Aldrich

Aldrich
kemenangan



Tak butuh waktu lama seseorang langsung menanggil para pembalap ke depan.


" Al gue dukung " sean bersorak dengan kecang.


" parah berisik loh " ketus ivan


" biarin masih mending gue dari pada tuh orang " ujar sean menunjuk seseorang yang tidak ikut lomba tapi bawa pemandu sorak.


Al langsung maju ke depan. Dapat dia liat devan dan aron kaget melihat dia di area


Cih !!


" BAIKLAH SEMUANYA BERSEDIA "


SIAP


Go


Semua orang memulai dengan kencang. Al dengan keterampilan mengemudi mampu membalap semua motor di hadapannya. Bahkan menyalip seorang calvin geng Griffin dan theo geng wolf.


Dengan Al memimpin di depan semua . Membuat permain semakin menegangkan Al tidak menurunkan kecepatan walaupun tikungan atau pembelokan membuat semua langsung tarik nafas . Bahkan teman-teman Al bersorak dengan semangat yang menggebu-gebu.


" Al comen "


"GO Al "


Teriakan teman Al membuat semuanya ikut meneriakan nama Al. Dengan cepat Al melintasi garis finis.


" HOREEE " gio semangat 45 .


Al turun dari motor "gila Al loh keren banget sumpah " puji jeff


" bener apa kata jeff tuh, gue sampai susah nafas liat loh bawa motor " steve yang jarang ngomong langsung berbicara panjang.


" lebay loh " celetuk Al dengan terkekeh.


" woy gio, nih hadiah temen lo " seorang mendatangi Al menyerahkan kunci motor 2


" ah apa nih " Al bingung.


" hadiah loh , gue lupa kasih tau loh dua geng itu buat taruhan dengan motor mereka " ujar gio yang garuk kepala.


Al mengangguk " buat loh aja gue gak mau "Al dengan enteng


" serius loh? "


" iya beneran gue "


" makasih " gio ingin memeluk Al langsung ditahan sean


" main nyosor nyosor aja loh " ujar sean


" gue reflek mas "


" geli gue njir " ujar sean


Disisi aron dan devan menatap Al dengan rumit. Kapan adik mereka bisa balapan - batin mereka sadar tidak tau apa-apa tentang al.


.....


Selesai dari pertandingan itu Al menonton sebentar balapan kemudai pulang.


Sampai dirumah Al melihat bundanya sedang duduk dengan oma dan opa nya.


" bunda " panggil Al


" Al baru pulang, kamu belum makan kan " jasmine berdiri ingin mengambil kan makanan


" sudah bunda biar al aja yang ngambil sendiri " ujar al duduk di meja makan malam sendiri .


Selesai al duduk di sisi jasmine.


" boy dari mana kamu " jasmine bertanya karena melihat penampilan anaknya yang tidak biasa


" kumpul sama teman bun" ujar al emang benar kan kumpul Sama teman.


Jasmine mengangguk.


" bun al ke kamar ya ngantuk " ujar al melihat si andrian datang dari atas . Membuat mood al jadi buruk.


" iya sayang, good night "


Setelah memberikan kecupan kepada kedua wanita itu al langsung masuk kekamar mengabaikan keberadaan andrian yang baru datang.


" Aldrich Smith apa begini cara mu


Bersikap terhadap ayah mu " ketus andrian menatap putranya. Al berhenti berbalik menatap ayahnya.


" I don't have a father, do you understand " sinis al langsung berjalan ke arah kamarnya.


Jlebb


Hati andrian bagai di tusuk pisau saat melihat putranya sendiri menatapnya dengan benci.


Di kamar al duduk di ranjang.


" ****, kenapa gue di dua dunia ini selalu di benci " keluh al


" sial "


Al males memikirkan itu melempar jaketnya ke bawah langsung berbaring tidur.


.....


Pagi harinya al bangun dengan santai.


Duduk di kasur al bertanya kepada sistem.


'Sistem bagaimana hadiah ku ' tanya al


Tuan semua berkas ada di laci meja.


' sistem perlihatkan persen para tokoh '


Ding


Tokoh protagonis » antagonis


Nama : Alesya putri


Gender : wanita


Daya tarik : 30% >100%


Kecantikan :25%> 100 %


Kepintaran : 20%>100%


Tokoh antagonis »protagonis


Nama : calista gracia


Gender : wanita


Daya tarik : 25% >100%


Kecantikan :35%> 100 %


Kepintaran : 35%>100%


Tokoh protagonis pria


Nama : kenric davis


Gender : wanita


Daya tarik : 30% >100%


Ketampanan :35%> 100 %


Kepintaran : 35%>100%


Al memandang layar hologram itu dengan datar.


" cih cantikan calista cuma daya tariknya aja yang beda "


Al kemudia menatap ketampanan protagonis pria cih masih tampanan dia dari protagonis.


Al berdecak sebal saat mengingat alur dimana calista mengejar-ngejar kenric.


Cemburu ***!!!!


' sistem apa ada misi '


Tuan untung saat ini tidak ada..


Al mengangguk, bangkit pergi membersihkan diri. Mengunakan seragam Al melihat dirinya dengan puas.


Dia tidak akan takut calista pergi dari tanganya jika iya dia akan mengunci calista dalam sebuah ruangan.


Selesai memadang dirinya Al langsung turun kebawah dimana semua sedang menunggu dirinya datang. Duduk di sisi ibunya al dengan tenang melahap makanannya.


Kenyang Al berpamitan kepada bunda, oma dan opa mengabaikan tatapan ayahnya yang penuh penyesalan.


Mau dimaafkan tidak semudah itu Ferguso .


Al baru saja akan mengambil kunci tapi tangannya langsung ditahan oleh aron.


" dari kapan elu bisa balapan " tanya aron


" adik gue gak bisa balapan " timbal devan membuat Al tertawa.


" tau apa loh tentang gue " ketus Al melepaskan tangannya dari aron mengambil kunci motor langsung pergi dari sana dengan kencang.


Suara motor Al menghilang dari mansion Smith baru saat itulah kedua kakak Al sadar mereka tidak tau apapun tentang adiknya.


Siall..


.......


Disekolah Al baru saja sampai bersama Calista.


Dengan pelan dan lembut Al menurunkan calista dari motornya. Al gemas melihat rambut calista yang berantakan. Langsung mengacak-acak rambutnya


" ah Al jangan " ujar calista marah, bukannya serem malah lucu.


" iya maaf " ujar Al mengecup singkat sudut bibir calista langsung membuat satu penghuni sekolah baper berjamaah.


" Al " cicit calista malu.


Al terkekeh melihat kekasihnya yang pemalu.


Sedangkan disisi lain geng Griffin yang melihat itu tidak bisa menahan gojak jomblo rasa melihat ke uwu an orang lain. Bahkan kedua twins iri dengan Al yang bisa dekat dengan adiknya.


Aron dan devan yang baru saja datang melihat adiknya tersenyum dengan calista mau tidak mau merasa bersalah.


Kau berubah - batin aron


Adik kakak minta maaf - batin devan meringis sedih.


Al dan calista tidak melihat tatapan sekitar sibuk di mabuk asmara. Setelah mengantar calista ke kelas Al langsung pergi ke ruang osis .


Tok tok


Al masuk melihat ruangan OSIS yang besar pas masuk dari pintu sudah terdapat ruang santai di kiri terdapat pintu yang menghubungkan ke ruangan


Rapat di kenan terdapat ruang radio tempat pemberitahuan informasi.


" Al duduk sini " ivan saat melihat Al di pintu.


Berjalan Al langsung duduk di sofa.


" karena Al sudah datang kita langsung saja akan mutar sebentar lagi untuk mencari  kang bolos " jelas jeff.


Gian dan sean membagikan namateg bertulis nama serta tulisan OSIS di atasnya.


Al dan yang lain keluar mereka melewati setiap kelas. Rooftop kosong Al berjalan ke belakang sekolah melihat beberapa anak bolos.


" cih dia lagi dia lagi " geram steve


" bener tuh " dianggukin yang lain kecuali Al yang tidak tau tapi semakin dia lihat seperti geng Griffin dan ternyata benar geng Griffin.


" kalian " teriak Al dengan dingin


Kenric menatap datar ke arah Al " apa? "


" beban " singkat Al langsung menarik kerah ken dan yang lain mengikuti. Al menarik kenric ke lapangan upacara.


" hormat " titah Al dengan dingin.


" ap _ " terpotong


" gue gak terima penolakan " Al menatap kenric dengan sengit. Semua menatap dengan melongo aura Al gak main-main.


Damage nya ***...


Semua orang meneguk ludah dengan susah payah.


Gio langsung bersorak ' kena batunya tuh orang ' batin Gio senang.


" beraninya loh ngomong kayak gitu ke gue, gue investor sekolah ini " ancamannya.


Al menyeringai " gue gak takut elo investor gue pemiliknya " dengan santai.


Kenric mengeram marah ' awas loh '


Al bodoamat langsung menyuruh yang lain berbaris seperti kenric menghormat ke arah bendera. Sedang sean mencatat nama dan kelas setiap orang yang bolos..


Selesai steve dan jeff membawa nama murid yang bolos ke guru setelah itu baru balik ke kelas dan ada guru bk yang akan mengawasi mereka.


....


Dikelas Gio dan sean sangat antusias menceritakan reaksi seorang kenric yang sombong minta ampun. Mentang-mentang anak investor sekolah.


" nyesel gue gak videoin " ujar ivan baru ingat dengan kelalaiannya .


" ya padahal bisa jadi moment kenangan " dengan nada sedih tapi kemudia bahagia mengingat penderitaan kenric.


Al duduk dengan steve mendengarkan dengan seksama tanpa mau ikutan .


Tak lama guru yang mengajar masuk ke kelas. Gio dan ivan yang dari tadi sudah ribut langsung diam.


Anak rajin nih bos!!


Al tampak tidak terlalu peduli dengan materi yang di jelaskan. Al memandangi langit yang cerah


Tuan ada 2 misi


Misi : berpartisipasi dalam lomba fisika


Hadiah : pagani muayra tricolore


Hukuman : anda impoten


Yes / yes


Misi : memenangkan tempat pertama dalam lomba


Hadiah : villa no. 1 di shang


Hukuman : hati anda berhenti


Yes/yes


Huk huk


Al melongo melihat hukuman dari sistem yang laknat. Melihat antar muka Al merinding membayangkan jika dia menolak mengerjakan sistem.


Giman dia membuat anak untuk calista nantinya!


Sial nih sistem!!


Al langsung menerima misi tanpa mikir banyak lagi.


Kring kring


Tanpa sadar bell berbunyi menunjukkan waktu makan siang. Al dan yang lain pergi ke kantin melewati Bulletin melihat situs pendaftaran Al langsung merogoh kantungnya mencari hpnya.


Masuk ke situs resmi Al langsung mendaftar.


Misi complicated


Notif dari sistem membuat Al lega. Sukurlah asetnya aman.


Sekarang disini Al berada di kantin Al dan yang lain duduk di meja tempat calista berada.


" makan apa? " tanya jeff dengan muka males


" bakso sama es teh hangat " ujar sean dengan muka polos pingin di tabok


" mana ada es teh hangat goblok " ivan sewot siap menabok sean yang kelewatan polos.


" heheheee " cengar-cengir gak jelas.


Al mengeluarkan uang 5 lembar uang merah " sekalian bayarin para cewek " ujar Al.


Jeff mengangguk senang pasalnya uang yang di kasih Al banyak lebihnya...


Hihihihihihi


" asik dibayar " isabella senang


" wih pertama kali gue setuju calista pacaran sama loh " kylie menatap Al dengan gembira sambil menyantap bakso didepannya.


Calista hanya tersenyum cerah.