
"DI SAMPAIKAN KEPADA SELURUH SISWA UNTUK BERKUMPUL DI AULA UTAMA SEKARANG JUGA! SEKALI LAGI DI--" terdengar pengumuman dari ruang penyiaran.
Riko pun bergegas mengemasi barang barangnya dan menuju ke Aula utama sekolah.
"hmm? tumben banget hari gini di suru ngumpul.." batin Riko di pintu depan aula, "hues..ada si dingin.." sindir Karina pada Riko.
namun Riko hanya menatapnya sebelah mata dengan tatapan sinis dan segera mencari tempat kosong.
"Riko! sini sini!" panggil Zein teman sebangku Riko. Riko pun menurutinya dan duduk di samping Zein.
"eh Rik! lu tau gak kenapa kita ngumpul?" tanya Zein berusaha mencairkan suasana. "gak.." jawab Riko cuek.
"hohoh..lu tau gak..denger denger nih..sekarang lagi ada penyebaran wabah--" namun Zein di sela Karina yang ternyata duduk tepat di depan Riko.
"yang bener?!?!? gua mikirnya itu hoax loh!" sambung Karina lalu Riko pun kembali menatapnya dengan tatapan sinis.
"lu tau gak Rik! katanya itu VIRUS ZOMBIE LOH!" ujar Zein menakut nakuti Riko, namun sperti sebelumnya, Riko hanya menatapnya sebelah mata.
"iya iya! gua juga dengernya gitu!" sambung Karina lagi "hmm..masa iya sih.." batin Riko yang tak percaya dengan hal hal fantasi.
lalu Riko pun tak memedulikan Zein dan Karina yang asyik mengobrol.tak lama kemudian, ketua osis pun segera menjelaskan alasan kami berkumpul.
tak meleset dari perkiraan setiap murid. alasan seluruh siswa di kumpulkan adalah karena wabah penyakit mudah menular yaitu CORED-72 .
di sebut sebut sebagai virus Zombie karena penularannya yang begitu cepat, hanya dari udara dan juga alat alat yang di sentuh pasiennya saja.
"sudah kuduga" gumam Riko melipat tangan. lalu karena wabah itupun setiap sekolah di zona merah wabah ini pun di liburkan.
lalu ketos pun memberikan arahan untuk mencegah penyebaran wabah ini lalu mempercepat waktu pulang.
dan sebagai ganti dari pembelajaran yang akan di tunda, seluruh siswa pun di minta untuk memberikan nomor handphone mereka masing masing.
karena seluruh pemerintah mengadakan pembelajaran online bagi seluruh sekolah di kota mereka.
Riko pun menulis nomor handphonenya dan bergegas keluar Aula. di luar Aula, ia di kejutkan dengan orang orang yang mengenakan pakaian serba tertutup sperti asronot.
tentu saja itu adalah para petugas cored yang akan memraktekkan langkah langkah cuci tangan yang baik dan benar, untuk seluruh siswa.
namun Riko pun bergegas melarikan diri dan mengambil sepedanya , tentu saja Riko berusaha menghindari praktek itu, karena Riko sangat tidak suka berada di keramaian.
DI RUMAH
"huft..ga nyangka gua bakal ketemu lagi sama--" kata Riko perlahan membuka pintu rumah "Yow! Robot ga guna!" panggil seseorang yang sepertinya menunggu di ruang depan.
"cih..ya..MUL-TI-FUNG-SI!" jawab Riko mengejanya persuku kata. lalu di susul oleh seseorang membawa penggorengan dari dapur "eh..si robot ga guna udah dateng.." kata orang itu menatap licik ke arah Riko "cih..mata empat.." balas Riko,
"hohoh..ternyata dia udah dateng heheh..RO-BOT-GA-GU-NA" eja orang itu menepuk pundak Riko "hedeh..ya juga KOMPOR" jawab Riko lalu bergegas ke kamarnya,..