HURT OR LOVE ?

HURT OR LOVE ?
9.TERUNGKAP NYA SEBUAH FAKTA



Dua minggu telah berlalu, secara diam-diam mikel telah menjalin hubungan asmara bersama jefira, kedua nya sudah sering menghabis kan malam berasama tanpa sepengetahuan orang lain,


kesesokam hari nya di kantor


"Good morning Tn.Albern ucap para kariawan menyapa kedatangan CEO dari perusaan besar Amerika tersebut. mikel hanya berjalan dengan karakter nya yang dingin, tak ada senyuman atau pun respon baik dari wajah nya.


semua kariawan terpaku akan karakter CEO ini, mereka tak bisa membayangkan jika harus bekerja di bawah kepemimpinan nya yang terlihat sangat menakut kan,


mikel berjalan menyusuri lorong kantor dan menghentikan langkah di sebuah ruangan,


"tok..tok." ia mengetuk pintu dan masuk keruangan Direktur, terlihat Jendra yang sedang bermesraan dengan istri muda nya membuat kedua nya panik dan saling melepas pelukan.


"Oh maaf aku tidak mengetahui istri mu juga disini"


"Ahh tidak apa-apa, aku yang minta maaf tidak seharus nya aku bermesraan di tempat kerja, ini salah ku, ini sangat memalukan seorang direktur terlihat buruk di depan client nya"jawab Jendra menyalahkan diri.


"Sudah lah lupakan saja, aku datang untuk membahas proyek bulan depan, apa kamu punya waktu?"


"Apa yang kamu tanyakan? tentu saja aku harus punya waktu, ini adalah kantor, dan di kantor waktu hanya di pakai untuk bekerja, bukan kah kamu sendiri yang mengatakan itu?"


kedua nya tertawa sementara Jefira terlihat hanya tersenyum kecil, ia berjalan perlahan untuk segera keluar dari ruangan, ia berjalan tepat di samping mikel Albern, di satu kesempatan ia berbisik manja di telinga Mikel


"I Miss you, segera temui aku jika urusan mu telah selesai"


kemudian berlalu meninggalkan ruangan, sementara mikel yang mendengar itu hanya merespon dengan tatapan kosong, seakan masi menunggu respon apa yang harusnya ia berikan ke jefira, membalas cinta nya atau menjadikan nya salah satu target tempat balas dendam, semua tergantung informasi dari viola yang saat ini ia peralat untuk mencari tau masa lalu Jendra dan jefira.


Setelah beberapa jam membahas proyek mikel segera keluar dari ruangan, segera menuju kamar mandi, di sana ia menatap wajah nya di cermin dengan perasaan bangga, seakan tak menyangka bisa berhasil melewati semua hingga di titik ini.


Tiba-tiba sebuah tangan merangkul nya dari belakang membuat mikel spontan membalik kan badan, terlihat jefira berdiri di hadapan sambil memeluk erat tubuh nya,


"Apa yang kamu lakukan?"


"Aku merindukan mu Tn. Albern, sangat"


"Tapi ini kantor, jangan bertindak gegabah aku tidak menyukainya"


jefira melepas pelukan nya dan menatap mata pria 27 tahun tersebut,


"Apa kamu tidak menyukai ku lagi? kamu bilang akan menghubungi ku saat pulang dari hotel, tapi mengapa sampai sekarang masi tidak menemui ku, apa kamu bosan?


"Apa yang kamu bicarakan, tentu saja aku masi menyukai mu, aku hanya tidak suka Karena ini di kantor, apa kamu ingin memberi tahu semua orang tentang hubungan kita?"


"Kalau begitu mari bertemu nanti malam?"


"Aku masi banyak pekerjaan, seperti nya tidak bisa"


"Lalu kapan kamu punya waktu?"


"Aku akan segera menghubungi mu, dan keluar lah ini toilet pria!


Jefira terlihat kesal, hampir 2 Minggu mereka tak saling bertemu rasa rindu terus menggelitik di hati nya, namu mikel seakan terus berusaha menghindar dari nya.


Di sisi lain viola sedang berusaha mencari tahu kebenaran masa lalu Jendra dan jefira, semua ia lakukan atas permintaan mikel Albern, hingga suatu ketika


"Drrrttt.. telepon milik mikel bergetar,


"Halo mr.dollar? ini aku viola, mari bertemu, seperti nya aku menemukan sesuatu yang berguna"


"Benar kah? katakan saja tempat nya aku akan segera ke sana"


"cafe vegetarian tak jauh dari kantor papi jam 20:00 WIB"


viola segera mengakhiri panggilan dan bersiap-siap untuk menemui pria yang sangat ia kagumi, ia membongkar seisi lemari dan mencari pakaian yang pas untuk ia gunakan, namun tak ada satu pun pakaian yang membuat nya puas,


...****************...


Setiba nya di cafe waktu sudah menunjukkan pukul 21:00 ia telah terlambat selam 1 jam, saat memasuki cafe dugaan nya benar, mikel sudah tak ada di kursi pesanan mereka, seketika wajah viola berubah murung, ia merasa yang ia lakukan Hari ini terasa sia-sia, berdandan berjam-jam hanya untuk membuat pria pujaan nya terpukau, namun malah membuat nya terlambat, viola berjalan ke taman tak jauh dari cafe' tiba-tiba telfon milik nya berdering memperlihat kan sebuah pesan,


Mr.dolar ku: boleh aku bertanya, seragam apa yang kamu gunakan?


v: aku memakai gaun, bukan seragam


M: bukan kah itu seragam tokoh kartun silermoon?


viola menoleh di sekeliling nya terlihat mikel sedang memperhatikan nya dari balik bunga-bunga di taman, wajah nya berubah bahagian saat melihat pria itu perlahan berjalan ke arah nya,


"Aku benci orang yang tidak tepat waktu" ucap mikel sambil menuju ke arah nya,


"Aku tau, aku minta maaf"


"Akan ku maaf kan untuk kali ini"


seketika viola tersenyum yang membuat nya terlihat semakin anggun, di tambah gaun merah yang ia kenakan terlihat begitu serasi di tubuh mungil nya


"jadi, informasi apa yang kamu temukan?"


"Oh iya, ini aku menemukan foto dari sahabat jefira, wanita ini bernama dara, kata bibi yang bekerja dirumah ku, mereka sempat cekcok di depan rumah, waktu itu sekitar pukul 03:00 dini hari, lalu papi datang membawa kedua nya pergi, entah apa yang terjadi selanjut nya aku tidak tahu, tapi aku sempat mengingat kalau wanita ini di kabar kan mati di pagi hari nya, ada rumor yang mengatakan papi lah pembunuh nya, namun fakta membuktikan wanita ini di bunuh oleh adik nya sendiri, hanya itu informasi yang bisa ku temukan"


Mikel terlihat diam membisu, ingatan nya kembali


berputar 10 tahun yang lalu,


malam itu dara dan jefira masi di luar, membahas alasan Jendra kembali berpacaran dengan kakak nya, ternyata yang mereka bahas adalah tentang kehamilan dara Cahyani,


kemudian mikel keluar dari kamar mencoba bergabung dengan dua remaja wanita itu,


"apa yang kalian bahas?kenapa sangat mencurigakan? dan untuk mbak dara ada yang ingin aku bicarakan juga, bisa aku bergabung?


"Ih apaan sih wi, ini urusan cewek kepo banget udah tidur aja lagi Sana" usir dara


Setelah itu mikel tidur dan pagi nya sudah tak melihat sang kakak di kamar.


dengan sedikit ragu, mikel menatap wajah viola, "apakah jefira memiliki nama panggilan khusus dari ayah mu??


"Iya, papi memanggil nya Jesse"itu panggilan khusus papi ke jefira"


seketika mikel Albern terhentak, ia menyentuh dada seakan tak mempercayai semua ini, orang yang ia anggap cinta pertamanya, sahabat dari kakak nya bahkan sudah seperti saudara di masa remaja nya adalah pembunuh dari kakak nya, Jendra dan jefira bekerja sama untuk membunuh kakak nya yang sedang hamil, sangat biadab yang mereka lakukan, akhir nya mikel berhasil mengetahui sosok wanita bernama "Jesse" yang terlibat dalam pembunuhan itu


Trauma masa lalu nya kambuh, mikel terlihat gemetar kaki nya sudah tak sanggup menopang badan nya lagi hingga akhirnya terjatuh di pelukan viola.


"Eh, Mr dollar?? kamu kenapa? apa kamu baik-baik saja?


viola terlihat panik, tubuh nya yang mungil tak mampu menahan tubuh pria yang tinggi nya mencapai 187cm itu, menyebab kan kedua nya jatuh di atas rerumputan, mikel merangkul remaja di depan nya dengan gemetar, jemari mikel terasa sangat dingin,


"Aku baik-baik saja, tetap lah seperti ini untuk beberapa saat, aku hanya sedang tidak bertenaga"


viola menatap wajah pria yang tidur di pangkuan nya, lengan pria itu melingkari tubuh mungil viola, tak banyak yang bisa ia lakukan hanya membiarkan mikel melakukan hal yang bisa membuat nya kembali membaik.


viola adalah orang pertama yang menyaksikan secara langsung kelemahan dari seorang mikel Albern,


ternyata pria sekeras ini juga memiliki sisi lembut, hal itu terlihat dari cara nya memeluk viola layak nya anak kecil yang sedang berlindung untuk meminta di selamat kan.


...----------------...


Bersambung....