Aldrich

Aldrich
pernikahan



Al berada di mansion duduk di ranjang berbicara dengan sistem


' sistem apa kau bisa membeberkan kebusukan mereka '


Tuan itu bisa,tapi poin tuan akan dikurangi 200 untuk masing-masing


'Lakukan pastikan keempat orang itu mendapatkan hukumannya '


Tentu tuan poin otomatis dikurangin.


Al tersenyum mengeringkan bangkit menatap ke arah jendela dengan tatapan mematikan.


Berbalik Al duduk disofa mengutak-atik ponselnya mencari referensi untuk tema pernikahan yang indah.


' sistem '


Iya tuan


' berapa poin yang aku butuhkan untuk membuat pernikahan megah dan indah '


Poin yang dibutuhkan 1.000 tuan


' kalau begitu lakukan kurangi saja poinnya langsung '


Baik tuan senang berbisnis dengan anda.


Selesai berbicara Al kemudian menatap ponselnya mencari sesuatu yang indah entah itu perhiasan, sepatu atau gaun apapaun itu Al akan menghadiahkannya ke gadisnya . Al yang sedang berselanjar di situs online menjadi sesuatu tiba-tiba  mendapatkan panggilan


081********* calling......


"Siapa " 


" Al ini aku ayu , kamu nggak save nomor aku ya "


" ada apa "


" Al kau dingin banget sih "


" Al kerumah yuk main lagi sepi loh "


" nggak "


Al langsung mematikan sambungan membuat orang yang disisi lain marah memecahkan semua barang di sampingnya.


Al yang moodnya rusak oleh si penelpon tiba-tiba kaget mendapatkan notif dadakan


Ding Tuan


' njirr kaget gue '


Maaf tuan atasan saya memberikan pesan


'Apaan'


Tuan fitur sistem telah ditambahkan tampa melakukan update


'Fitur apa? '


Fitur ini adalah mall tuan dimana tuan dapat membeli apa saja mengunakan poin


' good jadi nggak perlu beli ke toko '


Iya tuan hanya saja dalam mall ini hanya beberapa kategori yang ada keterampilan, barang mewah kecuali pakaian tuan


'Cih baru aja mau beli gaun pengantin '


Heheh tuan kata atasan anda harus membeli sendiri jangan harap sistem


' dasar burik '


Al tidak sibuk berbicara lagi dengan sistem labil itu,kembali berselanjar di situs pembelanjaan online Al melirik semuanya dari mulai sepatu, perhiasan bahkan gaun untuk acara pernikahan ..


Puas memilih yang paling indah tanpa melihat harganya Al langsung mengirim ke mansion calista.


Al duduk dengan wajah tersenyum melirik jam semuanya sudah beres tinggal mengadakan acara lajang. Al menghubungi teman sekelas dan geng wolf untuk datang ke rumahnya berkumpul main bersama ternyata pikiran calista dan Al sama, calista juga menghubungi temannya untuk datang juga .


Sekitar 1 jam sejak Al menghubungi teman-temannya itu semua sudah datang pada datang.


" gila lu ya nikah cepat amat " gio terheran-heran dianggukin theo


" kan bukan gue aja yang mikir kayak gitu "  theo


" lebih baik tuh anak nikah cepat dari pada jomblo kayak lu berdua " cibir evan


" eh liat diri sendiri elu sama bambang "


" lupa gue " cengegesan


Mansion Al riuh akibat teriakan mereka Al duduk menonton dengan seksama


Telinga Al di jewer tiba-tiba


" akh abang sakit " jerit Al sakit


" makanya kalau jadi orang jangan nakal orang ribut tuh dibantu bukan ditontonin " ucapan Daniel dianggukin steve


" siapa suruh mereka kayak topeng monyet " celetuk Al mendapatkan tatapan garang yang diejek


" sialan lu ya muka tampan kayak gini dibilang monyet " gio marah


" nih anak ngelunjak lama-lama ya " theo sama marahnya dengan gio enak aja muka tampan ini dibilang monyet.


Al sama sekali tidak merasa bersalah malah tertawa kecang gio dan theo ingin sekali menonjok wajah tampan Al itu untuk saja di tahan oleh jeff dan evan


" sabar, sabar nih anak besok nikah " ujar ivan


" bener tuh kasihan pengantin wanitanya kalau tau muka calon suaminya hancur " sean dengn polos minta ditabok tapi ada benernya juga.


Gio dan theo saling melirik menghela nafas pasrah " untung lu teman gue "


" untung lu adik ketua " kedua orang itu kesal duduk bersama


" maaf deh sini gue foto " Al meminta maaf siap memotret gio dan theo, gio dan theo langsung tersenyum menatap kamera.


" gila cakep banget kalian " puji Al membalikan ponselnya


" mana gue mau liat " gio penasaran


"Nih " Al membalikan ponselnya memperlihatkan foto yang ternyata bukan foto mereka melainkan foto 2 monyet yang sedang duduk  alhasil gio dan theo ngamuk Al hanya tertawa sambil dikejar kedua orang itu.


Bahkan steve dan Daniel menggelengkan kepala prustasi tapi sekaligus lucu dengan tingkah Al.


" gila gue sampai nangis ketawa " jeff tidak kuasa menahan air matanya, semua juga  memegang perut yang sakit akibat tertawa lepas seperti itu.


Tawa itu berlanjut hingga tengah malam.


Skip


Keesokan pagi yang cerah Al menghubungi tessa untuk mengundang artis serta musisi terkenal dia berencana membuat pernikahan paling megah dan indah untuk calista.


Setelah menghubungi tessa sekarang Al berada di mall mencari barang-barang yang cocok untuk di letak di rumahnya untuk pelayan dia sudah membelinya dari perusahaan sekarang tinggal beberapa dekorasi lagi agar sesuai.


Disaat Al sedang berkeliling seseorang tiba-tiba mengengam tangan Al


" Al " sapanya dengan lembut , Al mengernyit tidak senang dengan kasar melepas paksa. Gadis itu adalah ayu yang  sedang jalan-jalan dengan odelia


" siapa? " nada dingin Al


" Al aku ayu masa kamu lupa sih " mengerucutkan bibir ingin terlihat imut


" nggak ingat " ketus


Ayu menatap Al dengan sedih " Al kok gitu sih " dengan lirih , odelia yang disamping menatap Al dengan sengit


" Al kamu kenapa buat ayu sedih " nada marah memperlihatkan citra ibu yang tidak suka anaknya sedih


" terus "


Karena suara odelia yang tinggi membuat beberapa orang berhenti menyaksikan mereka.


" nak kamu tidak boleh kasar dengan pacar mu" seorang pria dari kerumunan berkata


Al menatap dengan dingin " pacar? Dia? " membuat al tertawa


" Al kamu kok jahat apa karena wanita ****** itu " ujar ayu keceplosan mendapatkan tatapan horor dari Al


" siapa yang kau sebut ****** itu nona ayu terhormat " nada dingin Al mampu menembus tubuh siapa saja.


" cal_ "


" dan satu lagi tolong jangan terlalu dengan saya kita tidak kenal dan tidak akan pernah jika tidak saya bisa menbuat perusahaan anda hancur dalam sekejap " ancam Al berbalik pergi meninggalkan kerumunan itu.


Pria yang tadi membela ayu langsung mencemooh ayu sebagai gadis yang tidak malu mengoda pria yang memiliki kekasih dan menghina didikan yang ditanamkan pada ayu tentu saja ucapan pria itu membuat ayu dan odelia malu.walapun odelia bukan ibu kandung tapi tidak ada yang tau otomatis ajaran buruk itu akan dilayangkan padanya.


Ayu yang terlalu malu pergi menarik odelia dari sana dengan kasar.


" akh ayu lepas "


" diam kau " ayu membentak odelia dengan kasar.


Odelia meringis kesakitan menatap tajam ke ayu dia bersumpah akan membuat ayu menerima akibat dari melawannya.


.


.


Berbeda halnya dengan Al yang sekarang berada di jalan moodnya rusak akibat wanita itu.


Entah kemana Al sekarang ingin pergi dia bingung harus kemana, untung saja sistem tiba-tiba memberinya misi


Tuan ada misi


Misi : selamatkan seorang anak kecil di cafe ******


Hadiah : saham 20% di McDonald


Hukuman : mati suri..


Yes/ iya


Al langsung berbinar-binar dia memang butuh uang sekarang walaupun di kartu banknya ada miliaran ,punya black card beberapa perusahaan tapi untuk kehidupan calista menjadi lebih baik dia membutuhkan banyak uang.


Menerima misi Al langsung melaju ke cafe ******  .


Sampai di sana Al memesan kopi sambil bermain ponsel jika orang yang liat matanya menatap layar ponsel tapi sebenarnya dia sedang mendengarkan sistem.


Tuan target 00.00.10 detik lagi sampai di pintu cafe.


Al mengangguk bangkit membayar berjalan ke luar tepat saat dia keluar seorang anak dalam gendong seorang pria berteriak


" ibu "


" ibu "


" ibu "


Pria itu berlari kencang ke arah Al dibelakangnya terdapat seorang wanita mengejar dengan wajah cemas. Al langsung menduga pria itu pasti penculik


Al berdiri menghadang pria itu,otomatis berhenti menatap ganas ke arah Al


" siapa kau? Awas! " mencoba melewati Al tapi di dihentikan Al


" lepaskan anak itu " Al menatap anak laki-laki yang berada di gendongan pria itu.


Pria itu mengeretkan gigi marah " minggir " ucapnya langsung mendapatkan pukualn dari awal tepat di wajah alhasil pria itu melepaskan pegangan terhadapa anak itu dengan sigap Al menangkap anak itu sebelum jatuh.


" sialan " pria itu menatap tajam melayang tinju ke Al. Al dengan cepat menangkap tangan pria itu yang hendak memukulnya.


Bruk


Brak


Argghhh


Al melayangkan pukulan bertubi-tubi pria itu berteriak kesakitan akibat pukulan yang tidak main-main dari Al, pria itu terkapar di tanah dengan mengenaskan.


Anak kecil itu menatap al dengan kagum walaupun masih ada sedikit sisa air mata di wajahnya.


" rio " seorang wanita menghampiri Al


Langsung memeluk bocah itu.


" ibu hiks " bocah itu menangis keras


" cup cup jangan nangis ya " wanita itu mengelus punggung bocah itu dengan lembut.


Bangkit wanita itu menatap al " terimakasih telah menyelamatkan anak saya "


" tidak apa tapi sebaiknya lebih hati-hati lagi " ujar al berbalik pergi tidak tau wanita itu menatap al dengan tatapan tidak biasa.


Setelah kepergian al wanita itu merasa kehilangan " sayang apa kau mau pria itu menjadi ayah mu "


Bocah itu langsung antusias " iya aku mau " pekiknya gembira wanita itu tersenyum meminta bawahnya mencari tau data tentang al.


Disisi al didalam mobil al di beri tau oleh sistem bahwa misi telah selesai ak juga sudah di hubungi oleh pemegang saham pertama dari perusahaan itu.


" senangnya dalam hati tew "


Tuan


'Apa lagi sistem '


Tuan ada seseorang yang mencari data milik anda


' biarkan orang itu mendapatkan data palsu '


Tentu tuan tapi semua itu tidak gratis


' hmm berapa poin sekarang? '


Tidak banyak 50 poin saja


' kurangi '


Senang berbisnis tuan


Al semakin kesal dengan sistem yang mulai licik ini.


Skip


Waktu yang ditunggu telah tiba Al menjadi pusat perhatian karena daya tarik dan ketampan membuat para gadis dengan terang-terangan menatapnya.


Al tidak ambil sibuk berbicara dengan Daniel di atas altar menunggu gadisnya memasuki aula....


Digandeng oleh opahnya calista masuk langsung menjadi pusat perhatian sekitar tatapan kagum, dan iri dilayangakan oleh para hadirin.


Gila itu sepatunya cantik banget


Holkay


Gaunnya edisi terbatas


Ah pengantin wanita cantik banget


Nikung boleh nggak sih


Gila lu


Canda kawan


Al tidak peduli maju mengulurkan tangan untuk calista disambut dengan senyum indah oleh gadis itu berdiri berdampingan mereka saling mengikat janji


Setelah sah menjadi istri Al mencium calista dengan singkat


Mereka saling memandang dan tersenyum


Iringan piano dari musisi terkenal menjadi pemandu Al dan calista berdansa di tengah aula bersama, kedua pasangan itu tampak sangat serasi membuat siapa saja yang melihat tidak bisa mengalihkan mata dari mereka.


Opah dan oma tersenyum melihat bahagia melihat cucu perempuan mereka sekarang akan bahagia ditangan yang tepat.


Sekitar jam 10 Al meminta para tamu dan mengajak calista melihat keluar jendela memberikan kode kepada pelayan


Duar


Duar


Kembang api menghiasi langit gelap itu para hadirin tidak bisa menahan tatapan kagum dan iri melihat pernikahan megah itu , bahkan tidak bisa memikirkan harga dari seluruh persiapan itu.


'Tiran lokal nih ' batin mereka.


Beberapa artis yang datang ingin mengunakan undangan ini untuk menjalin kerjasama di buat terkagum-kagum mereka sangat iri dengan pengantin wanita.


" kamu suka " suara lembut Al terdengar di telinga gadis itu


" suka, sangat suka " calista tersenyum bahagia dia tampak sangat senang dan terharu melihat Al mempersiapkan segalanya untuknya..