
Kerajaan Samudra pasai
kerajaan samudra pasai di semesta ini berada di jawa timur, tepatnya keraton solo samudra pasai adalah kerajaan dengan angkatan laut yang kuat. beberapa pendekar di sana menjadi pelaut yang handal.
kerajaan samudra pasai dipimpin oleh Indra lesmana adalah raja yang kuat, indra memiliki dua orang putra yaitu Raden Warangga lesmana dan Raden Yuda lesmana keduanya adalah pangeran yang kuat.
warangga sendiri memiliki keahlian di bidang politik yang tinggi sehingga pengaruhnya di istana begitu kuat sebagian bangsawan mendukungnya sebagai raja. sedangkan yuda adalah sosok seorang kakak yang bijaksana yang lebih memilih menghindari masalah dan konfrontasi, sebagian bangsawan memilih yuda sebagai raja.
meski mereka bersaudara namun sebenarnya mereka berbeda ibu, yuda merupakan anak dari permaisuri yang meninggal ketika yuda masih kecil karena diserang gerombolan penjahat. ada isu bahwa yang mencelakai permaisuri pada waktu itu adalah permaisuri kirana maheswari yang tidak lain adalah ibu dari pangeran warangga.
sejak kecil memang hubungan mereka tidak begitu baik, meskipun yuda selalu menghindari konfrontasi ada waktu dimana mereka akhirnya bermasalah. warangga sendiri sangat lihai dalam memanfaatkan kesalahan sehingga selalu selamat dari masalah.
pagi ini adalah hari yang cerah dan udara yang sejuk di kerajaan samudra pasai, namun mereka belum sadar bahwa masalah sedang mengintai mereka dari luar.
mata-mata kelompok teratai hitam sebenarnya telah lama masuk kedalam pemerintahan samudra pasai, mereka cukup lihai dalam menggunakan kekuasaan, lawan-lawan politik teratai hitam dihabisi satu persatu dalam beberapa tahun sehingga karir politik mereka meningkat pesat.
kelompok teratai hitam sebenarnya adalah kelompok perampok yang kecil, namun semuanya berubah saat sesosok pendekar tingkat tinggi mengambil alih tampuk kekuasaan tertinggi teratai hitam.
gerakan mereka menjadi lebih terorganisir dan kemampuan silat mereka meningkat dengan cepat. dengan dukungan sumberdaya yang melimpah mereka mampu menarik pendekar-pendekar kuat untuk bergabung dengan kelompok mereka. sehingga perkembangan mereka diluar nalar.
rencana mereka adalah menguasai kerajaan samudra pasai dengan politik adu domba. mereka sengaja membuat hubungan kedua pangeran tidak baik untuk memecah kekuatan samudra pasai sehingga mudah untuk di gulingkan.
***
di rumah sugiarto
ulung mendatangi rumah sugiarto dengan tergesa-gesa.
"bagaimana sudahkah kau bunuh pramudya"
"aku tidak berhasil membunuhnya, karena ada pendekar harimau di antara mereka"
"kau gagal...., ternyata kau hanya sesumbar"
"diam atau ku cabut nyawamu sugiarto, jaga mulutmu" dengan nada lantang ulung berucap
mendengar ucapan ulung, sugiarto lembali menjaga sikap di depan ulung
"terus apa rencanamu, pramudya pasti mencurigaiku mengirimu dan mungkin sedang kemari"
"melawan mereka berdua sekaligus adalah bunuh diri, jika meminta bantuan kurasa tidak akan tiba tepat waktu tetapi...... ada satu cara"
tiba-tiba ulung menebas tubuh sugiarto. dan membantai semua pendekar di ruang tamu sehingga tidak ada yang tersisa.
"kau beraninya.... (sugiarto memegangi bagian lehernya yang terluka)"
"kau bukanlah siapa-siapa hanya uangmu yang aku butuhkan sebagai ganti pendekar yang telah mati" sugiarto mengambil kantung uang yang dibawa oleh sugiarto dan menghilang dari tempat itu.
***
matahari telah terbit anjani dan abirama menuju ke warung pendekar untuk membeli beberapa keperluan untuk perjalanan. letak warung pendekar tidak jauh dari rumah pramudya.
didalam warung pendekar
"selamat pagi ada yang bisa kami bantu" penjaga toko menyambut mereka berdua dengan senyuman.
"kami membutuhkan pil penambah stamina 5 butir dan pill pemulih luka 2 butir, kau butuh apa abirama"
"aku butuh pill anti racun 3 butir dan pil penambah darah 2 butir"
"baik lah pil akan kami siapkan total semuanya 4 keping emas dan 2 perak, silahkan menunggu dimeja yang tersedia dan memesan makanan jika kalian lapar"
sambil menunggu pesanan, mereka makan beberapa makanan dan minuman kemudian mereka bergegas keluar kota dan menuju rumah sugiarto.
***
di dalam goa siluman rubah. surya mulai mengajari tehnik bertarung kepada lintang.
surya sebelum menjadi siluman adalah pendekar tingkat batara sehingga kemampuan silatnya tidak di ragukan lagi, terlebih karena dia telah hidup ratusan tahun pengalaman bertarungnya sangat tinggi. dan yang lebih mengejutkan lagi tehnik yang dia gunakan adalah tehnik kuno yang mungkin telah menghilang ratusan tahun yang lalu.
lintang sebenarnya memiliki kelebihan yaitu kemauan belajar yang tinggi, hal ini yang menyebabkan lintang menjadi juara kelas di usianya yang telah mencapai 9 tahun.
tehnik demi tehnik di ajarkan oleh surya dengan cepat. meski terkadang sulit untuk dikuasai namun lintang tidak menyerah.
***
di rumah sugiarto, rumah dalam kondisi porak poranda dan beberapa mayat bergelimpangan terbunuh oleh ulung.
"sepertinya kita terlambat" kata abirama
"sepertinya mereka di bantai oleh ulung, jika dilihat dari senjata yang digunakan untuk membunuh mereka"
kemudian mereka berkeliling di sekitar rumah dan mengumpulkan semua jasad dan menguburkanya.
"abirama sepertinya aku menemukan petunjuk mengenai teratai hitam"
ketika mereka berkeliling, mereka menemukan sebuah surat di lemari sugiarto yang isinya adalah mengenai rencana yang akan di lakukan oleh sugiarto.
jika tidak di halangi oleh walikota pramudya sugiarto akan membangun sebuah markas di sekitar kota kalisewu, markas itu adalah tempat persembunyian rahasia teratai hitam, yang disamarkan.
"ternyata pergerakan teratai hitam lebih cepat dari dugaanku" kata anjani dengan suara terkejut
"lebih baik kita segera menuju hutan bambu hitam"
tujuan sebenarnya anjani menuju hutan bambu hitam adalah menemui informan yang mengetahui siapa sosok misterius di balik kemajuan teratai hitam.
***
perguruan silat pedang langit, adalah perguruan silat yang berfokus pada penggunaan pedang, perguruan silat pedang langit adalah salah satu perguruan yang terkuat saat ini. tehnik pedang andalan perguruan ini adalah ajian 6 pedang langit, ajian 6 pedang langit adalah jurus rahasia yang hanya di turunkan kepada murid pilihan.
ciri khas murid pedang langit adalah baju pendekar warna hijau dengan bordiran motif awan. mereka melakukan tugas-tugas secara berkelompok untuk meningkatkan popularitas mereka. di dunia persilatan semakin terkenal suatu perguruan semakin banyak muridnya dan semakin sejahtera kehidupan di perguruan itu.
indira adalah seorang murid dari perguruan pedang langit, bersama gurunya widura mendapatkan misi untuk menumpas sepak terjang perampok yang dikenal dengan nama kebo ireng.
desa botorejo
malam hari sekelompok perampok memasuki desa botorejo. beberapa laki-laki berusaha melawan namun karena perbedaan kemampuan dan jumlah akhirnya seluruh desa dapat di lumpuhkan.
"kalian cari lawan yang setanding" indira datang sambil menendang 3 orang perampok, disusul gurunya
"kalian cari mati, apa urusan kalian disini" sahut pemimpin perompak.
"kami akan menghentikan kalian" widura memasang kuda-kuda bersiap mengeluarkan jurus
"jurus pedang tehnik bangau air" widura maju menyerang, jurusnya terlihat seperti seekor bangau yang sedang mencari ikan kuat dan ketepatan yang tinggi.
"jurus pedang tehnik bunga melati" indira merupakan pengguna pedang pendek sesuai dengan jurus yang digunakan. indira bergerak di antara musuh sambil menyerang para penjahat.
"ajian rengka gunung" mendadak tanah yang dipijak oleh indira bergetar dan mendorongnya ke atas beserta beberapa perampok.
ajian rengka gunung adalah ajian yang terkenal sangat efektif jika digunakan dalam pertempuran.
"jangan kalian kira hanya kalian pendekar disini" ucap mahesasura
mahesa sura adalah pemimpin perampok kebo ireng, mahesasura adalah pendekar yang kuat dan memiliki tenaga dalam yang besar. mahesa ahli menggunakan palu.
"kau, bagaimana kau sekarang menjadi perampok" kata widura yang mengenal sosok mahesasura.
"hahaha hidup sebagai pendekar tidak membuatku cukup kaya, malah mengganggu kebebasanku, lebih baik aku jadi perampok"
"dasar biadap setelah semua yang gurumu berikan kau masih saja belum sadar, sepertinya lehermu harus di tebas baru kau sadar"
"diam lah dan terima kematianmu widura, tehnik palu jurus kerbau mengamuk"
ayunan palu yang sangat kuat memukul widura, sementara widura berusaha menghindari ayunan palu mahesasura. indira bangkit, mengambil pedang dan bersiap bertarung lagi.
ketika mereka sedang beradu jurus sekelompok pendekar berbaju hitam sedang mengamati pertarungan mereka dari jauh.
serangan mendadak mengejutkan widura, 3 jarum pelumpuh mengenai lehernya, sedangkan indira yang tidak jauh dari sana mencoba menyelamatkan gurunya.
karena kuatnya dosis yang diberikan widura akhirnya tumbang. sebelum tumbang widura memberi aba-aba indira untuk mundur.
melihat aba-aba dari gurunya indira mencoba melarikan diri ke hutan dengan badan yang terluka.
"kejar anak itu, dia akan memanggil bantuan dari perguruannya" ucap mahesasura, belasan orang mengejar indira ke hutan.
di dalam rindangnya daun pohon-pohon di hutan indira menyelamatkan diri, berlari sambil menghilangkan hawa keberadaanya. tidak disangka ada pendekar yang membantu mereka.
merasa tidak punya kesempatan lagi indira menuju ke sebuah gubuk yang telah di tinggalkan, sambil mengumpulkan nafas. indira terkejut karena di dalam gubuk itu ada 2 orang yang sedang istirahat.
"siapa kau?" tanya seorang laki-laki
"kalian harus cepat pergi dari sini karena ....." indira pingsan sebelum menyelesaikan kalimatnya
"sepertinya ada yang melukainya hingga dia terluka cukup parah" seorang perempuan mengemukakan pendapatnya.
tak berapa lama berselang munculah beberapa orang memasuki gubuk tersebut, sambil membawa golok. sosok 2 pendekar itu adalah abirama dan anjani
brakkkk.....
pintu gubuk tersebut terlempar karena di tendang oleh perampok.
"kalian ada urusan apa dengan gadis ini?? " bentak perampok itu.
"kalian nampaknya belum pernah di hajar " sahut anjani.
kemudian anjani melumpuhkan 5 orang perampok itu dengan beberapa pukulan
"siapa kalian??" tanya abirama
"kami adalah perampok kebo ireng, kalian tidak akan selamat jika membunuh kami" sahut perampok itu dengan angkuh.
"kalian pikir kalian yang terkuat ya" anjani membunuh keempat perampok dengan pisau di sabuknya.
" ampuuun pendekar ampuni nyawaku"
"sekarang kau ke tempat ketuamu bilang ke empat rekanmu telah ku habisi, ku tunggu kalian di sini" kata anjani dengan lantang.
***
mahesasura sedang bercengkrama dengan beberapa pendekar berbaju hitam.
"ah kalian datang juga, para jagoan teratai hitam" mahesa sura menyambut pendekar itu
"ah senior bisa saja memuji kami" kata pendekar pertama yang tidak lain adalah hutasena dijuluki sebagai pendekar jarum api
"barang yang kalian minta sudah kami sediakan, apakah kalian membawa emasnya??" mahesasura membuka transaksi.
"selalu tanpa basa-basi seperti biasa dasar kerbau tua, aku suka gayamu" sahut seorang pendekar perempuan yaitu gitasena di juluki sebagai pendekar kalajengking.
"aku tidak mau menyia-nyiakan waktu kalian yang berharga dengan berbasa-basi."
"ini adalah sobekan kitab raja kegelapan, kalian boleh memilikinya dengan harga 1000 keping emas"
"pantas kau menguasai rengka gunung ilmu yang amat langka"
"aku mendapatkan ilmu itu dari kitab ini. sebagai bukti keaslian kitab ini"
"baiklah ini uang yang aku janjikan" hutasena melenparkan uang ke arah mahesasura.
kemudian di ikuti dengan mahesa sura memberikan kitabnya ke gitasena.
seorang anak buahnya yang kembali menghampiri mahesasura dengan terburu-buru
"ketua ada pendekar yang melindungi murid pedang langit" dengan nafas tersengal sengal pendekar itu menyampaikan pesan
"mana yang lain bukankah kalian tadi bersama-sama"
"mereka semua Tewas bos"
"dasar sampah..., "