Avoid Differences

Avoid Differences
Episode 19



"apa itu suara Rill?" batin Riko


"hey! Riko! ayolah! tunggu apa lagi..aku akan menunjukkanmu sesuatu yang hebat..!" teriak Louis..namun lagi lagi Riko tak menghiraukan perkataan Louis dan tetap berusaha mencari asal suara itu.


"lepaskan aku!!" teriak Rill dalam gang sempit dan kecil .


"hahah..dasar bangsawan! berikan aku semua yang kau miliki!" perintah berandalan itu menguras Rill.


"cih! aku tak akan mau memberikan hartaku barang sedikit pun pada rakyat jelata menjijikan sperti kalian!!" jawab Rill sombong.


"sudah ku duga.." ucap Riko yang ketika itu muncul .


"anak itu lagi! apa kau pikir aku akan takut dengan anak perempuan lemah spertimu!"


"cih..apa kau ingin aku memenggal kepalamu? atau apa kau ingin aku menebas tanganmu yang tersisa?"


"maaf..tapi aku tak akan memberimu kesempatan memilih!"


"SPLASH!"


"tidak buruk.."


"bagaimana bisa? bukankah ia belum mendekatiku.."


"payah! itu saja kau tidak tau..!"


"apa dia seorang petualang!"


"ya benar!" kata para berandalan itu lalu seketika menghilang di gang terpencil itu.


"mereka menghilang?! bagaimana bisa?"


"terima kasih.." ucap Rill bangun dan menatap Riko dengan tatapan kagum.


"cih..dasar bangsawan sombong!" batin Riko lalu segera pergi meninggalkan Rill.


"wah..apa itu tadi? itu sangat hebat..!" batin Rill yang masih kagum terhadap Riko.


"Hoh! Riko! akhirnya aku menemukanmu! dari mana saja kau! bukankah kita har.."



"aku..tidak..pe..du..li!" balas Riko cuek.


"cih..malah gua harap gak pernah ketemu ma penghianat di sini!"


"gua rasa karena Rill gua udah bener bener benci bangsawan.." batin Riko lagi lalu sekejap melirik louis dan pergi meninggalkan mereka semua.


"aku berharap ada sesuat.."


"hiks..hiks..ibu..ayah.." terdengar tangisan dari gerombolan orang yang sedang sibuk menikmati festival.


"hey! apa kau tersesat?" kata Louis yang ternyata sudah lebih dulu menolong anak itu.


"hiks..iya.."


"pasti kau terpisah dengan ayah dan ibumu bukan?"


"hiks..iya.."


"hahah..jangan menangis..aku janji akan mencarikan orang tuamu!"


"hmm..bukankah dia seorang bangsawan?" batin Riko ketika melihat louis.


"ibu!!" teriak anak itu ketika seseorang datang


"eh..maafkan aku jika anakku menyusahkanmu.."


"oh..tidak apa apa..janga.."


"lambang itu! kau pasti keluarga kerajaan! maafkan aku karena sudah lantang!" ucap orang itu menunduk dan semua orang pun menatap ke arah Louis.


"oh..tidak apa apa..aku sama sekali tidak.."


"itu benar sekali..kau sudah sangat lantang terhadap seorang pewaris kerajaan!" sambung Rill yang tiba tiba datang .


"BODOH! apa yang dia lakukan! ia hanya memperburuk keadaan!" batin Riko memperhatikan sekeliling.


"sungguh..aku benar benar minta maaf!"


"tidak apa apa kok! kak! apa yang kau lakukan!" balas Louis.


"cih..bodohnya aku sudah menyelamatkan bangsawan sialan itu tadi!"


"aku harus melakukan sesuatu.." seketika Riko pun melirik seorang nenek yang mengenakan Jubah hitam .


"nek..aku akan membayarmu..bisakah aku menyewa jubah hitammu itu?"


"hohoho..tentu saja..ambillah"


"baiklah terima kasih.."


"kak! apa yang kau lakukan!" ucap Louis kesal pada Rill yang saat itu mencampuri urusannya.


"aku? tentu saja aku membelamu?" balas Rill merasa tak bersalah ,


seketika seseorang berjubah pun lewat dan menyambar koin hasil Quest yang Louis bawa.


"HEY! KOINKU!"