I Found My Best Friend And Is Now My Lover

I Found My Best Friend And Is Now My Lover
Membantu



Yasawa Geka.


aku pergi mencari Nagi ke UKS malah yang aku temukan adalah seorang yang membuatku kesal saat aku mau pergi di bilang padaku.


"berhenti!"ucapnya.


"ada apa Reza?"tanyaku.


"kau tau aku datang ke sini untuk apa?"tanyanya balik.


"entahlah emang aku peduli"ucapku.


"baik baik aku akan katakan"ucapnya.


"pantas saja kakaknya jadi gitu"gumamnya.


"apa?"tanyaku.


"tidak tidak,jadi aku harus mengawasi mu dan aku melakukan ini tidak dengan sengaja aku di paksa membawamu ke gudang yang saat itu kau menangkap orang orang suruhan kakakmu"ucapnya.


"jadi apa mau mu"ucapku.


"apa ada waktu saat pulang sekolah kita bicara lagi nanti"ucapnya.


"baiklah tapi awas kau macam macam"ucapku.


aku pun pergi dari ruang UKS menuju kelasku jika ada Yota aku akan suruh dia tuk mencari informasi tentang Reza sudahlah.


"hei Geka"ucap Nagi.


"kau tidak apa apakan"ucapku pada Nagi.


"iya emang ada apa"ucap Nagi.


"tidak bukan apa apa"ucapku.


setelah itu guru masuk dan jam pelajaranpun dimulai, akhirnya jam pulang tiba Nagi pun mengajak aku pulang bareng tapi aku menolaknya karena ada urusan pribadi, aku berlari menuju UKS saat aku sampai anak itu mengirim pesan di atas kasur aku pun membaca surat Tersebut yang berisi.


"pergilah ke atap aku menunggu di sana" aku pun ke sana dan ini anak nyusahin dah ke UKS malah ke atap membuat capek saja setelah beberapa saat aku sudah sampai dan melihat Reza di ujung sana.


"hei jadi apa yang akan kau bicarakan?"ucapku.


"jadi gini aku memang melakukan ini terpaksa aku diancam menggunakan nyawa adikku"ucapnya.


"aku tau jadi apa yang ingin aku lakukan tuk membantu mu"ucapku, sebenarnya aku merasa curiga kenapa kakakku bilang bantu Reza berarti dia juga ada di pihak Reza atau dia berkerjasama dengan Reza.


"aku ingin sekarang kita berkelahi dan aku membawa pisau kecil untuk mu"ucapnya.


"apa maksudnya?"ucapku.


"kita akan berkelahi hingga kau pingsan dan aku akan memanggil para mafia itu tuk menangkapmu dan pisauini kau gunakan saat kau terikat aku akan menaruhnya di belakang kantong celana mu"ucapnya.


"jadi kau akan...."sebelum aku berbicara di sudah memukul kepala ku dan membuatku pingsan.


"ah dimana ini"ucapku.


"kau sudah bangun"ucap kakakku.


"dimana Reza dimana dia!"ucapku marah.


kejadian sebelum sampai.


"jadi dia sudah pingsan kalian datang kesini"ucap Reza, samapai nanti Geka aku harap kau tau yang kita rencanakan Reza bergerak bersama mafia mafia yang membawa Geka kedalam mobilnya.


"aku sudah selesai menangkap nya"ucap Reza pada Yasawa Arga.


"ah bagus sekarang bawa dia ke sini aku sudah lama tidak melihatnya"ucap Arga.


"dimana Reza!"ucapku.


"hei berisik kagak usah teriak teriak"ucapnya.


"jika memang kau mencarinya dia ada di belakang apa aku panggil saja, oi Reza sini"ucapnya.


"siap ada apa tuan"ucap Reza.


"kau tendang kepalanya sekali saja"ucapnya.


"baik tuan"ucap Reza.


"maaf kan aku"ucap Reza pelan


dia menendang kepalaku dengan keras.


"uhuk"suaraku saat terkena tendangan.


"jadi bagaimana rasanya Geka"ucapnya.


"di khianati oleh teman sekelasmu"ucapnya.


"hahaha aku sudah katakan bantu dia kan itu hanya jebakan dia tidak punya adik sama sekali"ucapnya.


"jadi kau berbohong"ucapku.


"yah untuk apa seorang bangsawan sepertiku peduli terhadap orang lain"ucap Reza.


"jadi ini rasanya menipu orang seperti menusuk pisau kepada orang yang ada di depanku"ucap Reza.


"oh kau tau kau harus bisa bebas jika ingin memukulku"ucap Reza, tapi aneh nya dia mengedipkan matanya dan aku pun ingat dia memberikanku pisau di kantong belakang celanaku jadi begitu kau tidak menghianatiku kalau gitu ulur maju untukku aku mencoba mengambil pisau itu susah juga mengambilnya ah akhirnya dapat aku pun memotong talinya pelan pelan saat aku bebas.


"ah kenapa kau bisa lepas"ucapnya.


"aku akan menangkapmu"ucapku.


"hahahaha kau kira aku tidak tau kau diberikan pisau"ucapnya dia pun berjalan dan menusuk ke arah Reza.


"Reza!!"teriakku.


"ini untuk sang penghianatan, oh yah aku jatuhkan ini yah dan sampai jumpa kita akan main lagi yah"ucapnya dan dia pun pergi, saat aku mau membantu Reza aku di tarik oleh seseorang mafia mereka ada enam orang dua orang menggunakan senjata dan empat orang lagi tidak.


tunggu saja Reza aku akan menolongmu.


"hei kalian para berengs*k menjauh lah darinya hadapi aku"ucapku.


aku berlari menuju mereka saat ada yang memukul dari depan aku tangkis dengan tangan kanan dan aku pukul dengan tangan kanan tepat pada kepalanya ada yang menendang dari belakang ke arah kanan ku aku menunduk dan balas tendangan ke bagian perutnya aku terkena pukul bagian pipiku.


"ini masih belum akan aku bawa kalian ke neraka"ucapku.


aku memukul dan menendang kedua orang di depanku aku terkena goresan pisau di bagian kaki dan tanganku sial mereka mengarah aku saat aku menyerang aku maju dan memukul bagian kepalanya aku pun menusuk bagian kaki satu orang yang menggunakan pisau.


"ah kakiku sialan"ucapnya.


"akan ku tunjukan apa itu rasa sakit"ucapku.


aku memukul menendang terus dan menerus aku terkena pukul dan goresan dari senjata tajam aku baru mengalahkan dua orang tinggal empat lagi aku maju mereka menendang dari depan kerah badan.


"uhuk" suaraku dan aku mengeluarkan darah dari mulutku masih belum aku harus terus mengejarnya iya aku memukul satu orang di bagian kepala aku tari rambutnya dan aku tendang kepalanya baik tinggal tiga lagi aku mengambil pisau aku maju melempar pisau tersebut kearah kaki lawanku dia hilang pandangan saatnya aku tendang kepalanya tinggal dua lagi sedikit lagi tinggal dua lagi akan aku kalahkan mereka maju menendang bagian punggung sedangkan yang satu lagi aku tangkap kakinya aku pukul bagian ulu hati dan aku tendang kaki satunya hingga dia terjatuh aku pukul satu orang lagi dia membalas dengan tendangan aku menunduk dan memukul bagian dagunya hingga dia pingsan.


"hah hah ini sudah selesai aku harus menolong Reza"ucapku saat itu aku mendengar suara mobil polisi siapa yang memanggil saat aku lihat Reza dia memegang telepon bagus lah kita bisa selamat aku diangkut ke mobil ambulance dan aku mendengar suara seseorang suaranya seperti aku kenal tapi siapa dan akhirnya aku pingsan di sana.


Bersambung