Babad Jawa

Babad Jawa
Chapter 20 Pelajaran Yang Nyata



Setelah beberapa bulan belajar kekuatan ruh lintang akan belajar transfigurasi ruh adalah kampuan untuk mengubah wujud dari proyeksi ruh, biasa digunakan untuk mengecoh atau bertahan maupun menyerang.


tranfigurasi ruh sebenarnya adalah tehnik untuk mengungkap wujud sejati dari ruh, wujud asli dari ruh menyesuaikan dengan kepribadian yang dia miliki dan tidak dapat diubah setelah terbentuk.


dalam hal ini ardhan memiliki wujud seekor kura-kura giok.


"hari ini kau akan belajar mengenal lebih dekat tentang dunia ruh"


"baik guru"


ardhan membawa lintang ke hutan ruh halimun salak. hutan ini cukup jauh jika ditempuh di dunia fisik namun di dunia ruh hutan ini cukup dekat. melalui beberapa pintu masuk dunia ruh sampailah mereka ke hutan halimun salak.


"hari ini kau akan berlatih bertahan dengan melawan beberapa ruh yang menghuni hutan ini"


"roh seperti apa guru, sebagian besar roh yang ada disini adalah ruh tersesat roh orang yang meninggal dengan tidak tenang dan beberapa ada ruh buas ruh siluman yang hidup di dunia ruh dan ada ruh dewa roh yang merupakan penghuni asli dunia ruh ini, hindari mereka sebisa mungkin"


beberapa lama berjalan mereka bertemu dengan roh tersesat wujud mereka benar-benar mengerikan.





ciri khas dari mahluk-mahluk ini adalah wujud fisiknya yang memiliki ciri seperti manusia


roh buas lebih mirip hewan buas secara fisik






kedua jenis ruh di atas dapat di bunuh dengan bebas membunuh mereka akan membersihkan dunia ruh dari hal jahat, kedua jenis ruh diatas sering mencelakai siapapun bahkan mereka kadang disebut hantu, ruh jahat dan lain sebagainya ketika muncul di dunia manusia.


sedangkan ruh dewa memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan telepati atau secara verbal mereka memiliki bentuk yang benar-benar menakjubkan. dan jelas berbeda dengan kedua jenis ruh di atas


sekali - kali jangan pernah mengusik mereka atau mengganggu mereka, kekuatan mereka benar-benar di luar nalar manusia. jika memang terpaksa pastikan kau bisa membunuh mereka atau kau akan menyesal






(gambar-gambar di atas diperoleh dari internet jika harus di hapus saya akan menghapusnya dengan senang hati, tujuan dari gambar-gambar di atas untuk memvisualisasikan penggambaran karakter).


"guru wujud ruh dewa ini di dunia manusia bagaimana?"


"roh para dewa ini ketika di dunia manusia , merekalah yang disebut sebagai para dewa, mereka mampu mengubah wujud fisik mereka secara alami. bahkan beberapa orang tersesat menyembah mereka untuk mendapatkan hal yang mereka inginkan"


"guru satu pertanyaan lagi apa yang terjadi ketika ruh dibunuh?"


"ruh pada dasarnya adalah energi hidup entah bagaimana ruh ini tercipta maka ruh ini akan kembali ke sumbernya, aku pun tidak tahu pasti"


roh penasaran tiba-tiba menyerang, lintang yang tidak siap terkena cakaran mahluk itu.


sebuah tendangan dari lintang mengenai tubuh mahluk itu dan tersungkur. namun mahluk itu segera berdiri.


ardhan membiarkan mereka bertarung dan mengamati mereka dari jauh. ardhan sengaja membuat lintang mengalami pertempuran langsung dan menemukan sendiri cara mengalahkan mereka.


"kau tidak akan bisa membunuh mereka dengan serangan fisik, itu hanya membuat mereka semakin kesal, kau harus melakukanya seperti ini"


tangan ardhan di lapisi semacam cakar kura-kura transparan dan menikamkanya ke kepala roh itu.


roh itu pun hancur dan berubah menjadi cahaya.


"ini namanya transfigurasi ruh adalah tehnik ini kau dapat mengubah energi yang kau punya menjadi organ roh mu"


mendengar penjelasan ardhan lintang tambah bingung.


"apa maksudmu guru aku tidak paham"


"anggap saja seperti menumbuhkan kaki atau tangan dari energimu"


wajah lintang sedikit tercerahkan


"kau tidak bisa menyerang mereka dengan serangan fisik biasa kau harus menghancurkan kepala mereka, namun disini tidak ada senjata maka yang harus kau lakukan adalah menggunakan energi dalammu untuk membuat senjata untuk menyerang mereka tehnik ini namanya transfigurasi energi"


cara menggunakanya adalah dengan membayangkan hewan atau mahluk apa saja yang ada di benakmu dan tampilkan dia seperti melakukan proyeksi ruh.


beberapa kali lintang mencoba namun selalu gagal, hal ini membuat konsentrasinya semakin terpecah.


"mungkin kita lanjutkan besok saja dihutan ini ketika malam ruh penasaran akan memiliki kekuatan 3 kali lipat"


"baik guru" jawab lintang dengan lesu


mereka pun hendak kembali ke dunia fisik. ketika ardhan telah melewati gerbang, tiba-tiba seekor burung raksasa menyambar dan membawa lintang ke udara. mahluk itu membawanya ke suatu tempat. lintang tidak bisa berbuat banyak karena dia belum menguasai tehnik transfigurasi.


lintang di bawa ke suatu tempat yang asing tanpa bisa melawan lintang hanya bisa terpikir bagaimana caranya lari dari burung ini.


lintang di bawa ke sebuah tempat di puncak gunung, tempat itu terlihat ada beberapa reruntuhan bangunan dan batu-batu yang cukup besar melayang seolah tidak ada gravitasi. lintang diletakan di sebuah penjara yang terbuat dari tulang rusuk mahluk raksasa sangat kokoh.


kemudian burung itu berubah menjadi manusia.


"akhirnya kutemukan juga...."


"baumu seperti dia.... pendekar pedang cahaya"


"siapa pendekar pedang cahaya aku tidak mengenalnya"


"jangan berbohong kepadaku, siapapun yang hidup di jaman itu pasti mengenalinya"


"aku serius.... aku bahkan tidak tau apa yang kau bicarakan"


orang asing itu menatap ke arah lintang dengan tajam dan sedikit kaget...


"mungkinkah.... hahaha"


"mungkin apa, lepaskan aku dari sini"


"kau dilihat dari manapun terlihat mirip sekali dengannya apa mungkin kau keturunan dari dia"


"apa maksudmu.... ayahku bernama abirama pendekar pedang bayangan julukanya, kurasa kau salah orang"


"bukan anak muda, dia bukan ayahmu setidaknya bukan ayah kandungmu jika demikian kemungkinan besar dia telah mati"


lintang pun terdiam tanpa bisa memberi argumen untuk menyanggah pernyataanya.


"bangsuutttt...... dasar singa kampung puluhan tahun aku menunggunya ku rasa dia sudah mati..." ucap pendekar itu


orang asing itu terlihat sedih dan terlihat banyak sekali rasa penyesalan yang tercermin dari matanya.


"sudah ku bilang jangan selalu mengorbankan dirimu untuk orang lain suatu saat akibat buruk pasti kau terima........"


lagi-lagi lintang hanya bisa terdiam dan mulai memikirkan apa yang dikatakan pendekar itu.


"siapa namamu nak??"


"namaku lintang, tolong lepaskan aku dari sini"


dengan sekali gerakan tangan tulang-tulang itu terhempas.


"aku akan memberikanmu sesuatu nak ini adalah benda yang harusnya ku berikan ke ayahmu dulu namun sepertinya sudah terlambat"


sebuah mutiara berwarna biru masuk kedalam kepala lintang.


"dan jika kau kesulitan di dunia ruh ini kau dapat memanggilku kalau tidak sibuk aku akan datang membantumu cukup ucapkan Nazarius di cincin ini"


sebuah cincin diberikan ke lintang.


nazarius pun mengantar kembali lintang ke tempatnya semula. dan lintangpun kembali ke dunia nyata. disana ia menceritakan apa yang baru saja di alaminya.


ardhan pun menjelaskan siapa nazarius, dia adalah salah satu roh dewa, dia mampu berkomunikasi dengan manusia adalah buktinya.


kemudian ardhan bertanya kembali tentang siapa yang dimaksud pendekar cahaya. pendekar cahaya adalah salah satu pendekar dengan kisah penyelamatan paling epik di jawa.


"jika harus ku ceritakan kisahnya itu akan memakan waktu yang sangat lama dan kurasa kau akan mengetahui kebenaran ini satu-persatu ku rasa aku tahu sekarang kenapa surya sampai repot-repot menjadikanmu murid, hahaha".


beberapa jam di dunia ruh tidak sampai satu jam di alam fisik. ardhan segera meninggalkan ruang meditasi.


***


perjalanan ke kalingga rombongan maman sudah hampir setengah perjalanan. namun hal tidak terduga terjadi seekor siluman dengan setinggi 30 meter menghadang perjalanan mereka, seorang manusia berada di pundak siluman itu.


melihat pemandangan ini badak segera berhenti karena takut.


"kalian serahkan barang dagangan kalian atau mati"


"bagaimana kalau tidak keduanya " celetuk kinanti


"kak dia buronan kalingga namanya ucup keling nilai hadiahnya 20 keping emas" utina berbisik kepada kinanti


"kau wanita kurang ajar lebih baik kau memasak saja di rumah geblek....."


"lu aja geblek... ku rasa kau belum punya istri karena wajahmu jelek..." kinanti membalas


"bacot..... anjayyyy, kau sepertinya bukan wanita baik-baik kenapa tidak melayaniku"


"emang kau kuat hah.... istri aja belum punya koplak...." mendengar jawaban kinanti ucup keling naik pitam dengan wajah memerah.


"sudahlah mari kita habisi saja rombongan ini" ucap salah satu perampok.


"serang.... !!!!" ucup keling memekikan suara tanda serangan di mulai.


puluhan perampok melompat dari pundak raksasa itu dengan senjata lengkap. selain kinanti, utina dan indira beberapa orang penjaga yang dibawa maman segera mengangkat senjata dan mulai bertarung.


beberapa pemanah di atas pundak raksasa melesatkan anak panah untuk melumpuhkan penjaga yang di bawa maman. suliwa berada di dalam kemah yang ada di atas punggung badak mengambil senjata dan membantu sebisanya dengan keadaanya yang terbatas.


kinanti mulai mengeluarkan jurusnya untuk menghabisi setiap perampok yang ada di sekitarnya.


pergerakan yang lincah dan permainan cakram yang sangat ahli membuat para perampok hampir mustahil menyentuhnya.


sedangkan utina dan indira berfokus melindungi sulawi dan maman yang keadaanya kurang bisa mwndukung pertempuran. beberapa alat yang dibawa utina seperti bom, suriken dan ketapel menjadi senjata andalan utina karena keahliannya adalah membuat jebakan dan senjata taktis.


indira menggunakan jurus pedangnya untuk menyerang dan menghalau musuh yang mendekat. beberapa perampok dapat di lumpuhkan namun hal mengejutkan terjadi ucup keling menyerang indira dan utina.


"ajian air tehnik kabut " kabut yang sangat tebal muncul dan membuat pandangan menjadi terhalang.


ini gawat tehnik yang menghalangi pandangan adalah lawan alami dari pengguna jurus jarak jauh seperti mereka pertarungan ini akan menjadi sulit, pikir kinanti.


dari arah yang tidak disangka serangan palu mengenai indira meskipun sempat menangkis dengan pedang melemparnya ke arah hutan.


tak begitu lama berselang jaring besi mengnangkap utina.


tehnik kabut ini benar-benar menjadi masalah yang besar. kinanti harus segera menemukan pengguna tehnik ini atau keadaanya akan menjadi semakin gawat.