ALWAYS LOVING YOU

ALWAYS LOVING YOU
Pemilihan



Pagi yang cerah secerah harapan masyarakat yang menitipkan aspirasi kepada Daddy Nick dan calon pasangan yang hari ini akan melakukan pesta demokrasi.


Bunda Khalisa beserta putra dan putrinya tampak mengiringi sang calon gubernur menuju tempat pemungutan suara dimana Daddy Nick dan keluarga beserta segenap masyarakat di daerah pemilihan hari ini akan memberikan suaranya kepada calon yang mereka yakini dapat mengemban amanah besar tersebut.


Dengan segenap doa dan harapan yang terkumpul mengiringi langkah sang paslon menuju bilik suara dengan penuh harap cemas.


Begitupun para pendukung mereka yang sudah menanti di rumah pemenangan yang akan disambangi sang paslon selesai memberikan suara di TPS setempat.


Setelah memberikan suaranya Daddy Nick dan Calon pasangannya diminta memberikan statement di hadapan sejumlah media yang telah menunggu.


Dengan bijak Daddy Nick memberikan jawaban kepada awak media yang telah berkumpul menanti sang calon yang telah ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi kali ini.


Setelah selesai di TPS, Daddy Nick dan Bunda Khalisa beserta keluarga dan para tim sukses mereka segera menuju basecamp dimana mereka semua bisa melihat proses perhitungan suara hingga selesai.


Apapun hasilnya, semua adalah takdir dari Allah SWT.


Sebagai manusia tugas Kita hanya berikhtiar dan berdoa.


Selebihnya Allah lah yang memiliki kuasa dalam menentukan apa yang terbaik bagi setiap hambanya.


Sebelum Daddy Nick berangkat hari ini, terlebih ia sudah meminta doa restu Oma Marisa dan Ayah Mertuanya agar diberikan kelancaran dan apapun hasilnya itu adalah yang terbaik bagi semuanya.


Daddy Nick ingat betul bagaimana Ayah Mertuanya, Kyai Abdullah berpesan saat ia meminta doa dan restu saat akan maju mengikuti pilgub saat ini.


"Kepemimpinan Dalam Islam


Kepemimpinan Islam adalah kepemimpinan yang berdasarkan hukum Allah. Oleh karena itu, pemimpin haruslah orang yang paling tahu tentang hukum Ilahi. Setelah para imam atau khalifah tiada, kepemimpinan harus dipegang oleh para faqih yang memenuhi syarat-syarat syariat. Bila tak seorang pun faqih yang memenuhi syarat, harus dibentuk ‘majelis fukaha’.”


"Sesungguhnya, dalam Islam, figur pemimpin ideal yang menjadi contoh dan suritauladan yang baik, bahkan menjadi rahmat bagi manusia (rahmatan linnas) dan rahmat bagi alam (rahmatan lil’alamin) adalah Muhammad Rasulullah Saw., sebagaimana dalam firman-Nya :


“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS.


al-Ahzab [33]: 21).


Sebenarnya, setiap manusia adalah pemimpin, minimal pemimpin terhadap seluruh metafisik dirinya. Dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas segala kepemimpinannya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam sabda Rasulullah Saw., yang maknanya sebagai berikut :


"Ingatlah! Setiap kamu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya, seorang suami adalah pemimpin keluarganya dan ia akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya, wanita adalah pemimpin bagi kehidupan rumah tangga suami dan anak-anaknya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya. Ingatlah! Bahwa kalian adalah sebagai pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban


tentang kepemimpinannya,” (Al-Hadits).


"Kemudian, dalam Islam seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) sifat dalam menjalankan kepemimpinannya, yakni : Siddiq, Tabligh, Amanah dan Fathanah (STAF):


(1) Siddiq (jujur) sehingga ia dapat dipercaya;


(2) Tabligh (penyampai) atau kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi;


(3) Amanah (bertanggung jawab) dalam menjalankan tugasnya;


(4) Fathanah (cerdas) dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi dan mengimplementasikannya."


"Hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya prinsip-prinsip


dasar dalam kepemimpinan Islam yakni : Musyawarah; Keadilan; dan Kebebasan berfikir.


Secara ringkas penulis ingin mengemukakan bahwasanya pemimpin Islam bukanlah kepemimpinan tirani dan tanpa koordinasi. Tetapi ia mendasari dirinya dengan prinsip-prinsip Islam. Bermusyawarah dengan sahabat-sahabatnya secara obyektif dan dengan penuh rasa hormat, membuat keputusan seadil-adilnya, dan berjuang menciptakan kebebasan berfikir, pertukaran gagasan yang sehat dan bebas, saling kritik dan saling menasihati satu sama lain sedemikian rupa, sehingga para pengikut atau bawahan merasa senang mendiskusikan persoalan yang menjadi kepentingan dan tujuan bersama. Pemimpin Islam bertanggung jawab bukan hanya kepada pengikut atau bawahannya semata, tetapi yang jauh lebih penting adalah tanggung jawabnya kepada Allah Swt. selaku pengemban amanah kepemimpinan. Kemudian perlu dipahami bahwa seorang muslim diminta memberikan nasihat bila diperlukan, sebagaimana Hadits Nabi dari :Tamim bin Aws


meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Saw. pernah bersabda:


Beliau menjawab: “Kepada Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, Pemimpin umat Islam dan kepada masyarakat kamu.”


Nah, kepada para pemimpin, mulai dari skala yang lebih kecil, sampai pada tingkat mondial."


Seperti itulah kiranya pesan syarat makna yang disampaikan oleh Kyai Abdullah, Ayah Mertua Daddy Nick kepadanya sebelum ia melangkah hingga saat ini.


Bunda Khalisa tahu betul saat ini Daddy Nick sedang harap-harap cemas menanti hasil polling perhitungan suara.


"Dad, serahkan semuanya kepada Allah. Insha Allah, Allah maha mengetahui apa yang terbaik bagi hambanya."


Daddy Nick merasakan hangat genggaman tangan sang istri yang memberikan kekuatan mendukung dengan setulus hati.


"Iya Bunda. Insha Allah, apapun hasipnya Daddy ikhlas dan menerimanya dengan lapang dada." dengan senyum hangat Daddy Nick menatap wajah sejuk istri tercintanya.


Suasana di basecamp pemenangan tak hiruk pikuk para pendukung.


Tak terkecuali kehadiran sahabat dan keluarga tercinta.


Abi Salman, Umma Dira beserta anak-anaknya juga turut hadir memberikan dukungan, semangat kepada Daddy Nick.


"Nick, Kita shalat dulu. Sudah masuk waktu magrib." Abi Salman mengingatkan.


"Iya." jawab Daddy Nick.


Selepas mereka shalat datang pula keluarga Tuan Alex turut memberikan support.


"Bagaimana Nick apakah sudah ada hasil sementara?"


Daddy Alex segera menyapa dan bertanya.


"Masih terus berlanjut perhitungannya. Doakan saja yang terbaik Lex." jawab Daddy Nick.


"Aamiin. Semoga Kamu menang."


"Apapun hasilnya, Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk masyarakat dan semuanya." jawab Daddy Nick.


Sementara para pria sedang menyaksikan perhitungan suara, para wanita tampak berbincang.


Bunda Khalisa, Umma Dira dan Mommy Hania tampak mengobrol.


"Ca, semoga Tuan Nick menang ya. Aku turut mendoakan."


"Terima kasih Hania. Namun Kita semua siap apapun hasilnya." jawab Bunda Khalisa.


"Insha Allah, Nick akan menang, apalagi niatnya tulus untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat." timpal Umma Dira.


Lain pula dengan para putra-putri mereka yang juga duduk berkumpul membahas polling yang sedang berjalan.


Martin melihat Caca yang sedang duduk menatap pergerakan suara tampak fokus hingga tak menyadari kehadidan Martin disisinya.


"Minum dulu. Bundamu bilang sejak tadi Kamu belum makan dan minum." Martin menyodorkan air kepada Caca.


Caca menoleh dan menyadari kehadiran Martin dengan air mineral yang disodorkan untuknya.


"Terima kasih." Caca menerima sambil tersenyum.