Avoid Differences

Avoid Differences
Episode 9



"itu...gua..kan?"


"BYUURR!" seketika anak anak lain datang menghampiri Riko kecil itu dan menyiramnya hingga ia basah kuyup.


Riko kecil pun tak berkutip dan hanya mengusap air yang menutupi penglihatannya.


"Riko! ayo masuk!" panggil ka Miki kecil.



sekejap Riko pun mengarahkan pandangannya ke arah ka Miki lalu menatapnya sinis.


"Cih..Riko masih mau di luar!"


"hmmph?ya udah..."


sesaat Riko pun mengepal tangan dan menarik nafas. Riko pun mulai tersenyum seolah sedang berbicara dalam hatinya.


"hah? kenapa dia..maksudnya kenapa gua waktu itu senyum ya? gua....lupa.." batin Riko lalu segera berbalik.


sesaat tanah yang di injak Riko pun berubah menjadi air. "eh? sudah waktunya ya?" ucap Riko lalu menyelam ke dalam air itu dan jatuh ke tempat kakak kakaknya berada.


"gua ga nyangka..." ucap ka Vino terlihat sangat serius.


"hah? mungkin ka Vino dan yang lain juga ngerasa kayak gua kali ya.." batin Riko.


"GUA GA NYANGKA WOY!! PAS GUA TENGGELEM TADI HP GUA KEMASUKAN AER..TRUS GA BISA NYAL..."



kriiiiik...kriiiik..krik..krik..



"sialan..manusia di sini ga ada serius seriusnya..." batin Riko.


"cih..salah banget gua udah ngarap ama mereka.."


"tunggu..sekarang kita udah di tempat yang beda ama yang tadi.." ucap ka Nadin memperhatikan sekeliling.


"gua ga liat apa ap.."


"hahaha benar sekali,..kalian sekarang telah berada di level dunia yang berbeda..cara kalian keluar dari sini pun tetap sama dengan.."


"suara itu lagi..hmm..pasti smua gak denger kecuali gua..dan maksud dari menggunakan cara yang sama itu kan..cara yang sama dengan sebelumnya berarti..."


"KA NADIN CARI DI MANA ADA JIMAT! TRUS KASIH TAU RIKO!"


"KA NADIN KASIH TAU KA MIKI DAN KA VINO KALAU ADA YANG NYERANG!"


"RIKO AKAN CABUT JIMATNYA..ITU CARA KELUAR DARI SINI!!!" teriak Riko pada semua kakak kakaknya.


"hahah..baru kali ini sih gua setuju ama si Robot..dan baru kali ini gua sadar dia ada gunanya juga yak!" ucap ka Vino lalu bergegas maju ke depan bersama Miki.


"VINO BAWAH!"


"BUM!"


"VINO SAMPING!"


"BUM!"


"BUM!"


"VINO ATAS!"


"BUM!"


"VINO BELAKANG!"


"BUM..!"


"VINO..udah..huft capek gua teriak teriak mulu.." keluh ka Nadin.


"hohoh..ga nyangka gampang ban.."


"VINO SAMPING!"


"BAM!!" sesaat Miki menjadi perisai Vino.


"dan..BUM!"


"gua udah bener bener paham sekarang!"


"maksud menjadi satu..berdasarkan kekuatan masing masing..!"


"ka Nadin berfungsi sebagai PENGLIHATAN"


"ka Miki untuk PERISAI dan PERLINDUNGAN"


"ka Vino sebagai SENJATA atau PENYERANG"


"dan gua sebagai PENDENGARAN!"


"kalau kita bisa kerja sama kita pasti bisa kluar dari sini.."


"yah..mungkin kadang mereka nyebelin..suka manfaatin gua..suka manas manasin rumah..suka nyuruh nyuruh..suka cerewet..berisik..



"klu di jelasin mungkin bisa ampe satu album bahkan dua.."


"tapi..mereka juga bisa di andalin kok..ehe.. tinggal dari kita nya aja.."


"POKOKNYA GA BOLEH ADA YANG BERGANTUNG SATU SAMA LAIN! KALI INI FOKUS AMA TUJUAN MASING MASING!"


"KA NADIN! DAH DAPET BLOM JIMATNYA!"


"sebentar..mungkin ada di..."


"itu jembatan kah? iya itu jimatnya ketempel di pegangan jembatannya!"


"RIK DAPET RIK! DI SISI KIRI DEPAN UJUNG TEMPAT INI!"


"OKEH GUA KE SANA! KA MIKI!...