
"tapi apa gak apa apa nih kalo misah?"
"yah enggak lah..kita harus sama sama..karna di tahap terakhir , pasti Rintangannya bakalan sama dengan awal..mungkin bedanya karna tambah susah aja gitu..." usul ka Nadin.
"yah kalau begitu VINO! WOYY! LU JAN PERGI SENDIRI! SEKARANG KITA MUSTI NYARI TEMPAT TINGGAL DULU NEH!" teriak ka Nadin lalu menarik Kerah baju Vino dari belakang.
"iya iya!"
"hmm..ini kan dunia kayak di film film itu..berarti pakaiannya juga pasti bakal aneh aneh banget.." batin Riko memperhatikan sekeliling.
"BRAK!" terdengar suara keras dari belakang Riko,
"eh?"
"maaf maaf..tidak sengaja!"
"tu anak kenapa? kok dia liatin gua sih.." batin Riko saat melihat anak lelaki itu menatapnya sesaat lalu kembali mengalihkan pandangannya sperti tersipu malu.
"hmm..tapi..."
"permisi apa di dekat sini ada Vila yang bisa di tempati?" tanya ka Nadin pada seorang pedagang di pusat pasar.
"woahh..bener bener..kayak di anime..apa sih namanya..DUNIA PARALEL!" kata ka Miki yang merupakan wibu tingkat dewa.
"aw!..ma..maaf..maaf.."
"lha? anak itu lagi? dia ngapain sih? kok kayaknya dari tadi ngikutin gua..?" batin Riko saat menyadari anak lelaki itu mengikutinya.
"lagi ada yang gak beres..fyuh.."
"Rik! cepetan!! Vilanya udah dapet nih.."
"oh..i..iya iya.."
Riko dan kakak kakaknya pun segera masuk ke dalam vila namun.
"he..orang orang di sini klihatannya persis berandalan yang biasa di film film.." batin Riko saat melihat semua orang di dalam Vila menatapnya dengan tatapan sinis.
"ehe..habisnya..ini kan Vila yang paling murah di sini..yah jadi gak pa apa kan yah..hehe.." ucap ka Nadin mengecilkan suaranya.
"sebenarnya sih kita masih ngutang! jadi sekarang kita harus cari uang nih!" bisik ka Nadin lagi.
"kenapa orang orang natapnya sinis banget gitu sih!?" gerutu ka Miki selagi melihat sekeliling.
"yah mungkin karna baju kita kan modern banget..fyuh..jadi kita pertama tama harus nyari baju dulu nih.."
"wish..ada quest!! hadiahnya ccok banget nih buat kita!"
"ya udah..mm..tapi gimana cara milihnya sih.." tanya ka vino meraba raba kertas quest .
"kalian yang di sana..!" panggil seorang pelayan.
"kalian petualang baru ya?"
"petualang?" tanya mereka bersamaan.
"oh..iya iya.." jawab Riko tanpa pikir panjang.
"owh..kalau begitu ikuti saya.."
"hah? mm..gua makin ngerasa ini aneh banget huhu.."
"silahkan masuk.."
"oh..jadi ini ya? empat orang yang di sebut sebut louis?" kata seseorang yang membelakangi meja kantor seperti seorang bos.
"ha? dia udah tau..?"
"iya..kami terjebak di dunia ini dan kami sedang berusaha mencari jalan keluar!" kata ka Vino dengan tegas dan sedikit (sok keren).
"owh..jadi begitu ya..tidak kah kalian berpikir untuk sedikit bersenag senang di dunia fantasy ini?" tanyanya lalu berbalik.
"sepertinya aku harus menjamu tamuku terlebih dahulu..perkenalkan namaku barley.. aku adalah pemimpin para petualang di kerajaan ini.."
"nama macam apa itu..itu persis di dongeng dongeng..pufth.." batin Riko berusaha menahan tawa.
"dan kalian juga akan ku perkenalkan dengan pangeran kerajaan yang akan menjadi pewaris di kerajaan selanjutnya.
"LOH!? DIAKAN!?"....