Fucek Girl

Fucek Girl
Siapa Ahmad dan Fahrul ? (Dino)



Ini sudah 2 Minggu setelah hari itu, kedekatan Dino dan Marsya semakin dekat, sudah berapa kali mereka sering berjumpa, sengaja ataupun tanpa sengaja, Marsya sangat mengharapkan Dino menyatakan cinta nya bertepatan di ulang tahun nya yang hanya tinggal beberapa hari lagi, Marsya yang hobi menulis diary selalu menulis apapun keinginannya di diary nya, satu persatu harapan yang dia tuliskan di diary nya sudah tercoret pertanda bahwa keinginan sudah pernah terpenuhi, dia menatap diary nya, disana tertulis beberapa poin harapannya. Keinginan yang harus dia wujudkan kali ini adalah dia ingin dinyatakan cinta bertepatan dengan hari ulang tahunnya.


"ya ampun sebentar lagi ulang tahunku, kenapa belum ada kode dari dia sih buat nembak aku, padahal hubungan kami sudah sangat dekat ". gerutu Marsya dalam hati sambil menatap Dino yang duduk disebelahnya, sedang menyedot air kelapa nya, dia geram menatap Dino yang seakan cuek dengan nya, padahal ini udah saling tukar biodata dengan Dino, harusnya Dino tau kan tanggal lahirnya, tidak mungkin dia tidak peka


"kamu sering ya bolos seperti ini" tanya Dino tiba-tiba membuyarkan seketika dialog Marsya dengan hatinya.


" gak kok kak, baru kali ini"mencoba terlihat imut


"kakak dengar kamu sudah punya pacar ya ". tanya kak Dino lagi


"kata siapa kak". jawab Marsya cepat


"kemarin kawan kakak kasih tau, kamu dekat dengan Fahrul, juga sama Ahmad, kata nya salah satu dari mereka pacar kamu, sebenarnya yang mana yang benaran pacar kamu Marsya". Tanya Dino interogasi


(wah dia kok tau sih) mencoba tersenyum semanis mungkin, dalam hati Marsya bergumul kesal


"sialan banget orang yang kasih tau hal ini pada kak Dino, bakalan gagal rencana ku kalau kak Dino tau".


Fahrul dan Ahmad memang pacar marsya, Fahrul juga anak SMA sama hal nya dengan Dino (cuma beda kelas saja yang satu anak IPA satu lagi anak IPS) , Fahrul seorang playboy sejati, dia suka sekali datang kesekolah Marsya dan dengan nakal nya di jam istirahat selalu masuk ke kelas Marsya menggoda Marsya dan juga cewek -cewek yang terkenal cantik disekolah Marsya, namun bagi Fahrul dia cukup serius dengan Marsya, Marsya pernah dikenali nya kekeluargaannya, selain karena kebaikan nenek Marsya yang selalu baik kekeluargaannya, Fahrul juga suka dengan pribadi marsya yang cuek dia menilai keren pada sikap Marsya yang tidak terlalu bersikap berlebihan kalau Fahrul menggoda kawan-kawan nya, Fahrul sangat dekat dengan nenek nya Marsya, Marsya yang notabene nya anak nenek, sedikit tersentuh hatinya menerima ajakan Fahrul menjadi pacarnya karena kedekatan Fahrul dengan nenek nya. namun mereka begitu saja putus ketika Fahrul tau Marsya sudah berpacaran Dino, Fahrul awalnya sangat kecewa karena dia menangkap basah sendiri Dino dan Marsya, Marsya tidak mengatakan apa-apa dan begitu pun Fahrul yang memilih mendiami Marsya dan mencoba membuat gadis itu cemburu dengan dirinya juga memamerkan pacar baru, tapi sia-sia saja dia seperti lelaki tidak dianggap, Fahrul yang kecewa sampai kelulusan nya dia tidak lagi bertemu dengan Marsya, dan 10th kemudian dia melihat Fahrul kembali di sosial medianya, Fahrul yang sudah dewasa sedang memeluk bahagia kedua wanita cantik di sampingnya dimana itu adalah istri dan anaknya, Fahrul kini tinggal Bangkok, setelah lulus SMA dia langsung kesana, sudah lama dia tidak pulang dan dia pun sudah menikah dengan seorang gadis disana, kehidupannya terlihat jauh lebih bahagia dan baik-baik saja.


"cuma dekat kak, bukan pacaran, kakak dengar dari siapa gosip seperti itu". Marsya melempar balik pertanyaannya.


Dino tersenyum simpul, ekspresi nya sangat jelas menjelaskan dia tidak ingin mengatakan darimana dia mendengar gosip itu, Marsya yang peka dia kalah menyakinkan dengan orang yang sudah membicarakan hal tentang nya pada Dino, mencoba menjelaskan pada Dino sedikit panjang lebar, dia yakin saat ini Dino butuh penjelasan dari Marsya, Marsya tidak membuang kesempatan nya, walaupun dia sudah mendengar kurang lebih tentang Marsya namun jauh dihatinya dia merasa ragu pertanda masih ada harapan disana untuk mempercayai marsya , Marsya mencoba menceritakan semua pada dino dimana disana ada kebenaran yang dia ungkapkan dan ada juga kebohongan yang dia ungkapkan, dia menceritakan semua kebenaran seperti yang sudah pernah terjadi, Hanya melewatkan tentang dia menjadi pacar dari Ahmad dan Fahrul saja, selebihnya dia bercerita semua, dari SMS an, telponan, jumpa si Fahrul dan Ahmad dimana, Ahmad seperti apa dan Fahrul seperti apa, dia hanya menolak mengungkap kebenaran kalau dia pacaran saja.


"mungkin mereka salah paham kak, memang aku dekat dengan mereka, ya karena aku kan lagi jomblo, tidak salah kan aku dekat dengan siapa aja, yang penting kalau yang kusukai itu hanya satu saja". ucap Marsya di ujung penjelasannya, kata-kata terakhirnya sedikit dia tekankan sengaja dia ingin menunjukan kesan agar lelaki disebelahnya ini peka, itu ditujukan padanya.


Dino meneliti tajam mata Marsya yang terlihat jujur dari semua ceritanya, semua tidak terlihat ada kebohongan disana


"mungkin ada benarnya aku tidak perlu harus mendengar semua omongan itu ". gumam dino dalam hatinya.


kemudian terlihat wajah Dino yang tersenyum lega, dan dia terus melanjutkan menghabiskan sisa minumannya, hingga sampai akhirnya memutuskan pulang, tidak ada pembicaraan penting lagi yang dikatakan Dino, sampai


akhirnya mereka pulang kerumah masing-masing.