
Kamuya Yota.
saat malam hari aku sedang berada di rumah sakit bersama Geka.
"hei Geka apa tidak ada hal yang seru"ucapku.
"aku sedang sakit mana bisa aku bermain"ucap Geka.
"ah membosankan"ucapku.
"kalau gitu pergi saja dari sini"ucap Geka.
"aku tidak boleh ini hukuman ku karena melakukan penyelidikan tanpa izin"ucapku.
"kalau gitu nikmati saja"ucap Geka.
"ah kau ini,hei Geka bagaimana dengan dia"ucapku.
"apa maksudmu"ucap Geka.
"soal Nagi yang kata kakakmu dia itu anak bangsawan"ucapku.
"apa kau akan menolongnya"ucapku.
"iya aku juga sudah mendaftar menjadi penjaganya"ucap Geka.
"apa kau jadi penjaganya kapan"ucapku kaget.
"ayahnya mencari jasa di internet dan awalnya aku di tolak karena lagi sakit tapi aku berbincang sebentar dan dia menerimanya"ucap Geka.
"apa yang kau bicarakan dengan ayahnya"ucapku.
"rahasia"ucap Geka.
"hei kenapa kau pelit banget beri tahu aku dong ah"ucapku.
"entahlah"ucap Geka.
"apa kau tidak peduli dengan ku lagi"ucap Yota.
"iya iya kau bawel sekali"ucap Geka.
"nah gitu dong"ucapku.
"sebenarnya aku membertau identitasku dan kakakku supaya dia yakin dan pada akhirnya dia percaya"ucap Geka.
"simpel banget"ucapku.
"yah mau gimana lagi"ucap Geka.
"dan aku punya satu permintaan"ucap Geka.
"apa itu"ucapku.
"kau mau menjaga Nagi untuk ku dan kau juga jangan sekolah"ucap Geka.
"kenapa aku jangan sekolah"ucapku.
"nanti kau ketawa identitasmu dan sekali kau terus berdekatan dengan Nagi kau akan di arah buat mengancam Nagi"ucap Geka.
"jadi aku harus bagaimana"ucapku.
"kau harus mengawasi dari jauh dan aku harap kau bisa mengambil resiko ini"ucap Geka.
"apa itu katakan saja"ucapku.
"pertama kau harus tidak ketawan Nagi saat mengikuti dan kedua kau harus menang kap semua mafia yang melihatmu dengan kata lain kau harus menangkap semua kalau tidak identitasmu akan di ketahui dan yang ke tiga jika kau menyelamatkan Nagi dan dia tau itu kau kau langsung suruh dia pergi menemuiku"ucap Geka.
"jadi itu saratnya"ucapku.
"yah apa kau mau atau tidak"ucap Geka.
"jadi aku harus mulainya besok tengah saja"ucapku.
"terimakasih Yota"ucap Geka.
keesokan harinya.
aku terbangun di bawah lantai karena aku sedang menjaga Geka dan dia masih tidur tapi aku tau yang harus aku kerjakan aku pulang kerumah dan mengambil alat alat seperti WiFi kecil atau modem dan hp laptop senjata tangan atau pistol tapi pistol ini tidak ada peluru sih.
aku pergi ketempat pertama sekolah dimana aku harus diam dekat sekolah aku pergi ke bukit yang dekat sekolah aku memberantas kamera sekolah atau bisa di sebut cctv aku melihat ketiga orang yaitu Reza Vina dan Nagi mereka asik ngomong tapi aku tidak tahu apa yang mereka omongin tapi satu hal yang pasti anak ini anak yang bernama Reza mencoba mengambil Nagi dari Geka.
huh coba kita liat apa yang mereka lakukan jam istirahat apa yang di lakukan Reza dia mengambil kepuasan saat tidak ada kami berdua huh tidak bisa di biarkan anak satu ini.
saat jam pulang tiba ah aku bosan dari tadi hanya main hp makan dan minum oh sekarang dah pulang saat aku mengikuti mereka saat aku mengikuti hampir saja aku ketawan Nagi dia melihat sini dan sana seperti dia menyadari aku mengikuti.
sekarang apa lagi aku melihat ada tiga orang yang mencegat mereka dan Reza menyuruh Nagi tuk pergi tapi malah dia kesakitan karena lukanya saat aku mau bantu ternya ya Nagi bisa berkelahi jadi aku diam saja dulu aku melihat Nagi menang melawan mereka benar cocok buat Geka bagiku sama sama jago berkelahi kebayang jika aku punya pacar seperti itu tapi dia baik juga yah kalau tidak berkelahi.
dan formasi orang orang yang mencegat Nagi pun berubah dan satu orang lagi kabur jadi aku ikut dia terus berlari dan dia menelepon seseorang dan tidak lama datang lima orang ada yang paket jaket aku mengendap-endap saat dia pergi mau beli sesuatu aku langsung membuatnya pingsan mengambil jaket dan pura pura jadi dia.
"ini barang yang kalian minta"ucapku.
"ah bagus tapi kau lama sekali"ucap seorang dari mereka.
"ah tadik susah nyarinya"ucapku.
"yasudah sekarang kita bantu kedua orang itu"ucapnya.
ah hampir ketawan mending aku memanggil polisi tapi sebenarnya kau sudah memanggil nya kalau ayahku percaya.
sebelumnya Yota menyamar.
"halo ayah"ucapku.
"iya ada apa"ucap ayah.
"kau harus mencari ku lacak dari hp ku karena ada masalah"dan aku langsung menutup teleponnya.
aku pergi dengan orang orang yang ingin menangkap Nagi dan Reza mereka membuat dua tim aku bersama seorang yang tidak aku kenal dan empat orang di depan dua di belakang aku melihat Nagi yang sedang mengangkat Reza mencoba kabur lewat belakang tapi itu bagus karena ada aku disana saat seorang yang di samping mau mukul aku tendang dia duluan.
"kau Yota"ucap Nagi.
"yah ini aku"ucapku.
"apa kau di suruh Geka"ucap Nagi.
"yah tapi tidak ada waktu tuk menjelaskannya"ucapku.
dan aku menodongkan senjataku untuk mereka tidak kabur dan untung nya mereka takut padahal ini tidak ada peluru polisi pun tiba aku menyuruh seorang polisi tuk membawa Reza ke rumah sakit.
"ayah kau datang"ucapku saat aku melihatnya.
"kau pikir aku tidak akan datang jika anakku dalam bahaya"ucap ayah.
"ada apa disini mereka mafia yang sama lagi"ucap ayah.
"karena Reza ada seorang bangsawan jadi dia mengincarnya seperti Geka"ucapku.
"ayah tahu mereka orang orang berengsek yang hanya menginginkan keluarga besar hancur dan menggantikan mereka tapia ayah akan terus menyelidikinya dan dia masih belum menyerahkan"ucap ayah.
"iya makannya aku ada di sini"ucapku.
"anak itu tumbuh dengan rasa dendam aku tidak tahu harus bagaimana"ucap ayah.
"tenang ayah dia kan saudaraku jadi dia akan baik baik saja"ucapku.
"aku takut kau dan dia terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan kau tau anak ku kau juga harus waspada bisa saja kau akan seperti Geka tapi untung saja itu bukan luka yang sangat parah"ucap ayah.
"aku tahu ayah sudah aku mau menemui seseorang"ucapku pergi dan menemui Nagi aku berbicara dengan nya menjelaskan nya dan mengajak dia pergi ke rumah sakit.
Bersambung.