Avoid Differences

Avoid Differences
Episode 17



"KENAPA!! INI KENAPA!?"


"pertama kita harus teleport!!!" kata Louis menekan tombol di layar elektronnya.


"barley!! jelaskan padaku apa yang sebenarnya terjadi!!" teriak Louis dengan nafas terengah engah.


"tuan muda..spertinya ada masalah di hutan tempat monster monster junggle tinggal , itulah sebabnya mereka meninggalkan tempat tinggal mereka namun.."


"kita harus segera melakukan sesuatu sebelum mereka sampai ke pusat kerajaan!!"


sesaat Riko dan kakak kakaknya pun mengendap ngendap untuk melarikan diri.


"ayolah..aku tak ada urusannya dengan in.." batin Riko namun.


"Riko!! kau harus ikut!"


"he!?"


"karena di sana tempat kita akan mengadakan festival perayaannya..!"


"RIKO AYO BERGEGAS!" teriak ketiga kakak Riko yang sudah siap di tempat teleport.



"BODOH! TADI MEREKA INGIN MELARIKAN DIRI!" batin Riko saat melihat kakak kakaknya.


"cih..dasarrr!!" batin Riko lagi lalu Louis pun menarik tangannya.


"lagi pula ini juga termasuk quest kan?"


"cih! aku sama skali tak ada urusannnya dengan ini!!" batin Riko lagi membuang muka .


"baiklah..kita berangkat..!" kata Louis menekan layar elektronnya .


tak lama kemudian ,


"RIKOOO!!! LU MAJU DULUAN DAH!!" teriak kakak kakak Riko panik lalu melarikan diri dan meninggalkan Riko.


"HE!?" ucap Riko terkejut saat ketiga kakaknya mendorongnya ke hadapan gerombolan monster junggle .



"HUEE!? SIALAN!! PENGHIANAT! GUA DI TINGGAL!"


namun karena takut ,



satu persatu monster di tebas oleh Riko.


"TRING!"


"bunyinya kayak notifikasi di hp gua..!apaan nih?.." seketika muncul pemberitahuan peningkatan stats ,


"eh? apaan nih?" tanpa pikir panjang Riko pun menekannya dan seketika Katana Riko menjadi lebih Ringan dan gerakan Riko pun menjadi lebih lincah .


"wah jadi ini efek peningkatan skill dan stats nya..ini jadi lebih mudah! hieheh..!"


"HIAAA!!!!" teriak Riko lalu melompati pepohonan yang berada di sekitar para monster itu dan menebas mereka satu persatu..



"hieheh.."


"saatnya balas dendam.." batin Riko



"baiklah selanjutnya siapa yang ingin ku tebas?..heheh.."


"terima kasih banyak Riko..kau sudah menghabisi semuanya sebelum para petualang lainnya sampai.." ucap louis mengalihkan perhatian Riko.


"cih..tapi..apa yang membuat mereka keluar dari tempat tinggal mereka? bukankah itu ada alasannya?"


"itulah yang sedang kami selidiki.."


"woah..stats ku meningkat..apa aku mendapat kemampuan tambahan sperti dalam game?"


"woah.."


"skill \= katana dengan serangan jarak jauh"


"woah itu semacam tebasan tidak secara langsung bukan..woahh!"


"hey itu tidak adil!" ucap ka Nadin


"hmm? ada apa? heheh apa kau mau jadi bahan percobaan?"



"ti..tidak!"


"oh aku lupa memberitahumu..pertama tama kau harus tau apa gunanya stats yang kau miliki dan skill yang kau gunakan.."


"eh? cih..aku tak mau!"


"sudahlah..Riko apa kau mau beristirahat untuk melihat festival malam nanti?"


"boleh..aku pun ingin menjelajahi dunia dan kerajaan aneh ini.."


"hahah kalau begitu ikut aku.." ucap Louis menarik tangan Riko dan membawanya ke pusat kerajaan.


sementara kakak kakak Riko?


tentu saja mereka sibuk meningkatkan stats mereka yang sudah jauh tertinggal di bawah Riko.


"cih! dia curang!" batin ka Nadin berusaha mengendalikan tongkat sihirnya ,


"hmm...kekuatanku air? apa aku bisa mematikan api milik Vino? hieheh" batin ka Nadin berniat jahil namun.


"hahah Vino coba liat ke sinn!!" tanpa pikir panjang , Nadin pun mengeluarkan air dari tongkat sihirnya namun.


"BYUR!"


"RILL!!?"