As By Inside

As By Inside
Episode 36 : Genk By Inside Menjadi Pengurus



Setelah menghabiskan waktu yang penuh keakraban di rumah Samsul. Samsul, Panca, Dira, May, dan Joko kembali ke lingkungan kampus mereka. Mereka telah menjadi mahasiswa senior yang siap memulai tahun ajaran baru. Namun, kali ini, mereka juga memiliki tanggung jawab sebagai pengurus mahasiswa baru.


Saat pertemuan pengurus mahasiswa baru, Samsul terpilih sebagai Ketua Mahasiswa Baru. Dira, Panca, Joko dan May juga diberi posisi penting dalam struktur organisasi. Mereka merasa bangga dan bersemangat karena memiliki kesempatan untuk membantu mahasiswa baru menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus.


Sebagai pengurus mahasiswa baru, mereka bertanggung jawab untuk memandu dan membantu mahasiswa baru dalam berbagai aspek kehidupan kampus, seperti orientasi, pembagian kelompok studi, dan kegiatan sosial. Mereka merencanakan serangkaian acara yang akan membantu mahasiswa baru merasa lebih nyaman dan terhubung dengan lingkungan kampus.


Samsul, Dira, May, Panca dan Joko berkumpul di ruang rapat pengurus untuk memulai rapat pertama mereka. Mereka duduk di sekitar meja dan saling memandang dengan semangat.


"Gua senang kita bisa menjadi bagian dari pengurus mahasiswa baru ini," ujar Dira dengan senyuman


"Gua juga merasa terhormat," tambah Aji. "Kita memiliki kesempatan untuk membantu mahasiswa baru menemukan tempat mereka di kampus ini."


Samsul mengangguk setuju. "Mari kita mulai rapat ini dengan menentukan agenda kegiatan untuk minggu pertama orientasi mahasiswa baru. Kita harus membuat mereka merasa diterima dan nyaman di lingkungan kampus."


Mereka menggali ide-ide, membuat jadwal, dan mengatur rincian kegiatan. Mereka ingin menciptakan pengalaman yang berarti bagi mahasiswa baru, membantu mereka menjalin persahabatan, dan mengenalkan mereka pada berbagai sumber daya kampus.


Minggu orientasi dimulai dengan semangat tinggi. Samsul, Panca, Dira, Joko dan May dengan antusias menyambut mahasiswa baru dan mengarahkan mereka ke kegiatan-kegiatan yang telah dipersiapkan. Mereka memperkenalkan mahasiswa baru pada fakultas, staff akademik, dan berbagai organisasi dan klub yang ada di kampus.


Selama minggu orientasi, mereka juga mengadakan sesi diskusi, lokakarya, dan permainan interaktif untuk membangun kebersamaan dan semangat tim. Mereka berusaha untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi mahasiswa baru, sehingga mereka merasa didukung dalam perjalanan pendidikan mereka.


Samsul, Panca, Dira, May, Joko berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan nasihat kepada mahasiswa baru. Mereka mengatur sesi mentorship, di mana mahasiswa baru dapat berkonsultasi dengan mahasiswa senior tentang studi, kehidupan kampus, dan tantangan sehari-hari yang mereka hadapi.


Samsul, Panca, May, Dira dan Joko bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat. Mereka menyadari betapa pentingnya peran mereka dalam membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus yang baru. Mereka ingin memberikan inspirasi, dukungan, dan motivasi kepada mereka agar dapat meraih potensi terbaiknya selama masa studi di kampus.


Pada salah satu hari, Samsul mengadakan pertemuan khusus dengan mahasiswa baru yang tampak agak canggung dan ragu-ragu. Dia membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali memasuki lingkungan kampus, serta bagaimana dia berhasil melewati masa-masa sulit tersebut. Dia berbicara dengan tulus dan membuka diri untuk menginspirasi mereka.


"Aku tahu rasanya menjadi mahasiswa baru. Awalnya, aku merasa canggung dan tidak yakin. Tapi, di sini, kalian tidak sendirian. Kami, sebagai mahasiswa senior, siap untuk membantu kalian melewati masa-masa sulit ini," ucap Samsul dengan penuh semangat.


Kata-kata Samsul membuat mahasiswa baru tersebut merasa terhibur dan dihargai. Mereka merasa bahwa mereka memiliki keluarga baru di lingkungan kampus ini. Kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Samsul, May, Panca, Dira dan Joko telah menciptakan lingkungan yang inklusif dan hangat, di mana mahasiswa baru dapat tumbuh dan berkembang dengan percaya diri.


Selama beberapa minggu, Samsul, May, Dira, Joko dan Panca terus melibatkan mahasiswa baru dalam kegiatan-kegiatan kampus. Mereka membantu dalam mengorganisir seminar, workshop, dan pertemuan inspiratif. Mereka juga mengenalkan mahasiswa baru pada kesempatan magang, program pertukaran pelajar, dan proyek riset yang dapat meningkatkan pengalaman akademik mereka.


Tak lama kemudian, keakraban dan kebersamaan di antara mahasiswa baru dan mahasiswa senior semakin terasa. Mereka saling bertukar pengalaman, saling mendukung dalam studi, dan membentuk ikatan persahabatan yang kuat. Kehidupan kampus menjadi lebih hidup dan penuh semangat dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa baru dan mahasiswa senior.


Saat tahun ajaran baru berakhir, Samsul, Dira, May,Joko dan Panca merasa bangga dengan apa yang telah mereka capai sebagai pengurus mahasiswa baru. Mereka melihat bagaimana mahasiswa baru telah tumbuh dan berkembang menjadi individu yang lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.


Pada hari terakhir orientasi, suasana di kampus penuh kegembiraan dan keakraban. Samsul, Dira, Panca, Joko, dan May bersama dengan mahasiswa baru dan mahasiswa senior berkumpul di aula utama untuk menghadiri acara perpisahan. Ruangan dipenuhi dengan tawa, senyuman, dan rasa haru yang menggembirakan.


Acara dimulai dengan pidato Samsul sebagai Ketua Mahasiswa Baru. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan orientasi dan berbagi cerita inspiratif tentang perjalanan mahasiswa baru dalam menjelajahi kampus. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan mahasiswa senior yang telah membantu dalam menjalankan kegiatan orientasi dengan sukses.


"Aku sangat bangga dengan kalian semua, baik mahasiswa baru maupun mahasiswa senior. Kalian telah menunjukkan semangat, keberanian, dan rasa kebersamaan yang luar biasa selama orientasi ini," kata Samsul dengan penuh kebanggaan.