
surya yang usianya lebih dari 500 tahun menceritakan tentang legenda 1000 tahun yang lalu tentang kerajaan langit.
aku diceritakan oleh kakeku ketika aku seusiamu tentang legenda yang luar biasa yaitu tentang raja monyet batu. kala itu ilmu silat sangatlah populer dan telah mencapai tahap yang bisa di bilang luar biasa.
banyak pendekar telah mencapai tingkat batara dan beberapa pendekar mencapai tingkat brahmana. terkadang karena kesaktianya mereka disebut sebagai dewa atau dewi.
di kerajaan langit di kuasai oleh kaisar langit dan permaisurinya. kesaktian mereka tidak di ragukan lagi. hingga suatu saat lahirlah siluman monyet batu yang kelak akan menjadi raja dari para kaumnya.
saat usianya belasan tahun kaisar langit memerintahkan untuk membunuh semua siluman yang ada di gunung batu namun siluman kera batu berhasil selamat dan di angkat murid oleh seorang pendekar yang sakti namun telah sangat sepuh.
dari asuhanya akhirnya sang kera batu menjadi pendekar yang cukup kuat hingga dia menemukan fakta bahwa kaumnya telah dibantai oleh kaisar langit. mendengar hal ini kera batu ingin membalas dendam namun karena ilmunya yang masih kurang akhirnya dia mencari ilmu yang lain hingga akhirnya dia mendengar adanya kitab raja kegelapan.
bertekat mencarinya kera batu berpetualang hingga akhirnya dia menemukan kitab tersebut dan mempelajarinya. dengan kitab tersebut dia mencari pusaka yang terkuat yang bisa dia temukan maka dia mencari di kerajaan atlantis atau pada waktu itu disebut dengan kerajaan laut timur. di ambilah jarum penyangga langit hingga atlantis akhirnya tenggelam dan porak poranda.
mendengar kejadian ini kaisar langit kemudian memerintahkan pasukannya untuk menangkap siluman kera. namun yang tidak terduga adalah dengan sengaja siluman kera batu tertangkap. hingga akhirnya dia di bawa ke kerajaan langit.
setelah tertangkap ternyata perlakuan kaisar langit tidak terduga yaitu dia memperlakukanya dengan baik dan memberinya jabatan sebagai panglima kera. menurut kaisar langit daripada membunuh siluman ini lebih baik menjadikannya sekutu.
dengan jabatan yang lumayan tinggi siluman kera, tapi tak berapa lama kemudian teringat akan pembantaian saudara-saudaranya siluman kera ini ingin membalas dendam.
di kerajaan langit, permaisuri dan raja memiliki kebun buah keabadian yang berbuah setiap 100 tahun sekali. kasiat buah ini adalah mampu menambah usia pemakanya hingga 10 tahun sampai 30 tahun tergantung usia buah tersebut. sampai akhirnya siluman monyet memakan seluruh buah keabadian milik kaisar.
mendengar hal ini kaisar sangat murka dan ingin melenyapkan siluman kera ini. dengan kekuatan penuh kerajaannya kaisar langit menyerang siluman kera.
terjadilah pertempuran paling epik sepanjang sejarah yaitu siluman kera batu mempora-porandakan kerajaan langit. semua batara yang ada di kerajaan langit dikerahkan namun karena siluman monyet ini telah memakan begitu banyak buah keabadian kesaktiannya sungguh luar biasa.
satu persatu batara yang ada tewas di tangannya tenaga dalamnya begitu besar hingga seolah melawan batara seperti melawan pendekar tanpa tenaga dalam.
malam dan siang berlalu namun siluman kera ini tidak merasa kelelahan. hingga akhirnya kerajaan langit hampir habis tak bersisa. di sisa-sisa tenaganya kaisar langit meminta bantuan dari seorang brahmana.
di depan brahmana ini jurus dan ajian sudah sama sekali tak berguna karena pemahaman tentang kebenaran sudah mencapai titik tertinggi. hingga akhirnya sang brahmana mengambil seluruh kesaktian siluman kera dan mengurungnya dalam sebuah penjara tak berbentuk.
penjara tak berbentuk adalah sebuah tempat yang konon tidak memiliki batasan tidak ada waktu yang mengalir dan hanya ada kehampaan. pendekar yang berada dalam penjara ini hanya akan mendengar pikiranya saja dan tenggelam dalam realitas tak terbatas yang sempit namun luas.
"itulah akhir dari cerita siluman kera "
"bagaimana dengan kitab raja kegelapan guru."
"menurut legenda kitab itu terpisah menjadi 3 bagian, sebelum siluman kera menyerahkan diri kitab itu diserahkan ke 3 orang muridnya yang karena ketamakannya mereka membagi kitab tersebut menjadi 3"
"sepertinya yang menguasai kitab itu akan menjadi orang yang sangat kuat, apa guru pernah melihat kitab tersebut"
"pernah, dan guru mempelajarinya "
dengan wajah yang terlihat takjub lintang menjawab "wawww..."
"guru mempelajari bagian pertama dari kitab itu, berisi bagimana menguasai seni bertarung dan memperkuat tubuh, jika kau memang layak akan aku berikan kitab itu kepadamu suatu hari nanti"
"baiklah aku pasti akan mendapatkannya"
***
di desa botorejo transaksi mahesasura dan teratai hitam sedang berlangsung.
setelah bagian kitab raja kegelapan diberikan teratai hitam segera meninggalkan tempat.
merasa telah di remehkan mahesasura mengerahkan seluruh pasukanya untuk mengepung gubuk yang sudah reot ditepi hutan.
"keluar kau jangan bersembunyi, atau ku bakar gubuk reot ini bersama dengan wanita itu"
dua orang pendekar bercaping keluar dari gubuk itu tidak lain adalah abirama dan anjani.
"aku adalah abirama dan ini temanku anjani. bertobatlah kalian sebelum kami turun tangan" ucap abirama lantang
"lancang sekali mulutmu, cuma dua orang melawan kami, aku adalah mahesasura pendekar kerbau hitam"
"kau ternyata telah menjual harga dirimu untuk uang mahesasura" anjani berteriak lantang.
"banyak bicara kalian, akhir-akhir ini banyak orang yang sok kenal"
jurus tanah ajian rengka gunung
tanah bergejolak menuju abirama dan anjani
ajian langkah bayangan
dengan kecepatanya abirama menghindari tanah tersebut, dalam benak abirama bagaimana mahesasura mempunyai ajian yang kuat seperti ini.
ajian rengka gunung membuat landscape tanah di sekitar pertarungan bahkan jika penggunanya cukup kuat mampu untuk meratakan gunung. tehnik ini membutuhkan tenaga dalam yang cukup besar.
meski dengan kemampuan yang cukup tinggi beberapa hantaman tanah mengenai mereka berdua.
selesai melakukan ajian rengka gunung, mahesasura mengumpulkan tenaga dalamnya yang terkuras. dan para perampok mulai menyerang mereka berdua.
dengan sigap abirama mengeluarkan jurus pedangnya, untuk membunuh beberapa anggota kebo ireng. jurus demi jurus dikeluarkan untuk menghabiskan perampok ini satu persatu.
akhirnya hanya tersisa mahesasura seorang. namun tenaga dalam mahesa telah pulih 80 persen dan dia memeiliki kepercayaan diri untuk melawan mereka dan keluar sebagai pemenang. hal ini karena ada beberapa ilmu yang sengaja dia simpan untuk menghadapi kejadian seperti ini.
"baiklah kalian maju bersama-sama biar ku ***** kalian"
"sombong sekali mulutmu, biar ku tutup mulutmu dengan tanganku. jurus harimau menapak gunung"
"pukulan busur 90 derajat" mahesa sura membentuk kuda-kuda dengan tangan kiri di atas dan tangan kanan ke depan.
anjani maju dan mulai menyerang bersama abirama. namun pukulan dan tendangan mereka dimentahkan bahkan mahesa mampu mendaratkan 3 pukulan pada abirama hingga darah segar mengalir dimulutnya. abirama pun mundur sejenak untuk mengatur kembali nafasnya.
anjani menyerang mahesa dengan jurus yang dia kuasai. setiap pukulan dan tendangan begitu bertenaga namun pukulan dan tendangan itu dapat dihindari dengan mudah oleh mahesa.
"tehnik bayangan jurus pedang bayangan" abirama mengeluarkan sebuah pedang dari udara kosong. pedang itu berwarna hitam dan terlihat seperti sebuah bayangan.
abirama menyerang mahesa yang sedang memojokan anjani. mahesa berusaha menghindari ayunan pedang dari mahesa namun pedang itu seolah memiliki ukuran yang berubah mahesa kesulitan untuk menghindari permainan pedang abirama.
beberapa luka gores mengenai kulit mahesa kini dia sadar menggunakan tangan kosong tidak akan menguntungan pada situasi ini. akhirnya dia menggunakan pusaka simpanannya.
"palu kembar besi langit" dua buah palu keluar dari tangan mahesa. palu itu di hubungkan oleh sebuah rantai berwarna merah. palu itu begitu berat hingga ketika di pegang terasa getaran di atas tanah.
mahesa mengayunkan palu kembarya ke arah abirama, abirama berusaha menghindar sehingga palu tersebut mengenai sebuah batu di belakang abirama. seketika batu itu hancur berkeping-keping.
mahesa menarik palu tersebut dan memutarnya abirama salto untuk menghindari ayunan rantai dari palu itu. rantai palu tersebut mengenai pohon dan mengirisnya seperti sepotong kue.
dalam benak abirama pusaka ini sangat kuat dan berbahaya. terlebih karena mahesa begitu lincah menggunakanya. abirama harus segera menghentikanya atau mahesa akan membunuhnya.
"ajian pedang bayangan jurus angin malam" seketika tubuh abirama menjadi bayangan yang tidak dapat diserang. sosok abirama seolah menghilang menyisakan bayangan.
splashhhhh.....
tangan mahesa terlepas dari tubuhnya.
"arghhh.... beraninya kau memotong lenganku" ucap mahesa begitu marah.
"sebentar lagi lehermu yang akan terlepas" ucap abirama lantang.
"jurus tanah ajian melipat bumi" mendadak gempa bumi yang sangat kuat mengguncang wilayah itu sehingga melumpuhkan pergerakan abirama.
"kali ini kalian menang suatu saat aku akan membalas dendam dengan kalian" suara lantang menggema di udara namun mahesa telah meninggalkan pertarungan.
***
raden warangga sedang mengunjungi desa sukasari karena ada keperluan dengan seorang bangsawan.
sampai di desa sukasari warangga menuju sebuah penginapan ada beberapa pelayan yang menyambut kedatangan rombongan warangga dan para penjaganya.
segera pelayan memberikan daftar menu makanan warangga melihat-lihat sejenak dan memesan beberapa makanan. sebelum pesanan datang dua pendekar berbaju hitam menghampiri warangga.
"salam sejahtera untuk pangeran, perkenalkan namaku kinanti dan ini rekanku utina, kudengar pangeran mencari kami?"
"iya benar, ada yang harus kubicarakan dengan kalian namun sepertinya kita butuh tempat yang lebih sepi"
"baiklah ikut kami kalau begitu" ucap kinanti sambil menuju ke belakang penginapan.
"aku membutuhkan kalian untuk melakukan beberapa tugas, kurasa kekuatan kalian cukup"
"kami bisa melakukanya asalkan harga yang pangeran berikan sesuai dengan tingkat kesulitan"
"temukan pendekar bernama ronggowarsito dia adalah sepupuku dia mengambil benda yang seharusnya menjadi miliku. kalau kau bisa membawanya kemari akan ku beri 70 keping emas"
"baiklah kami terima tawaranmu"
"kalau kau bisa menemukan dia dalan waktu 1 bulan akan ku tambah 10 koin emas lagi. ini anggap saja uang muka 20 keping emas" warangga memberikan kantung berisi emas kepada kinanti
ronggowarsito adalah pendekar yang telah lama menjadi buron di kerajaan samudra pasai, hal ini karena ronggowarsito mengambil pusaka kerajaan keris nogo wesi kuning yang seharusnya di warisi oleh raja samudra pasai.
keris itu memiliki kesaktian yang amat tinggi karenanya keris itu menjadi warisan turun temurun.