saja?"ucap Vina.


"ah aku baru saja keliling sekolah"ucapku.


"dimana Geka apa dia di hukum"ucapku.


"kalau tidak salah di mencari mungkin bentar lagi dia ke sini"ucap Vina.


"eh ada apa dia mencariku"ucapku.


"tuh orangnya datang"ucap Vina.


"hei Geka"ucapku.


"kau tidak apa apa kan"ucap Geka.


"aku tidak apa apa tapi kenapa kau berkelahi bersama Reza"ucapku.


"hanya urusan pribadi"ucap Geka.


"kau jangan selalu berkelahi itu tidak baik"ucapku omel padanya.


"iya iya"ucap Geka.


"kenapa Yota kagak sekolah?"tanyaku.


"aku lupa membangunkannya" ucap Geka.


"eh"ucapku.


tidak lama pun guru datang dan jam pelajaran pun dimulai.


"ah akhirnya kita pulang juga"ucapku.


"hei Vina Geka kita pulang bareng"ucapku.


"maaf aku tidak bisa ada urusan"ucap Geka.


"silahkan tidak apa apa ko"ucapku.


"kami duluan ya Geka"ucapku.


aku pulang bareng Vina dan dijalan kami melihat pereman yang memalak seorang wanita.


"hei ayo kita hentikan"ucapku.


"aku tidak bisa beladiri kita lapor aja ke polisi"ucap Vina.


"yak sudah aku duluan"ucapku.


aku berlari ke arah perempuan yang di palak tersebut.


"hei hentikan itu!"ucapku.


"siapa kau jika tidak mau terluka jangan ganggu"ucapnya.


aku menendang ke bagian kepalanya.


"ayo lari dari sini"ucapku kepada perempuan tersebut.


"ayo Vina kita lari!"ucapku menjauh dari pereman tersebut.


kami lari dan akhirnya terjebak di suatu gang.


"ah gimana ini"ucap Vina.


"berlindung di belakang ku"ucapku.


"Sekarang kalian tidak bisa kemana mana"ucap pereman itu.


ah bagaiman aku harus melawannya saat aku mau menendang pereman tersebut jatuh dan pingsan ternyata ada orang yang menyelamatkan kami.


"kalian tidak apa apa"ucap Yota.


"ah terimakasih Yota"ucapku.


"hahaha tidak apa apa karena aku akan melindungi seorang wanita"ucap Yota.


"kenapa tidak Geka malah anak bodoh ini"ucap Vina.


"kenapa kau selalu membenciku sih"ucap Yota.


"kenapa kalian tidak bersama Geka?" tanya Yota.


"katanya dia ada urusan pribadi"ucapku.


"jadi apa yang membuat mu datang menyelamatkan kami"ucap Vina.


"aku baru saja beli komik"ucap Yota.


"hei sekarang sudah tidak apa apa"ucapku kepada perempuan yang kami selamatkan.


"ah terimakasih,kalian juga sekolah yang sama denganku kan"ucapnya.


"ah aku tau kau Namari Kira,kau sekelas sama kami kan"ucap Vina.


"iya aku Namari Kira boleh aku tau nama kalian"ucap Kira.


"namaku Kamaya Nagita"ucapku.


"kalau aku Laskira Vina"ucap Vina.


"kalau lelaki yang menyelamatkanmu ini adalah Kamuya Yota"ucap Yota yang sok ganteng, sekarang aku tau alasan Vina membencinya.


setelah kami berbicara sebentar kami langsung saling pulang ke rumah masing masing.


ah banyak kejadian di hari ini dan aku ingin tau dimana dia sahabat saat smp apa dia baik baik saja aku takut dia dibully di SMA apa aku salah meninggalkannya sudah lah aku harus tidur.


Keesokan harinya.


sekarang hari libur apa yang harus aku lakukan yah apa aku jalan jalan sama Vina aku coba saja aku pun mengambil hp ku dan menghubungi nomor Vina.


"halo Vina apa kamu ada waktu main sama aku gk"ucapku.


"ada kenapa kau tidak ada teman"ucap Vina.


"iya aku bosan di rumah saja, jadi kita jalan jalan yuk Vina"Ucapku mengajak Vina.


"baiklah kita ketemu dimana"ucap Vina.


"di rumahku saja soalnya aku tidak tau rumahmu"ucapku.


"ah iya iya aku akan ke sana tunggu saja yah"ucap Vina menutup teleponnya.


Beberapa saat kemudian.


akhirnya kami ketemuan dan kami jalan jalan kami mengunjungi mol tempat makan karaoke dan yang lainnya kami juga berbicara tentang masalah yang kami alami seperti curhat.


"jadi apa kau suka kepada seseorang?"tanya Vina.


"entahlah aku belum menyukai siapa siapatuh dan aku juga belum kepikiran pingin punya pasangan"ucapku.


"kenapa tidak Geka"ucap Vina.


"hah apa kenapa kau bawa Geka?"tanyaku.


"bagiku dia bagus saat itu juga dia khawatir padamu"ucap Vina.


"kapan dia khawatir padaku?" tanyaku.


"saat kamu pergi bersama Reza"ucap Vina.


"kenapa dia khawatir padaku"ucapku.


"entahlah ayo kita pulang sudah hampir malam nih"ucap Vina.


kami pun pulang saat itu kami melihat sebuah gudang yang sudah tidak di pake namu yang aneh ada lah banyak polisi yang berada di sana dan aku melihat Yota, ada juga sebuah ambulan yang membawa korban, korban itu orang yang aku kenal tak itu Reza dan Geka.


"hei Yota apa yang terjadi pada mereka berdua"ucapku.


"mereka terlibat dalam perkelahian"ucap Yota.


"kenapa, apa yang sebenarnya di sembunyikan?"tanyaku.


Yota pun tidak berbicara dia tidak mau menjelaskan masalah yang di alami Reza dan Geka secara di tail.


"hei jawablah Yota apa yang mereka berdua lakukan, hei Yota jawab aku"ucapku dengan nada marah.


"tenanglah Nagi"ucap Vina.


aku hanya kesal karena aku tidak mau melihat lagi teman teman ku terluka aku bahkan mengingat kejadian yang lama terjadi.


Bersambung