
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Beberapa hari kemudian sudah berlalu, baik aku atau pun Azka dan yang lainnya menjalani aktivitas seperti biasanya. Terakhir aku dengar kabar dari Dika, kalau ibu Azka sudah pulang dari rumah sakit dan keadaannya pun sudah membaik.
Meski pun memang Azka sendiri tidak bisa bertemu secara langsung dengan ibunya,melainkan dia pun hanya mendapatkan kabar itu dari saudaranya.
Hari ini seperti biasa aku berangkat sekolah dengan mengendarai motor kesayangan aku,tadi saat di lampu merah aku pun tidak sengaja bertemu dengan Eka dan kami pun berangkat bersama sampai sekolah.
Setibanya di area parkir, aku dan Eka tidak langsung menuju kelas melainkan mampir ke kantin untuk beli minuman lebih dulu.
"Eh gimana? Libur nanti kamu mau kemana?" tanya Eka.
"Belum tahu, aku belum memikirkannya. Paling di rumah aja,nggak kemana-mana." balas ku.
"Gimana kalau kita pergi camping, udah lama banget aku nggak camping. Tahun kemarin aku pun tidak camping juga,"
"Emang biasanya kamu camping sama siapa aja?"
"Ya kalau nggak sama keluarga ku,ya sama Dika dan yang lainnya lah. Paling aku ngajakin saudara perempuan ku,buat temenin aku selama di sana." jelas Eka.
"Kemana dulu? Aku nggak berani kalau jauh. Tahu sendiri,ayah ku nggak bakalan kasih aku izin." balas ku.
"Paling ke Bogor atau enggak ke Bandung,"
"Selain itu,aku belum pernah sih. Ya sama aku pun belum pernah camping jauh-jauh. Ya paling ke dua tempat itu aja," lanjut Eka.
"Baiklah, nanti aku pertimbangkan ajakan kamu ini."
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Setibanya di kelas, ternyata Azka dan yang lainnya sudah datang dan tengah ngobrol di mejanya Dika. Melihat aku dan Eka datang Azka menyunggingkan sedikit senyuman di bibirnya.
"Hai....." sapa Eka.
"Kalian pasti habis jajan," ucap Dika.
"Itu kamu udah tahu,"
Saat Eka dan Dika tengah mengobrol,Azka tiba-tiba saja bergeser dan mendekat pada ku.
"Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu," bisiknya.
Aku hanya bisa menganggukan kepalaku tanda mengiyakan ucapan Azka barusan.
"Eh, kita mau ke perpustakaan dulu bentar yah....." ucap Azka pada Eka dan Dika.
"Ah ya udah, lagian masih lama ini waktunya." balas Dika.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Sebenarnya Azka tidak benar mengajak ku ke perpustakaan,melainkan mengajak ku ngobrol di belakang sekolah.
"Kenapa? Sepertinya ada hal yang penting yang ingin kamu bicarakan padaku. Sampai-sampai kamu berbohong sama yang lainnya."
"Nay, kamu lupa atau pura-pura nggak ingat." balasnya.
"Hah? Maksudnya?" tanya ku balik.
"Ih ya ampun, aku kira Azka sudah lupa dengan obrolan kami waktu itu. Ternyata dia masih mengingatnya. Aku harus kasih jawaban apa sama dia,sedangkan aku belum memikirkannya sama sekali." bisik ku dalam hati.
"Nay, kok kamu malah diam aja sih? Apa kamu sudah lupa?" tanya nya kembali.
"Tidak, aku masih mengingatnya. Hanya saja aku pun bingung,harus kasih jawaban seperti apa."
"Tidak apa-apa, jawab apa adanya saja. Lagi pula aku tidak ingin kamu menjawabnya dengan terpaksa,"
"Nay, aku ingin kamu lihat aku sebagai diri aku sendiri. Bukan karena rasa kasihan atau empati dari kamu,aku ingin kamu menerima perasaan ku ini apa adanya." lanjut Azka.
Aku sempat memikirkan jawaban yang tepat untuk aku sampaikan pada Azka. Karena pada dasarnya aku sendiri memang menarih perasaan lebih terhadap dia,hanya saja hati ku yang masih belum yakin.
"Baiklah, aku mau menerima perasaan kamu ini. Bukan karena paksaan atau pun alasan apapun itu. Kita coba jalani dulu hubungan ini seperti apa kedepannya," ucap ku yakin.
Raut wajah Azka tampak terkejut sekaligus senang dengan jawaban yang aku katakan barusan.
"Kamu yakin?" tanyanya menyakinkan.
"Tentu saja, buat apa aku becanda."
Tiba-tiba saja Azka langsung memeluk ku erat dan mengelus rambut ku pelan.
"Makasih ya Nay, karena kamu sudah mau menerima perasaan ku ini. Padahal kamu tahu,kekurangan dalam hidup aku seperti apa."
"Sama-sama, ini bukan tentang bagaimana hidup yang kamu jalani selama ini. Ini tentang perasaan kita, aku sama sekali tidak mengaitkan perasaan kita ini dengan urusan pribadi kita." jelas ku.
"Makasih......." ucapnya pelan.
Aku dan Azka sama-sama tersenyum bahagia,meskipun ini kali pertama untuk ku. Tapi aku yakin, aku dan Azka bisa menjalani hubungan ini dengan baik kedepannya.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
...T A M A T...
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Makasih ya buat semuanya yang selama ini sudah mendukung dan mengikuti novel ini dari awal sampai akhir.
Author minta maaf kalau masih banyak terdapat kekurangan dan harus masih belajar lebih lagi dalam menulis novel ini.
Harap di tunggu yah, karya dari Author yang lainnya. Thank you.......
...⬇️ ⬇️ ⬇️ ⬇️...
Ada Info Penting nih.....!
Buat para readers setia Author......
Author nih bawa novel yang lainnya,nggak kalah seru kok.Mohon dukungannya supaya lebih semangat lagi untuk buat karya-karya yang lebih baik lagi.Terima kasih.....😊
Salam hangat semuanya dari Author,jangan pernah bosan dengan cerita Author yang ya teman-teman.Semoga menyukainya yah.....☺️☺️☺️