HURT OR LOVE ?

HURT OR LOVE ?
13.BERTERUS TERANG



"Hubungan seperti apa yang kamu maksud"


"aku memacari seseorang dari keluarga mu"


"siapa?"


dialog itu membuat jefira semakin gemetar, ia meneguk minuman berkali-kali, tingkah nya semakin tak karuan ia merasa nafas nya akan berhenti malam ini, namun semu berubah ketika mikel mengungkap kan kebenaran yang tak terduga


"Aku memacari putri mu, maaf kan aku ini terlihat tidak sopan, tapi akan lebih baik jika aku berterus terang"


pengakuan itu telah menciptakan 2 ekpresi yang berbeda, Jendra terlihat sangat menyukai pernyataan ini, hal tersebut akan menjadi kesempatan baik bagi diri nya, selama ini viola hanya memacari orang-orang aneh yang tak jelas asal usulnya, jika mikel berhasil memacari putri tunggal nya masa depan viola akan terjamin di tangan pria kaya raya asal Amerika serikat tersebut,


Di sisi lain jefira terlihat sangat kecewa, mikel telah mengkhianati cinta nya dengan seseorang yang tak lain adalah anak sambung nya sendiri, Rasa sakit hati seakan di lipat gandakan oleh sosok mikel Albern.


Ini sudah sangat keterlaluan, di depan jefira mikel juga mengaku diri nya telah menghabis kan watu berlibur bersama viola, seakan-akan bermaksud membuat hubungan ibu dan anak itu semakin memburuk, jefira yang terlanjur terbakar api cemburu segera mengambil kesempatan untuk menentang hubungan tersebut, ia berlasan viola masi terlalu muda untuk sosok mikel Albern yang sudah dewasa, selain itu viola sangat keras kepala, manja, egois dan selalu bersikap gegabah, viola juga bukan gadis baik-baik terlihat saat ia memacari lelaki berandal, dengan segala kekurangan nya itu ia tak pantas untuk CEO muda seperti sosok Mikel Albern.


Tanpa jefira sadari justru ia lah yang telah bersikap gegabah, telah menjelek-jelekkan viola di depan ayah kandung nya, perkataan jefira sontak membuat Jendra murka, ia tak bisa terima jika jefira memiliki pemikiran seperti itu terhadap putri nya, sosok asli yang selama ini jefira sembunyikan perlahan muncul ke permukaan.


Selama ini jefira hanya berpura-pura menyayangi anak sambung nya untuk mengambil hati pengusaha kaya raya tersebut.


kembali ke 10 tahun yang lalu


waktu itu jefira lebih dulu mengenali sosok jendra namun dara lah yang berhasil membuat pria kaya itu tergila-gila, sementara Jefira menjadi perantara dari hubungan keduanya, merasa tak terima jefira mendekati Jendra melalui anak dan istri nya, ia bersikap sangat baik, rajin mengobati ibu viola yang sering sakit-sakitan, serta mngurusi viola yang saat itu berusia 8 tahun.


Hal itu membuat Jendra merasa sosok jefira lah yang diri nya butuh kan, di sisi lain ia sudah memacri dara namun kebaikan jefira tidak bisa di sia-siakan begitu saja.


Ia mengakhiri hubungan nya dan dara tanpa mengetahui kehamilan dari sang kekasih, hingga saat kebenaran itu terungkap Jendra kembali menjalin hubungan. membuat jefira semakin kesal, kemudian memfitnah dara sedang berusaha mengambil alih posisi viola, ia juga mengatakan anak yang di kandung dara adalah benih dari lelaki lain, murka akan informasi itu Jendra dan jefira merencanakan pembunuhan sadis untuk dara yang sedang hamil 2 bulan.


Seminggu sebelum itu ibu kandung viola juga telah meninggal akibat serangan jantung, peluang jefira semakin besar ,ia semakin memperjelas kasih sayang nya ke viola hingga akhirnya mereka menikah.


Begitulah semua nya berakhir, siapa sangka hari ini jefira mengungkap sifat asli nya, yang membuat Jendra mengambil keputusan sementara mewarisi seluruh harta kekayaan nya kepada viola, dia lah yang kelak mewarisi seluruh harta nya, dan jefira tak punya hak mengatai nya seperti itu.


Mikel Albern yang menciptakan kegaduhan itu tersenyum puas, ia meneguk wine dengan senyuman acuh, ronde pertama saja sudah semenarik ini gumam nya membatin.


jefira yang menyadari tingkah Mikel Albern segera berjalan keluar dari club' kekesalan nya semakin memuncak saat mikel mengikuti nya.


Jefira menghisap rokok sambil memegang segelas wine'


"Sedang apa kamu disini?"


"Aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja, bagaimana pun kita pernah tidur di ranjang yang sama aku pikir kekhawatiran ku suatu hal yang wajar" ungkap mikel seperti sedang mengolok-olok wanita di samping nya,


"Siapa kamu sebenar nya?dan apa yang kamu ingin kan?"


"Siapa aku?? Bukan kah kamu sudah mengetahui nya, aku seorang CEO"


Jefira menatap pria yang penuh rahasia itu, siapa pun dia pasti memiliki sebuah rencana yang besar, tunggu dan lihat saja cara bermain nya, cepat atau lambat kebenaran tentang CEO muda ini akan jefira ungkap.


...****************...


Di villa


Mikel membenam kan tubuh sempurna nya di sofa, wajah tampan nya tersenyum mengingat kegaduhan yang ia ciptakan di club, ini adalah hadiah untuk mendiang kakak nya, jika saja mereka berbuat adil kepada dara mungkin mikel tidak akan memulai nya, sesuai kata pepatah, apa yang mereka tanam itu lah yang mereka tuai.


Langkah selanjutnya nya ke Anastasya viola awaji, remaja nakal yang harus di nakali, itu lah pemikiran mikel Albern, wanita yang ia pacari hanyalah sosok tangga untuk menuju puncak, tak ada sedikitpun getaran cinta di benak mikel namun berbeda dengan viola yang sangat tergila-gila dengan sosok nya.


Dalam hal berpura-pura adalah keahlian dari seorang Mikel Albern, Ia telah melakukan nya terhadap banyak wanita, sehingga perasaan cinta seperti telah sirna di hati pria 27 tahun tersebut. ia tak pernah tau peran cinta dalam suatu hubungan, yang ia tau cinta hanya omong kosong dan segala sesuatu yang terjadi di sebuah hubungan hanyalah di dasari oleh nafsu.


...****************...


Pagi hari nya,


"Astaga aku pasti ketiduran" gumam nya, seketika membuka isi pesan yang di penuhi ocehan dari viola, mikel segera menghubungi remaja tersebut untuk menjelaskan situasi nya saat ini, saat panggilan tersambung tanpa jeda viola segera mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat mikel jawab.


"hallo, kamu dari mana saja?, mengapa tak membalas pesan ku?, apa yang kamu laku kan semalam?, kamu ingin mati ya?, apa jangan-jangan kamu sedang bersama wanita lain?, Apa benar kamu telah mengungkapkan hubungan kita ke papi?, hei jawab aku, kenapa diam saja!!!!!"


"viola tenang lah dulu, aku akan menjawab nya jika kamu berhenti berbicara"


"kamu bilang tenang?, pacar ku tak mengabari ku semalaman, kamu minta aku tenang!"


mikel tersenyum kecil mendengar ucapan viola yang masi sangat kekanak-kanakan, ia bahkan menelfon di jam segini hanya untuk memastikan diri nya masi ada di bumi.


"Sayang tenang lah, aku minta maaf karena tidak mengabari mu, aku sangat lelah dan tertidur, tidak akan ada wanita lain di sisi ku, karena aku sangat mencintaimu"


"Benar-benar. lihat lah mulut manis si brengsek ini, dia meluluh kan hati ku bahkan hanya dengan omong kosong itu, apa yang sedang kamu lakukan?


"Aku sedang duduk di tempat tidur, sejujurnya nyawa ku belum sepenuhnya terkumpul"


"Apa kamu di villa"?


"Dimana lagi aku harus bangun?"


"Kalau begitu mengapa tak membuka pintu untuk ku?"


"pintu untuk mu?, memang nya di mana aku harus membuka pintu mu......


Seketika mata mikel yang masi mengantuk terbuka lebar


"Tunggu... apa kamu ke villa ku"?


"Aku sudah setengah jam berdiri disni, cepat lah aku sangat kedinginan"


mikel segera beranjak dari tempat tidur dan berlari menuju lantai bawah, dengan terburu-buru membukakan pintu, terlihat viola yang berdiri hampir membeku, Dengan segeramikel mempersilah kan nya masuk,


"Mengapa datang sepagi ini?, apa kamu sudah gila"


"Masi berani menyalah kan ku?, ini semua karena salah mu tak membalas pesan ku, aku sangat merindukan mu tapi kamu malah tidak memberi kabar" ucap viola dengan wajah cemberut nya yang imut.


"Apa kamu sangat merindu kan ku sampai datang sepagi ini?"


"jangan bertanya terus, cepat peluk aku, aku sangat kedinginan ucap nya sambil merentang manja kedua lengan pendek nya.


Mikel menatap wanita itu, benak nya seketika berkata gadis mungil ini dengan sukarela menyerah kan diri, ini lah untung nya ketika target mu seorang wanita murahan.


"Kalau begitu biar kan aku mandi terlebih dahulu"


"Mandi?, kenapa harus mandi"


"Aku tidak melakukan nya di saat aku belum mandi"


"Apa yang kamu bicarakan, aku hanya meminta mu memeluk ku"


"Dan aku tidak melakukan nya jika hanya dengan berpelukan saja"


Mata viola menatap aneh wajah pacar nya, ia mencoba memahami maksud dari perkataan pria tampan dengan tinggi 187 cm tersebut, apakah yang aku pikirkan juga sama dengan yang kamu pikirkan?


bagaimana viola menanggapi hal ini? yuk lanjut episode 14


...----------------...


Bersambung...