
Yasawa Geka.
aku melihat ayahnya Nagi dan ini adalah pertemuan pertamaku dengan ayahnya Nagi.
"Nagi kau tidak apa apa"ucap ayahnya.
"iya ayah, apa ayah memang memilih Geka sebagai pengawal ku"ucap Nagi.
"iya aku memilihnya dan dimana dia"ucap ayahnya.
"ini pak"ucapku mengangkat tangan kiri karena tangan kananku sakit.
"jadi anda yang bernama Geka"ucap ayahnya Nagi.
"iya tuan saya Geka"ucapku.
"terimakasih telah menjaga putriku"ucap ayahnya.
"Anda tidak usah berterimakasih karena aku menyuruh teman ku tuk menggantikan"ucapku.
"siapa boleh saya tau"ucapnya.
"suodara saya ini namanya Geka"ucapku.
"ah kau tau aku malu kenapa semua di limpahkan padaku"ucap Yota berbisik padaku.
"kalau gitu terimakasih boleh aku berbicara denganmu"ucapnya.
"ah iya"ucap Yota.
mereka berdua pergi dan berbincang bincang.
"kau kenapa ingin menjadi pengawal ku"ucap Nagi.
"entahlah aku hanya berkerja lagi pula ini cuma kebetulan"ucapku.
"baik tapi bersikaplah seperti biasa"ucap Nagi.
"iya aku akan bersikap seperti teman saja apa begitu"ucapku.
"yah karena aku tidak suka di kawal"ucap Nagi.
"aku mau pergi lihat Reza"ucap Nagi.
"hei Geka apa hari Minggu kau bisa pergi bersamaku"ucap Nagi.
"iya kan aku pengawalmu"ucapku.
"yasudah bye"ucap Nagi.
dia pun pergi setelah beberapa lama Yota kembali ke ruanganku.
"ah sungguh capek berbicara dengan bapak bapak"ucap Yota.
"jadi bagaimana kau dapat penghargaan"ucapku.
"yah penghargaan atau bisa dibilang makan makan dan berbicara doang"ucap Yota.
"besok aku boleh keluar rumah sakit"ucapku.
"eh tidak hari Senin depan"ucap Yota.
"tidak karena aku seorang pelajar jadi aku tidak akan berlama lama dan dokter memperbolehkan ku"ucapku.
"apa kau sudah bilang pada ayah"ucap Yota.
"aku sudah bilang dan pihak sekolah juga sudah mengetahuinya"ucapku.
"kalau gitu bagus kau juga bisa mengawasi Nagi"ucap Yota.
"iya teman"ucapku.
Keesokan harinya.
aku berangkat menggunakan mobil karena aku tidak boleh kecapean tapi bukannya jalan biasa tidak terlalu capek aku tau ini cuma alasan Yota karena dia malas jalan kaki.
kami sampai di sekolah aku di panggil keruang guru dan berbicara dengan kepala sekolah aku di beri penghargaan karena telah manangkap mafia dan atas keberanian ku para guru dan murid bertepuk tangan dan ayahku atau ayah tiri ku memberikan penghargaan itu.
ah akhirnya selesai aku bisa duduk juga setelah tidak lama aku di kerumuni oleh para perempuan mereka pada menanyakan bagaimana kejadiannya,wah kau sangat hebat dan bla BLA BLA aku males mendengar mereka saat aku melihat Nagi, Nagi membuang muka ada apa dengannya apa dia iri.
guru pun tiba dan pelajaran di mulai setelah jam pelajaran mulai lah jam istirahat.
"hei Nagi Vina Yota ayo kita ke kantin bareng"ucapku.
"yah kita rayakan kedatanganmu"ucap Yota.
"untuk apa"ucapku.
"eh kau kan dapet penghargaan dengan kata lain fans mu makin banyak tuh"ucap Yota.
"kau hanya ingin aku memberi tambahan makanan kan"ucapku.
"yah kau tau saja"ucap Yota.
"penjilat"ucap Vina.
"hei aku mendengarmu tau"ucap Yota.
"yasudah ayo kita ke kantin"ucap Nagi.
kami pun ke kantin seperti biasa kami makan makan dan berbicara tentang sesuatu.
Saat pulang sekolah.
"ayo kita pulang"ucapku.
"ada apa"ucapku.
"aku mau bicara"ucap Nagi.
"yah sambil pulang"ucapku.
"maksudnya aku ingin bicara berdua"ucap Nagi.
"hei kalian mau pulang GK"ucap Yota.
"kalian berdua duluan saja"ucap Nagi.
"yasudah ayo Vina"ucap Yota.
"aku lebih baik sendiri"ucap Vina.
"yah terserah kau"ucap Yota.
mereka berdua sudah tidak terlihat dan Nagi pun mulai berbicara.
"jadi kau mau"ucap Nagi Ter batah batah.
"jadi .. kau .. mau"ucap Nagi seperti itu lagi.
"iya aku mau apa"ucapku.
"ah itu aku sebenarnya mau kau"ucap Nagi dengan tingkah laku konyol.
"ayo lah kita tidak banyak waktu"ucapku.
"apa kau mau berkencan denganku!"ucap Nagi keras dan cepat.
"apa kau"ucapku malu karena ini pertama kalinya aku di ajak kencan oleh perempuan.
"apa kau ingin berkencan dengan ku"ucapnya lagi.
"kenapa kau ingin aku berkencan denganmu"ucapku.
"ini hanya ucapan terimakasih saja yah"ucap Nagi.
"oh itu"ucapku.
"jadi apa jawaban mu"ucap Nagi.
"ya"ucapku.
"baguslah kita ketemu jam sepuluh oke"ucap Nagi.
"oke"ucapku.
dan kami akhir hari ini dengan pulang bareng walaupun dia naik mobil karena beda jalan.
aku sudah sampai di rumah dan aku pergi ke kamar Yota.
"hei Yota"ucapku.
"ada apa hah"ucap Yota.
"kau pernah berkencan"ucapku.
"apa kau mau berkencan dengan Nagi kan!"ucap Yota dengan ekspresi kaget.
"ah iya jadi makannya aku tanya kamu"ucapku.
"kau enak sekali gua makan Ama bapaknya kau anaknya, seberuntung apa dirimu ini bagi ku"ucap Yota.
"dah jangan berhayal cepat bantu aku apa saja yang di lakukan saat berkencan"ucapku.
"kau datang ke orang yang tepat"ucap Yota dia bilang seperti itu tapi kenapa aku merasa datang ke orang yang salah.
"jadi saat kencan akan ada tiga tahap"ucap Yota.
"pertama kau harus menilai penampilan dari mulai baju wajahnya dan bau parfumnya dan saat kau tau itu beri dia pujian seperti kau manis atau kau terlihat cantik hari ini"ucap Yota.
"yah terus"ucapku memang aku tidak harus meragukannya aku lupa dia pemain game romantis.
"dan kedua kau harus bisa memilih tempat dan dimana kau anak berkencan seperti melihat bioskop atau makan di sebuah kafe atau kalau dia suka dengan permainan kau pergi ke tempat tamzon di market market besar atau bisa di bilang mall"ucap Yota.
"yah benar juga lanjut yang ketiga"ucapku.
"dan yang terakhir aku rasa aku harus bilang selamat atau turut berduka"ucap Yota.
"apa maksudnya"ucapku.
"jadi gini di akhir kau katakan cinta padanya kalau di terima kau harus teraktir makanan di kantin dengan kata lain kata gaul PJ lah"ucap Yota.
"kalau di tolak aku hanya bisa berkata yes"ucap Yota.
"hei siapa bilang aku akan menembaknya aku hanya ingin berkencan saja"ucapku.
"dan apa kau bahagia kalau aku di tolak"ucapku.
"yah sebenernya iya sih"ucap Yota.
"dasar anak ini"ucapku.
"yah baiklah kau hanya lakukan kedua itu karena kau tidak berniat menembaknya"ucap Yota.
"kalau gitu terimakasih"ucapku.
"yah tidak masalah saudaraku"ucap Yota.
Bersambung.