Avoid Differences

Avoid Differences
Episode 12



"LOH!? DIAKAN!!?"



"perkenalkan , ini tuan muda Louis... dia adalah pewaris di kerajaan selanjutnya."


"itukan anak yang tadi ngikutin gua! berarti dari awal dia udah tau kedatangan gua dan kakak kakak gua..yang bener!?"


"hahaha..maaf..sedikit mengejutkan yah?"


"sdikit??..sdikit dari mananya cobak..!"


"sebenarnya aku sengaja menabrak dan membuat suara keras tadi , agar kau menyadari keberadaanku.."


"lah..gimana dengan orang yang dia tabrak, gak nyadar apa dia ni "pangeran.."


"ehe..maaf, apa aku mengagetkanmu?"


"SUANGAT..!"


kenalkan namaku louis.." kata anak itu lalu mengulurkan tangannya.



"jadi dia pangeran fuh..dunia aneh ini benar benar Rumit!!!..banyak hal mengejutkan yang terjadi di sini..tapi.."


"RIKO! KOK LU DIEM DIEM AJA SIH..!" bisik ka Nadin ,


"dari tadi sbenernya gua ngejawab..fyuh.."


"RIKO!?"


"kenapa sih!?"


"lu gak syukur banget sih! di dunia kita pangeran tuh sama dengan anak presiden tau gak!"


"gua udah tau,.gak perlu di jelasin..lagian matre banget sih jadi orang.."


"sialan gua di kacangin..hmph.." kata ka Nadin membuang muka.


"hahah..ternyata orangnya dingin yah.."


"gak perlu di bilangin sambil senyum kali, gak ikhlas banget.."


"ya sudah,..kalau begitu aku akan menemani kalian dalam perjalanan quest hingga tahap akhir , kalian akan menghadapinya sendiri.."


"loh..kok gua kenal suara Ringan ini ya.."


"hua...di temenin pangeran..huhu..tapi dia kan seumuran Riko..cih mana bisa sih gua suka ama orang yang lebih muda dari gua.."


"HEEE?!?!? MASA IYA?!?" teriak kakak kakak Riko bersamaan.


"dasar matre.."


"ya sudah kalau begitu..silahkan,.." kata barley mempersilahkan Riko dan kakak kakaknya keluar kantor itu dan masuk ke dalam kereta kencana .


"puft..kalo di pikir kereta kencana itu mirip delman yak.." batin Riko saat menaiki delman..eh kereta kencana yang di sediakan Louis dan Barley.


"hmm..kerjaan? jadi pasti isi istananya para bangsawan yang..klu gua liat liat di film film..SUPER SUOMBONG..."


"hey? apa tadi aku mengagetkanmu?" tanya louis yang tiba tiba saja berada di samping Riko.


"HE!? SEJAK KAPAN?!"


"hahah..apa aku mengagetkanmu lagi..?"


"ti..tidak.."


"duh..gua grogi banget karna jarang bicara ma orang laen...apalagi laki..cih.." batin Riko membuang muka.


"mm..apa kau sudah pernah melihat bangsawan sebelumnya?" tanya Louis berusaha mencairkan suasana.


"yang benar saja..akukan belum pernah ke tempat ini sebelumnya.."


"oh..begitu ya? kalau begitu kau dari mana?"


"gua heran..kalau dia gak tau gua dari mana trus gimana dia tau kedatangan gua..?"


"oh gua dari..."


"RIK..udah sampai nih turun yok..!" panggil ka Nadin


"hai..silahkan masuk..kalian di persilahkan memilih dua kamar kosong di lantai dua.." kata seorang bangsawan lagi yang datang dari gerbang masuk istana .


"woah.."


"AAAA! AMPUN DIA GANTENG BANGET!!!!" batin ka Nadin saat melihat bangsawan itu.


"perkenalkan..namaku Rill..aku merupakan kakak dari louis , dan aku di tugaskan mengawal dan memandu kalian ke kamar yang yang akan kalian tempati.


"huhu..gua pen nangis..guanteng banget..gua mimpi kah.." batin ka Nadin di lorong istana .


""istana..ini persis dongeng dongeng..tapi..".


"krieeek..." terdengar bunyi pintu dari ruangan di samping Riko ,


"eh?! itukan!"