
Salam dari saya nama saya Fahmi Aminullah, saya asal dari Sukabumi dan umur saya masih 14 tahun jadi mohon bantuannya kalau ada salah dalam proses pembuatan novel, saya juga sedang belajar membuat novel.
Mohon bantuanya yah.
Kamaya Nagita
"Hei jangan ganggu dia!!" tegurku kepada dua orang yang menggangu seorang yang berpenampilan aneh.
"pergilah!, jika tidak kau akan tau akibatnya!" peringatan dari salah satu orang yang menggangu.
"kau pikir aku takut!" ucapku dengan tegas,merekapun melepas orang tersebut dan mulai meladeniku.
"hei kau sudah siap tuk dihajar!" ancaman lagi dari mereka, akhirnya aku menghajar kedua orang tersebut.
"untung aku belajar beladiri" gumamku, mereka pun lari dari tempat tersebut.
"hei, kau hebat!!" suara seorang dari belakangku.
"eh bisa saja ko, jadi siapa namamu?" tanya ku kepadanya.
"Namaku.. em.. Yasawa Geka" ucapnya ragu dan pelan.
"kalau gitu aku Kamaya Nagita,panggil saja Kama!"jawabku.
"jadi kenapa kamu di ganggu mereka dan apa kamu tidak kesusahan melihat, rambutmu menutup seluruh matamu?" Tanyaku heran akan penampilan nya.
"Aku hanya tidak suka jika mukaku kelihatan dan aku juga tidak tahu mungkin gara gara penampilanku"jawabnya.
"kenapa kamu tidak lapor ke guru?"tanyaku dan memberinya sebuah saran.
"aku takut mereka akan melakukan yang lebih parah lagi"jawabnya.
"susah juga yah kalau gitu maukah kamu jadi temanku?"ajakanku tuk berteman dengannya.
"apa tidak apa apa,aku selalu di jadikan bahan ejekan, apa kamu masih ingin berteman denganku?"tanyanya khawatir dengan ekspresi takut.
"tidak apa,kebetulan aku juga tidak ada teman jadi mohon bantuannya sekarang!"jawabku dan memberikan dia semangat.
"terimakasih!" jawabnya senang.
"iya,aku akan menjadi teman yang akan menjagamu!" kataku dengan senang memiliki teman.
"Ah kenangan yang indah, aku harap bisa bertemu dengannya lagi" aku mengingat masa lalu ku.
Aku berjalan keluar dari kereta,"aduh"suaraku saat menabrak seseorang.
"kamu tidak apa apa" Suara dari orang tersebut,saat aku melihatnya aku merasa rinduku yang tak tertahankan dan juga rasa heran akan dia.
"hei kenapa kamu bengong saja?" tanyanya heran akan sikapku.
"oh tidak aku hanya kepikiran sesuatu,dan aku juga tidak apa apa!" jawabku kepada peria di depanku,diapun membantuku membereskan barang barangku.
"oh terimakasih!" ucapku dengan lembut.
"hei boleh aku tanya namamu?"ucapku pada pria tersebut.
"Yasawa Geka"ucapnya dan aku sempat terdiam saat mendengar nama itu.
"namamu hampir mirip sama sahabat ku"jawabku.
"oh mungkin banyak yang namanya Geka, dan namamu?"tanya Geka.
"aku, namaku Kamaya Nagita panggil saja Nagi"jawabku.
"salam kenal Nagi, panggil aku Geka"salamnya.
"Salam kenal juga!" jawabku ceria.
"jadi apa mau aku antar kan barang barang ini?" tawarnya membantuku.
"apa tidak akan repot buatmu" tanyaku takut dia kesusahan.
"tidak apa" jawabnya.
"kalau begitu ayo kita jalan ke rumahku" aku berjalan dengan Geka.
beberapa saat kemudian
"ah sampai juga di rumahku" ucapku ceria.
"jadi kamu orang nya ceria?"tanyanya. "mungkin aku kadang begituh kalau kenal sama orang!"jawabku dengan senang hati.
"sampai disini yah aku pergi dulu,bye!"ucap Geka.
Keesokan harinya
ah aku terbangun di jam 7 pagi "ah, hari ini hari masuk sekolah yah, tunggu hari masuk sekolah aku harus cepat!" aku punburu buru mandi pakai baju dan makan.
"Apa tidak ada Taxi kalau gini aku bisa telat masuk sekolah" keluhku karena tidak dapat kendaraan transportasi umum.
"Hei kamu apa kamu SMA Samarita?" ucap seorang gadis yang sedang naik sepedahnya
"iya"ucapku.
"kalau gitu naik kita harus buru buru"ucapnya.
"ah terimakasih!"aku berterima kasih pada gadis yang menolong ku beberapa saat aku mendengar ucapannya "Vina!".
"Apa?"tanyaku.
"namaku Laskira Vina panggil Vina! "ucapnya lagi dan memberi tau nama panjangnya.
"Aku Kamaya Nagita panggil saja Nagi"ucapku memperkenalkan diriku.
"kau murid pindahan kan?"ucap Vina.
"ya kenapa kamu tau?"tanya ku heran.
"karena ayahku guru di sana di bilang ada murid pindahan di kelasku nama nya Kamaya Nagita" ucapnya menjelaskan pertanyaan ku.
akhirnya kami sampai di sekolah "untung tidak terlambat kalau terlambat bahaya" ucapku.
"saatnya kita berpisah disini mungkin aku duluan ke kelas yah!" ucapnya sambil berjalan menjauh,nah sekarang aku harus keruang guru.
"jadi dimana ruang gurunya?"aku kebingungan dan bersikap bodoh di tengah lapangan sekolah.
"hei yang di sana" ucap seorang guru.
"iya!"sahutku menjawab panggilannya.
"apa kamu murid baru di sekolah ini" tanya guru tersebut.
"iya pak" jawabku.
"kalau gitu ikut bapak kita masuk ke kelas" ucapnya.
aku pun mengikuti guru tersebut, sampainya aku di kelas yang mungkin aku akan belajar di sana, guru itu masuk duluan dan dia berkata. "murid murid kita kedatangan murid baru jadi kalian harus akrab berbaur dengannya jangan ada pembullyyan yah kalau gitu silahkan masuk nak" ucapnya memanggil ku.
"apa mungkin seorang laki laki atau perempuan" Sura dari salah satu murid yang sedang berdiskusi bersama teman temannya.
"aku harap itu perempuan yang cantik jadi ada kesempatan tuk dapet pacar "ucap seorang laki laki.
"ini akibat luh jones terlalu mengharap"ejek temannya dan disambut suara tawa dari teman temannya.
aku pun mulai masuk ke kelas aku mendengar suara ricuh para laki laki"wah lumayan imut bagi ku" suara dari laki laki yang di pojok kiri jendela.
"perkenalkan namaku Kamaya Nagita, mohon bantuannya teman teman"ucapku.
aku terkejut saat melihat seorang laki laki yang sedang bertatapan mata dari jauh kulihat dia sedang meperhatikan ku aku pun menyebut namanya disertai suara dia mengucap namaku "Geka" "Nagi" langsung tatapan iri para laki laki melihat Geka.
"apa di sini dingin"ucap Geka.
aku pun disuruh duduk di dekat sebelah kursi Vina, jadi dia teman sebangku.
"oh kita bertemu lagi Vina mohon kerjasama nya yah"ucapku girang.
"yah mohon kerjasamanya,tapi aku kagak nyangka kamu dah berteman dengan anak populer"ucap Vina.
"siapa Geka?" tanyaku.
"yah dia itu populer dalam beladiri dan para gadis bilang dia tampan, tapi wajar dia juga orangnya baik"ucap Vina.
"Aku tidak tau dia populer di kalangan perempuan" ucapku dan tiba tiba ada suara yang memutus pembicaraan kami.
"hei kalian lagi membicarakan siapa"ucap Geka,disambung dengan ejekan Vina.
"tidak hanya orang yang populer berkelahi di depanku"ucap Vina.
langsung terdengar suara yang serius dari Geka.
"hei Vina bukannya sudah kubilang jangan bahas kepada siapa siapa"ucap Geka.
Bersambung