Babad Jawa

Babad Jawa
Chapter 10 Seorang Ahli Jebakan



Dua hari perjalanan dari desa nyengiran kinanti dan utina melewati hutan bambu hitam, kinanti melewati bambu hitam karena melewatinya akan memangkas waktu perjalanan selama 2 hari. selain itu kinanti akan berniat membeli senjata di pasar gelap hutan bambu hitam.


perjalanan mereka melewati bambu hitam cukup tenang sampai mereka mendengar suara pertempuran di sebuah gubuk.


itu adalah pertaruangan antara kelompok abirama melawan pasukan teratai hitam.


dari kejauhan terlihat anjani kewalahan menghadapi kirana jaring yang dia buat sangat lengket dan kuat sehingga mempengaruhi pergerakan anjani cukup signifikan.


gitasena menggunakan senjata kusarigama (sabit berantai) untuk menjatuhkan indira, tehnik pedang indira cukup bagus namun hanya efektif untuk pertarungan jarak dekat sedangkan untuk pertarungan jarak jauh indira kurang bagus.


ayunan kusarigama membelah atap dan mencabik pakaian indira, gitasena benar-benar ahli menggunakan kusarigama. dalam hal ini pun gitasena masih menyimpan ilmu racunnya. sehingga jika tidak mendapat bantuan indira pasti tamat.


dan yang ditakutkan pun terjadi pedang indira berhasil dilucuti oleh gitasena.


"lebih baik kau menyerah dan aku janji akan membunuhmu dengan cepat hehehe.... "


"dasar sesumbar" indira ingin berkata lebih banyak namun kemampuanya jauh di bawah gitasena.


"baiklah akan aku buktikan ucapanku, tehnik kusarigama tarian kalajengking " mata sabit dengan cepat meliuk-liuk dan sangat sulit terbaca.


indira bahkan hanya bisa membatu karena seolah-olah pergerakanya telah terkunci.


ketika sabit hampir menotong leher indira sebuah cakram menepis serangan gitasena.


tranng..... !!!! bunyi cakram beradu dengan sabit


"kalajengking tua cari lawan yang sepadan" teriak kinanti meloncat di samping indira.


"kau.... cecunguk bercincin bagaimana bisa kau disini" umpat gitasena


"kurasa takdir yang mempertemukan kita berdua dan sepetinya kau akan mati hari ini hahaha..."


" kau masih songong seperti biasa kinanti, wajahmu kenapa tersenyum seperti itu "


" aku lagi senang saja memang tidak boleh senyum seperti ini" dalam hati efek dari totokan bocah tua gokil harusnya sudah hilang dasar bedebus.


"aku muak dengan senyum kudamu itu, aku tidak akan segan " gitasena kembali mengayunkan kusarigamanya untuk menyerang lawanya


tapi kali ini lawanya adalah kinanti pengguna jurus jarak jauh juga.


"tehnik cakram emas jurus gerhana matahari"


dua buah cakram melesat menuju gitasena lintasan cakram yang dilemparkan oleh kinanti sulit terbaca karena cakram itu akan melengkung ke arah yang sulit ditebak.


tehnik yang merepotkan umpat gitasena dalam hati gitasena terpojok karena cakram yang menyerangnya tidak memberinya waktu untuk bernafas.


serangan demi serangan melumpuhkan kemampuan gitasena untuk membalas. namun hal ini tidak berlangsung lama.


senjata baru dikeluarkan oleh gitasena "pusaka raja kalajengking gunting seribu nyawa" sebuah gunting besar keluar dari udara kosong.


"tehnik racun tarian kalajengking merah" dalam sekejab gitasena berada di hadapan indira yang masih terkejut dan bersiap untuk menebas lehernya.


namun kinanti menarik indira, meskipun demikian luka gores mengenai tangan indira. dan indira terlempar oleh dorongan dari kinanti.


gitasena yang serangannya telah gagal menyerang kinanti, dengan gesit kinanti menghindari serangan-serangan dari gitasena, namun sebuah tendangan melesat mengenai perut kinanti dan tersungkur ke belakang.


"tarian kalajengking merah memang hebat jika aku terkena luka langsung dari gunting itu aku mungkin akan mati dengan cepat oleh dua hal racunmu atau tebasanmu"


"gerakanmu cukup cepat dapat menghindari serangan dari gunting ini bahkan hampir semua kau hindari, kau merendah untuk memuji dirimu sendiri kinanti"


disisi utara ada abirama melawan destrajaya, ilmu kebal destrajaya sangat tinggi panah biasa tidak akan menggores kulitnya. hal ini sangat merepotkan abirama terlebih ilmu racunnya jika tidak hati-hati nyawa abirama bisa melayang.


"selain ilmu kebalmu, ilmu racunmu adalah salah satu yang terbaik disini. ku akui kau adalah lawan yang cukup merepotkan"


"kau hanya merendah ilmu bayanganmu adalah salah satu yang paling dihindari pendekar, beberapa adik seperguruanku juga tewas di tanganmu adalah bukti sejati kekuatanmu, aku tidak akan lengah"


destrajaya maju dan menyerang dengan tangan kosong beradu ilmu silat. keduanya saling unjuk kebolehan


namun seiring berjalannya waktu destrajaya akhirnya terpojok dan mengeluarkan pusaka andalanya.


dalam sekejap baju perang dan sebuah cemeti berada di tangan destra jaya. pusaka yang ada di tangan destrajaya adalah cemeti ekor naga hijau. cemeti ini sangat beracun dan pohon yang terkena serangan akan langsung layu. sedangkan batu akan meleleh jika terkena serangan cemeti ini.


untuk mengantisipasi serangan ini abirama menggunakan baju zirahnya yaitu baju perang besi hitam.


serangan jarak jauh dari destrajaya sukar diprediksi.


"aghhhhh...."


abirama terkena serangan cemeti. abirama terlempar menuju hutan karena ayunan yang sangat kuat.


abirama terkena racun dengan tenaga dalamnya dia menekan aliran racun dan segera meminum penawar racun yang di siapkannya jauh-jauh hari.


pertarungan berlangsung sengit antara abirama dan destrajaya. tak terasa arah pertarungan menuju ke hutan. jalanya pertarungan semakin susah di tebak karena hutan bisa menjadi tempat yang menguntungkan atau bahkan merugikan.


destrajaya adalah ahli berkamuflase karena pada dasarnya dia adalah seorang assasin, hal ini memberikanya keuntungan.


abirama yang terpojok karena ada racun akhirnya menggunakan tehnik pemungkasnya.


"tehnik bayangan jurus pedang bayangan "


"tehnik bayangan tebasan bulan purnama hitam"


sebuah tebasan berwarna hitam menebas area hutan hingga radius 10 meter membuat semua benda yang berada pada jarak itu terbelah.


karena kaget destrajaya melompat ke udara sambil menghindari tebasan abirama.


"tehnik cemeti tebasan ekor naga " di udara cemeti destrajaya di ayun untuk menyerang abirama.


abirama memasang kuda-kuda bersiap untuk menyerang.


"jurus pamungkas aliran pedang malam" abirama melesat menuju destrajaya menghindari serangan cemetinya dan menyerang.


destrajaya yang tidak siap akan serangan abirama memasang posisi bertahan untuk mengurangi cidera yang mungkin diakibatkan.


lima tebasan mengenai destrajaya dan sebuah tendangan melemparkan destrajaya ke arah gubuk.


para pendekar teratai hitam terkejut karena salah satu pendekar jagoan mereka dikalahkan.


melihat kejadian ini kirana segera mengambil jarak dari anjani, dan membunyikan sebuah peluit khusus berwarna hitam.


suara yang dihasilkan cukup keras, mendengar hal ini anjani segera menyerang kirana.


"sudah tamat riwayat kalian sebentar lagi pasukan teratai hitam akan datang... "


"kalau begitu aku akan membunuhmu segera... tehnik harimau tinju penghancur batu "


kekuatan pukulan anjani menjadi beberapa kali lebih kuat di tambah kecepatanya juga meningkat, jaring laba-laba kirana menjadi kurang efektif.


anjani berhasil mendaratkan beberapa pukulan ke tubuh kirana, kirana terpental ke belakang.


"kau pikir hanya kau saja yang punya jurus pemungkas haahhh tehnik laba-laba tarian pedang sutra" dua buah pedang dikeluarkan kirana.


pedang kirana menyerang anjani, tehnik pedang yang digunakan untuk menyerang membuat anjani tidak dapat memasang kuda-kudanya anjani hanya bisa bertahan sambil menghindari dari serangan.


utina yang sejak tadi mengamati jalanya pertarungan mengobati luka dari indira yang terkena racun. racun yang digunakan oleh gitasena membuat indira menjadi lumpuh dan tidak mampu untuk bergerak.


disisi lain hutasena dan sulawi masih bertarung dengan sengit, di bagian utara gubuk. hutasena menyerang menggunakan pedang penusuknya.


pertarungan mereka cukup brutal karena sejak awal sulawi menggunakan kekuatan penuhnya.


"tehnik jarum ajian hujan jarum" ratusan jarum keluar dari mulut hutasena dengan kecepatan tinggi disertai dengan aliran angin yang sangat kuat. sulawi menangkis sembari menghindari jarum-jarum tersebut.


"katanya kau mau balas dendam, kalau seperti ini perlawananmu lebih baik kau berlatih 100 tahun lagi"


sejak awal kekuatan hutasena memang sangat tinggi. kemungkinan kecil sulawi akan menang namun karena niat balas dendamnya yang begitu menggebu-gebu sulawi tidak memperhitungkan kekuatan lawanya dengan baik.


"tehnik rahasia pedang jurus pengait langit" sulawi melemparkan pedangnya ke arah hutasena namun hal ini dapat dihindari hutasena.


pedang sulawi terdapat benang baja putih pedang sulawi menancap kepohon dan menarik sulawi mendekati hutasena.


sebuah tebasan mengenai lengan hutasena, hutasena terkejut dengan hal yang baru saja terjadi namun sebuah pedang kembali dilemparkan ke arah hutasena dengan sigap hutasena dapat menghindari lemparan pedang dengan mudah namun kembali pedang itu menarik sulawi kearah kali ini hutasena memahami hal yang terjadi dan mundur sejenak dalam posisi bertahan.


"tehnik apa yang kau gunakan kenapa aku baru tahu padepokan pedang langit memiliki ilmu itu"


"ini adalah tehnik rahasia yang hanya diberikan ke beberapa murid" sulawi memutar-mutar pedangnya bersiap untuk di lempar ke arah hutasena


benang baja putih yang terkait ke pedang sulawi membuat sulawi mampu mengendalikan pergerakan pedangnya ketika di lempar dan dapat menarik penggunanya. tehnik ini sangat sulit di pelajari dan sedikit yang berhasil menguasainya dengan baik.


"tehnik pedang jurus pembelah langit" sebuah pedang dilemparkan ke hutasena kali ini hutasena bersiap


" tehnik jarum jurus landak api" kedatangan sulawi telah di perkirakan oleh hutasena kali ini hutasena menangkis pedang yang datang dan menancapkan pedang tersebut ke arah tanah.


sulawi melemparkan pedang di tangan kirinya ke arah samping kiri dan mengayunkan pedangnya ke arah hutasena. hutasena membalas dengan hujan jarum lagi kali ini beberapa jarum mengenai tubuh sulawi.


jarum-jarum hutasena menggunakan racun pelumpuh jika tidak segera di tawarkan maka akan menyebabkan kelumpuhan.


"baiklah kita akhiri pertempuran ini dengan serangan terkuat" kata sulawi


"tehnik pedang langit tebasan langit biru" kedua pedang sulawi diselimuti cahaya biru karena di aliri tenaga dalam.


"tehnik pedang penusuk jurus seribu tusukan" gerakan hutasena menjadi lebih cepat dan setiap langkah melepaskan tenaga yg kuat.


keduanya pun beradu


tsinnggg...... suara pedang mereka beradu dengan hebat


tiga lubang terbentuk di tubuh sulawi


sedangkan dua luka tebasan terbentuk di badan hutasena


keduanyapun tumbang bersamaan.


pertempuran merekapun berakhir.


tak lama kemudian abirama mendatangi lokasi pertempuran mereka dan membawa sulawi yang telah tumbang.


pertempuran yang tersisa adalah kirana melawan anjani dan gitasena melawan kinanti. meski semangat tempur mereka tinggi mereka sadar semakin lama mereka disini mereka akan semakin terpojok dan bantuan akan segera datang.


mereka berdua mengambil langkah mundur menuju abirama dan utina yang sedang mengobati sulawi.


"kalian tidak akan ku biarkan pergi dari sini, ucap kirana ini adalah wilayahku kalian tidak akan leluasa pergi dari sini, bau kalian sudah ku tandai"


abirama berdiskusi dengan kinanti dan anjani kemudian memutuskan untuk mundur dari pertempuran ini.


"bagaimana kau tau bau kami kan kami sering mandi" jawab utina dengan polosnya


"dasar gadis bodoh tamat riwayatmu" kirana terpancing emosi


utina memberi aba-aba untuk pergi sembari mengeluarkan sebuah kantung.


"terimalah ini jurus telur busuk" utina melemparkan 5 buah telur busuk tepat di wajah kirana


"beraninya kau ..... " kirana semakin geram


utina kembali mengeluarkan sebuah benda dari sakunya.


"bom asap berwarna "


boommmm....


boommmm...


bommm.. suara ledakan disertai asap warna-warni mengisi udara


gitasena menghampiri kirana mereka mau kabur. tidak akan semudah itu pikir kirana


namun karena bau telur yang dilemparkan utina mengacaukan indra penciuman kirana.


gitasena segera menembus kabut asap dari bom utina namun dia terkejut karena tiba-tiba sebuah batang pohon melayang menyerang dia.


utina telah memasang banyak perangkap sebelum meninggalkan tempat itu.


sehingga mereka berdua akan kesulitan ketika mengejar rombongan mereka.


***


lintang mulai mempelajari ilmu meringankan tubuh, ilmu meringankan tubuh adalah ilmu yang membuat tubuh menjadi lebih leluasa bergerak dengan seolah-olah mengurangi massa dari penggunanya.


ilmu meringankan tubuh yang diberikan oleh surya adalah salah satu yang paling bagus di jawa. ilmu ini membuat penggunanya mampu berlari dengan kecepatan yang luar biasa dan mampu melompat cukup tinggi.


ilmu ini juga membuat penggunanya mampu mempercepat pukulan dan tendangan penggunanya, benar-benar ilmu yang sangat kuat nama ilmu ini adalah ajian amukan angin. ilmu ini memiliki beberapa tahap yang dapat diperkuat dengan menggunakannya beberapa kali.