
lintang melanjutkan latihan demi latihan bersama surya. banyak ilmu yang di turunkan oleh surya tidak hanya secara fisik namun secara mental mulai dari kisah perjalanananya hingga riwayat-riwayat yang menguatkan kecerdasan emosionalnya.
makanan di dalam goa adalah tumbuhan-tumbuhan berkasiat tinggi yang tidak hanya menguatkan fisik namun meningkatkan tenaga dalam pengkonsumsinya. membuat tubuh lintang di atas umurnya secara tenaga fisik maupun tenaga dalam.
***
setelah mengalahkan mahesasura, abirama mengobati luka anjani yang cukup parah. beberapa tulang rusuknya patah dan kaki kirinya sedikit terkilir.
indira yang telah siuman membantu memapah anjani ke desa botorejo, sesampaianya di desa indira menjelaskan kepada penduduk desa bahwa mereka berdua adalah orang yang berhasil membasmi perampok kebo ireng, pendudukpun sangat antusias dengan kedatangan mereka dan menyambutnya sebagai tamu kehormatan.
penduduk desa meminjamkan kepada mereka sebuah rumah sederhana untuk mereka istirahat dan makanan yang layak bagi keduanya, sedangkan indira segera menuju ke perguruan pedang langit untuk memberi tahu bahwa gurunya telah gugur. dalam benak indira hari ini adalah hari yang berat karena harus kehilangan guru dan hampir saja kehilangan nyawa.
di dalam rumah mereka bercengkrama.
"sepertinya lawan kita cukup kuat hari ini" kata abirama
"ilmu rengka gunung seharusnya ilmu itu sudah tidak ada lagi yang mewarisinya, setidaknya mahesasura berada di tingkat pendekar betara"
"terkecuali dia menemukan kitab raja kegelapan, tapi sepertinya mustahil. seharusnya kitab itu hilang bersama mahaguru warsito"
"aku tidak tahu pasti. tapi mahesasura memang mempelajari ilmu dari kitab itu"
"bagaimana lukamu? sepertinya kita perlu beberapa hari untukmu memulihkan diri"
di dalam benak anjani dia merasa senang karena abirama memperhatikan keadaanya.
wajah anjani pun memerah karena malu.
"mungkin istirahat beberapa hari tidak begitu buruk" jawab anjani
"baiklah kalau begitu aku akan ke pasar dan membeli beberapa tanaman obat untuk mempercepat proses penyembuhan" abiramapun meninggalkan rumah tersebut
***
hutasena dan gitasena setelah mendapat bagian dari kitab raja kegelapan menuju ke markas rahasia teratai hitam. di sana ternyata ada beberapa orang termasuk ulung yang sedang menyembuhkan luka dari pertarungan melawan anjani.
markas rahasia teratai hitam adalah sebuah tempat seperti penginapan atau sebuah restoran bahkan tersamarkan dengan baik seperti sebuah rumah warga biasa.
ada beberapa ruangan yang dapat mereka sewa, makanan yang dapat mereka pesan dan obat obatan yang mereka butuhkan. sebagai seorang pembunuh bayaran akan sangat susah mendapatkan privasi dan tempat yang aman bagi mereka terlebih pembunuh terkenal akan sangat susah menyembunyikan identitasnya.
namun dengan adanya markas rahasia seperti ini mereka dapat ketenangan yang mereka harapkan. ditempat ini juga mereka dapat bertukar informasi mengenai buruan mereka atau kemampuan mereka.
"saudara ulung lama tidak jumpa, sepertinya kau habis di hajar orang" ucap hutasena
"mulutmu memang pedas saudara hutasena, seperti biasa lama tak jumpa. saudara gitasena salam jumpa" ucap ulung layaknya teman dekat.
"sepertinya situasi di tempat ini kurang baik, banyak sekali pendekar aliran hitam disini"
"ada rumor bahwa ada buronan bernilai tinggi dari kerajaan samudra pasai yang bersembunyi di antareja. ngomong-ngomong tidak biasanya kalian berpergian jauh ada urusan apa??" tanya ulung penasaran
"oh kami hanya sedang ada urusan dengan mahesasura, kami pamit mau istirahat dulu saudara ulung" mereka berdua segera menuju resepsionis untuk memesan kamar.
***
pagi ini gerimis menghiasi samudra pasai, bau tanah yang basah menjadi tanda bahwa telah lama tidak turun hujan. di istana sang raja sedang mengadakan pertemuan untuk membahas tentang isu adanya pasukan pemberontak yang berusaha menggulingkan kerajaanya.
beberapa waktu yang lalu keris pusaka kerajaan telah dicuri dan dicurigai adalah ronggowarsito adalah dalang dibalik memghilangnya keris naga besi kuning.
menurut ramalan pertanda runtuhnya kerajaan samudra pasai adalah menghilangnya keris naga besi kuning.
keris itu dipakai oleh pendiri samudra pasai jaya samudra untuk mengalahkan lawanya dan menyatukan wilayah-wilayah di samudra pasai ratusan tahun lalu.
para pemberontak selain ronggowarsito dicurigai adalah beberapa senopati yang telah diberhentikan karena melakukan tindakan pembangkangan. selain itu beberapa senopati ini mendapat dukungan dari rakyat yang tidak puas dengan pemerintahan saat ini.
"menurut kalian apa cara terbaik untuk mengatasi masalah pemberontakan ini?"
"maaf raja sepertinya masalah ini saling berkaitan akar masalahnya adalah ronggowarsito yang memulai pemberontakan" sahut patih sangkuriang
"tapi aku tidak yakin melenyapkan ronggowarsito akan menyelesaikan masalah ini, mungkin akan memunculkan sosok lain yang menjadi otak pemberontakan ini" kata sang raja.
"maaf raja aku punya ide lebih baik kita biarkan mereka menghimpun kekuatan dan bersiap manakala pemberontakan terjadi kita tumpas sampai ke akarnya sehingga menyadarkan mereka pemberontakan mereka tak ada artinya" sahut patih gandring
"itu ide yang cukup bagus namun resikonya terlalu besar karena kita belum tahu benar kekuatan mereka, andaikata tidak berhasil kupastikan kerajaan akan tersapu bersih oleh para pemberontak."
"maaf raja sepertinya baginda raja perlu mengirim mata-mata untuk menyusup ke para pemberontak itu untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat sebelum menentukan langkah berikutnya" sangkuriang menjelaskan idenya.
"sepertinya idemu cukup bagus patih sangkuriang aku akan pertimbangkan"
dan secara rahasia raja mengutus orang kepercayaanya untuk masuk sebagai mata-mata pemberontak. hal ini karena raja selalu waspada dengan orang-orang disekitar kerajaan meskipun itu adalah para patihnya.
***
kinanti mencari petunjuk dari para pendekar yang singgah di warung pendekar disekitar sukasari, petunjuk terakhir tentang keberadaan ronggowarsito adalah dia berada di kerajaan antareja. ronggowarsito diketahui berada di kota purwanegara sekitar 20 km dari kota kaliwungu. mendengar info ini kinanti dan utina segera menyiapkan perbekalan dan menuju kota purwanegara.
perjalanan ke purwanegara membutuhkan waktu sekitar 5 hari jika ditempuh dengan kuda. perjalanan melewati hutan dan beberapa kota
kinanti adalah wanita berusia 30 tahun yang pembawaanya selalu serius di segala kondisi. sedangkan utina adalah seorang gadis berusia 18 tahun yang benar-benar lugu dan jarang bicara.
setelah mendapatkan informasi kinanti segera melakukan perjalanan dan melewati desa waruharjo, waruharjo adalah desa kecil yang lumayan ramai. desa ini cukup terkenal karena makanan khasnya.
kinanti dan utina menuju ke sebuah restoran.
"utina kita istirahat sejenak di restoran itu ya"
ketika berada di dalam restoran segera mereka mencari tempat duduk.
"maaf pelayan bisa bawakan kami daftar menunya" tak berapa lama kemudian datanglah pelayan membawa daftar menu
"aku pesan sop akar mangga, dan minuman wedang kuat sepertinya ini makanan bergizi ucap kinanti, kamu mau pesan apa utina"
"aku pesan sop ayam dan teh melati"
tak berapa lama datanglah pelayan membawa makanan
mata kinanti terbelalak karena melihat akar mangga benar-benar disajikan dan direbus layaknya makanan normal
"aku penasaran bagaimana rasanya" alangkah terkejutnya kinanti karena memang rasanya seperti makan akar pohon yang keras
"busyeeeetttt ini beneran akar pohon" kinanti dengan wajah kecewa bercampur terkejut, sedangkan utina menahan tawa karena begitu geli melihat ekspresi seniornya
"ah setidaknya aku bisa minum minumanku yang segar ini"
lagi-lagi utina menahan tawanya karena ternyata wedang kuat adalah air rebusan brotowali yang begitu pahit. air minuman menyembur dari mulut kinanti seperti seekor kuda nil yang, benar-benar pemandangan yang tidak biasa dilihat utina.
"makanan di restoran ini benar-benar tidak masuk akal, aku pesan makanan normal saja lah"
kinanti memesan makanan lagi kali ini terdengar familiar dengan makanan biasa, setelah beberapa saat pesanannya pun tiba
"semangkuk bubur manis ku harap akan mengenyangkanku"
pelayan segera memberikan pesananya dan segera pergi
"anjeerrrr.... ini kan bubur biji salak dan benar - benar biji salak yang masih keras tersaji, bagaimana aku memakan ini" dalam hati kinanti mengumpat
"makan denganku saja lah kak" ucap utina
"pelayan aku ingin protes, panggil penanggung jawab restoran ini " ucap kinanti
pelayan yang ketakutan pun segera menuju ke belakang untuk memanggil penanggung jawab.
tak berapa lama kemudian sesosok pria yang kurang lebih usianya sama dengan utina menghampiri mereka berdua.
"lama tak jumpa kinanti" ucap pria itu
"siapa kau aku tidak ingat pernah bertemu dengan mu"
"oh rupanya sup akar mangga menghilangkan ingatanmu rupanya"
"aku merasa familiar denganmu namun aku lupa siapa kau"
"apa kau lupa dengan semua kakak seperguruanmu hah setelah 4 tahun tidak berjumpa"
"astaga aku baru ingat kak kendra lama tak jumpa bagaimana kabarmu? maafkan junior ini karena kurang memahami"
"kabarku baik, bagaimana dengan kabar guru kita?"
"semuanya baik-baik saja, kak kendra sekarang membuka restoran?"
"ceritanya panjang aku mendapat luka dalam dari pertarunganku 3 tahun yang lalu hingga aku hampir kehilangan seluruh tenaga dalamku. jadi aku berubah haluan membuka restoran saja bersama istriku"
"untunglah kak kendra masih selamat"
"maaf aku tadi mengerjaimu sebagai gantinya aku hidangkan makanan khas dari restoran kami gratis"
"apakah ini steak kayu jati?" ucap utina dengan polosnya
"tentu saja tidak yang ini makanan asli"
mendengar itu kinanti bernafas lega karena dari awal perjalanan dia hanya sedikit makan.
"ngomong - ngomong ada urusan apa kalian ke desa ini? kalau boleh tahu"
"kami ada urusan dengan seseorang, apakah kak kendra punya informasi tentang ronggowarsito?"
"hmmm.... beberapa hari yang lalu dari seorang pendekar kudengar ada rencana kudeta yang dilatar belakangi oleh ronggowarsito dan sekutunya berada di kerajaan antareja"
"jadi memang kami harus ke antareja untuk menemukan jawaban yang kami inginkan"
"jika kalian mau aku punya jalan rahasia yang memotong waktu perjalanan kalian hingga 2 hari"
"benarkah bagaimana caranya ??"
"dengan melewati jalur di peta ini" kendra memberikan sebuah peta yang agak usang.
"menyesal aku bertanya" kata kinanti, watak dari kendra memang selalu jenaka di setiap saat hingga hal serius seperti ini pun dijadikan bahan candaan
"ini bahkan tidak mirip pulau jawa, ini pulau apa kata kinanti"
"aku mendapatkanya dari saudagar timur jauh yang bersinggah di desa ini"
"bahkan kota-kota di pulau ini tertulis dengan huruf apa saja aku tidak tahu"
andai bukan seniorku sudah ku pukulin habis-habisan ni orang kata kinanti dalam hati, kinanti benar-benar terkejut kok ada orang yang tingkat kejahilannya benar-benar diluar akal sehat