Aldrich

Aldrich
studytour



Di mansion al telah berganti pakaian tidur menikmati film yang tayang di layar kacanya.


Dreett


" siapa sih nelpon malam-malam " al melirik ponsel barunya ya terdapat nomor teman, rekan kerja serta kekasihnya untuk keluarga al sedang tidak ada Al ingin menenangkan diri.


Baru saja al ingin mengumpat tapi tidak jadi setelah tau siapa penelepon ternyata ayangnya.


" halo "


" al apa kau sudah


Liat info digrup "


" belum, emang


Ada apa "


" ih al besok kan hari


Sabtu"


" studytour ?? "


" benar, jadi ikut ya "


"Plisss "


"Iya sayang "


" I love you ❤"


"I love you too


Tidur jangan bergadang "


" iya Pak bos "


Mematikan telpon Siska mengirimkan undangan dari pelelangan privat yang paling terkenal khusus orang kaya. Al tentu saja langsung setuju layar TV langsung terhubung dengan acara pelelangan.


Al sama sekali tidak mengganti pakaian duduk dengan anggkuh menyaksikan pelelangan dimulai , al menatap barang-barang yang dikeluarkan dengan tidak minat sampai MC mengeluarkan barang yang membuat al tertarik


" para hadirin ini adalah lukisan antik dinasty Ming dibuat oleh cendikiawan paling terkenal pada masanya kita mulai pada kisaran 30 juta " jelas MC dengan senyum


" 45 "


" 50"


"65"


"75"


"77"


" 77 (1) "


"77(2)


Al langsung menekan tempol di hpnya " 80 "


" 80 "


" ada lagi "


" 85"


Al dengan santai menekan " 90"


" 95"


" 97" Al tidak mau kalah


" 100 "


" ada lagi "


" ada lagi "


Baru saja Al ingin menawar suara notif sistem bergema


Tuan ada misi


Misi : biarkan pria itu menang dalam pelelangan


Hadiah : ketampanan 15 % , keterampilan acak


Hukuman : Kelindes truk


Sontak Al menyeburkan air yang akan di minum ' perasaan aja atau tuh atasan kayaknya pingin gue mati '


' sistem keterampilan acak maksudnya?'


Tuan anda bisa memilih keterampilan apa yang Anda inginkan.


Al tentu saja menerima misi, kan jarang-jarang gitu ya bisa milih keterampilan acak.


" 100 (1) "


" 100 (2) "


" 100 (3) "


" terjual kepada tuan Essel grup " MC dengan tersenyum memberikan selamat kepada sang empu hanya biasa-biasa saja.


Misi complicated.


Tuan apa anda ingin menerima semua hadiah


'Tentu saja '


Ding sertifikasi saham dan kunci mobil ada di laci poin telah ditambah


Tuan ingin melihat status anda


' iya perlihatkan '


**Status**



•**Nama : Aldrich smith**


•**Gender : laki-laki**


•**Daya tarik : 55 \>100**%


•**Ketampanan : 75\>100**%


•**Kepintaran : 70%\> 100**%


•**Kesehatan : 65% \> 100** %


•**Keterampilan** : .........


•**Poin : 10.190**


•**Mall** »



' nice gue suka nih ' berbalik ke arah cermin melihat wajahnya semakin tampan badanya semakin sixpack satu kata yang menggambarkan itu 'perfect'


Gila-gila ganteng banget ( mode narsis dulu)


Al melongo menatap sosok di cermin


Tuan jangan seperti orang bego


' tuh mulut minta di sleding ya '


Al mengabaikan sistem dia berencana untuk melamar calista sebagai tunangannya saat studytour kan kebetulan banget suasana tempatnya romantis apalagi ada kalung hadiah dari misi pas banget.


Disaat Al sedang fokus merencanakan kejutan untuk calista di mansion smith tidak ada senyuman suasana suram menyelimuti mansion itu.


Andrian menatap mansion dengan sendu yang biasanya ada canda Tawa sekarang sepi bagaikan kuburan ( canda kuburan) menatap sekitar dengan gusar melangkah ke pintu kamar dengan ragu andrian masuk melihat istrinya memandang ponselnya dengan tatapan sedih dan senang, andrian penasaran dengan apa yang diliat istrinya mencoba melihat alangkah terkejutnya dia melihat sosok putra bungsunya bermanja dan tersenyum bersama orang asing yang tidak dia pernah dia tunjukkan entah kenapa hati andrian merasa sesak. Sadar ada seseorang dibelakang jasmine berbalik senyumannya luntur seketika menatap ternyata sang suami menatap ke arahnya.


Melihat perubahan istrinya andrian bagaikan ditikam seribu pisau, jasmine males melihat sang suami yang sudah berpuluh-puluh tahun bersamanya dengan tatapan kecewa bangkit jasmine akan pergi ke luar tapi sosok badan tegak itu memeluk jasmine dengan erat.


Jasmine yang dipeluk tiba-tiba mencoba memberontak


Tes ... Tes.. Tes


Jasmine membeku merasakan punggungnya basah ' suaminya menagis ' batinnya tidak percaya.. Andrian merasakan istrinya berhenti memberontak semakin erat memeluknya " tolong sebentar seperti ini " dengan nada serak . Jasmine tidak semudah itu setuju " lepas " dengan nada marah


"Jas_" terpotong dengan kata-kata jasmine yang pedas " setelah apa yang kau perbuatan, kau pikir aku akan diam saja seperti dulu " andrian mengeratkan pelukan " jasmine aku punya alasan "


" alasan apa hingga tega mengangkat tangan pada putra sendiri " andrian terdiam


Jasmine tertawa melihat diamnya suaminya " kau tidak tau bagaimana aku mengandung 9 bulan selalu berharap yang terbaik tapi ternyata orang terdekatnya yang menyakitinya " kata-kata jasmine sungguh membuat dada seorang andrian sesak penuh rasa bersalah.


Menatap lekat pria yang memeluknya jasmine berjalan keluar berhenti berbalik menatap sang suami " jangan berharap apa-apa pada putra ku, aku tidak akan membiarkan dia kembali ke rumah ini lagi " dengan tegas melangkah keluar.


Pembicaraan itu terdengar oleh seseorang yang tak lain devan atau lebih tepatnya tidak sengaja.


Andrian mengacak-acak rambutnya prustasi .


S


K


I


P


Pagi yang cerah kayak hati author...


Al saat ini sedang mengendarai pagani nya beberapa pejalan kaki tidak bisa bernafas melihat kendaraan mewah melintasi jalan dengan kecepatan rata-rata itu. Bahkan ada yang mengambil video saat mobil itu melintas.


Uh jiwa miskin ku meronta-ronta - batin mereka sama ( seperti punya ikatan batin yang kuat mereka).


Memasuki gerbang Al memarkir mobilnya langsung turun.


Wih gila ganti-ganti kendaraan


Holkay


Jiwa miskin ku butuh asupan ***


Njirrr kaya kaya


Abang butuh calling gak ?


Loh cowok bangsat


Gpp jadi waria gue


Astoge istighfar ***


Astaga bego


Typo sayang


Homo anjirr


Al tidak memperdulikan celotehan tidak berfaedah sekiranya sibuk Celinga-celinguk mencari seseorang. Hingga pandangan Al jatuh ke sosok yang dia cari yaitu calista. Bertanyaan kenapa calista tidak bareng Al sebab calista sudah memberitahu Al bahwa kakaknya yaitu chris tiba-tiba meminta untuk bareng ( dengan trik pemaksaan).


" kak Al Imu " suara manja calista membuat Al tersenyum sedangkan yang lain tidak tau kata apa itu.


" wait, Imu itu apa markonah? " tanya jeff mode kepo aktif


" I misi you dodol " bukan calista atau Al yang menjawab melaikan gio.


" gue kan jomblo mana tau "


" padahal daya ku yang jomblo dari lahir " dengan lebay


" alay loh " cibir isabella.


" cih biarin sih emak lampir "


" apa loh bilang ? " suara teriakan isabella membuat jeff susah bernafas mencoba minta tolong kepada sahabatnya tapi yang lain pura-pura tidak liat


' siapa suruh loh ganggu emak lampir ' pikir mereka.


Jeff seakan tau pikiran mereka langsung pasrah.


Hingga suara guru menghentikan pertengkaran itu " Anak-anak semunya bersiap yang mau bawa kendaraan sihlakan saja tapi jaga keamanan " guru dengan tegas menginstruksikan yang lain naik ke bus. Sedangkan anak-anaknya OSIS naik motor kecuali Al dan calista pakai mobil dan geng Griffin juga pakai motor.


Dreeemmmm suara deruan motor geng Griffin pergi duluan di susul mobil Al dan sahabatnya kemudian bus sekolah.


Butuh sekitar 2 jam baru sampai di hotel ocean dimana hotel ini sangat terkenal selain keindahannya tapi juga karena hotel ini juga khusus para pengusaha kaya, pejabat, dan eksekutif lainnya.


Sampai dihotel mobil Al menjadi pusat berhatian banyak cewek-cewek kaya terpesona ingin melihat siapa yang mengendarai kendaraan mahal. Saat Al keluar mata mereka menyala kemudian padam akibat Al membukakan pintu untuk calista dengan mesra.


Pupus sudah harapan mereka..


Sedangkan di bus belakang seseorang memperhatikan Al dan calista dengan benci ' harusnya aku yang disana dan menjadi pusat berhatian ' penuh dengan kebencian.


Staff yang bertugas melayani sekolah Al menginstruksikan beberapa pelayan lain mengantar mereka ke kamar masing-masing yang dimana 1 kamar terdiri 5 orang..


Masuk dalam kamar Al lega melihat teman sekamarnya adalah sahabatnya di kamar calista sahabatnya tetap sama tapi tambah satu orang yang tak lain alesya , calista merasa jijik saat di dekat alesya yang suka caper dan sasimo (sana sini mau) .


Selesai merapikan barang-barang calista sudah tampil cantik dengan dress biru tua dan kalung simpel berbentuk love sahabat-sahabat calista memuji penampilan calista tak lupa mengodanya.


" pasti Al kelepek-klepek " kylie mengedipkan mata membuat telinga calista memerah.


" pasti secara teman gue cantik nggak ada lawan lah " puji Jessica.


" sudah jangan mengoda ku " calista sudah merona malu seperti tomat. Sedangkan di pojok alesya mengepalkan tangan iri dengan wajah calista dan kekayaan keluarganya.


' sudah saat nya aku merebut apa yang dia miliki keluarga dan kekasih 'dengan smirk kecil..


S


K


I


P


Sekarang disini lah mereka berkumpul di restoran hotel menikmati makan siang.


Posisi duduk


Al, calista, jessi, bella, kylie


_____________________________


Jeff,sean,steve , gio , ivan


Sedang nikmatnya mereka makan tiba-tiba suara terompet sangkakala berbunyi "kak Al " dengan nada di lembut lembutin membuat Al dan yang lain jijik..


" kak Al kok nggak sapa balik sih " Pura-pura marah mungkin biar terlihat imut tapi justru buat enek


" cih panganggu " steve sinis..


"Hiks hiks kak steve kok kayak gitu sih aku akan cuma mau ngomong sama tunangan aku" alesya tidak lupa dengan isak tangisnya.


' Drama ' memandang alesya malessss.


" siapa tunangan mu??? " suara tajam dan dingin Al membuat alesya bergidik ngeri..


" kak al_ "


" jangan coba-coba mengaku-ngaku, aku tidak pernah setuju jika kau ingin menjadi bagian dari keluarga smith pergi dan nikah dengan yang memberikan janji " suara dingin Al menatap alesya dengan marah..


" hiks kak al kenapa sih nggak suka sama aku " alesya seakan-akan tersakiti..


" ngapain gue suka sama bekas " cibir Al menatap alesya dengan main-main sontak alesya menegangkan ' nggak mungkin dia tau bukan?? '


Al menatap dengan smirk yang menakutkan " jangan ganggu gue atau gue sebar " ancam Al membuat alesya gemeter ditempat tentu saja suara Al hanya bisa didengar di mejanya saja.


Dengan ketakutan alesya pergi dari sana atau lebih tepatnya kaburrrr..


Gio menatap Al " Al dari mana elo tau dia bekas??? " mode emak kepo gini dah. Al melanjut makan dengan santai menatap gio " gue suruh orang awasi dia " bohong Al tanpa berkedip gio dan yang lain mengangguk.


Padahal mah mana ada bukti Al baru aja mau minta sama sistem kalau bisa ya.


'Sistem ' panggil Al dalam hati


Iya tuan ku yang tampan tapi sifat kayak dajjal mengganggu tidur siang sistem saja .


' udah jangan banyak bacot gue mau nanya nih? '


Apakah itu tuan ku ( menahan kesal)


' apakah kau bisa memberikan aku bukti videonya melayani om-om Karena dari sifatnya sepertinya tebakan ku benar '


Itu bisa diatasi tuan tapi semua itu butuh poin


' bisa bangkrut gue '


Tenang tuan akan banyak misi untuk anda (◍•ᴗ•◍)


' ok ok pakai poin cepat aku ingin buktinya di kirim ke ponsel ku '


Senang berbisnis dengan anda tuan


Al berhenti berbicara dengan sistem menatap ke sekitar yang tidak sadar Al tadi diam seperti orang melamun padahal dia sedang berbicar dengan sistem.


DING


Suara notif mengalihkan perhatian Al melihat video yang dikirim sistem serta foto-foto dan beberapa berkas aborsi membuat Al semakin memandang rendah alesya dari yang minus menjadi minus ++++++ .


Anjirrr banyak kan gitu dah....