Aldrich

Aldrich
sekolah



Keesokan paginya seorang pria masih bergulat manja di kasur.


Tuan bangun Anda ada misi


Tuan


Tuan bangun Anda harus menjemput calista Anda ingat


Tuan


Tuan


Al yang terganggu bangun dengan kelas


' sial sistem kau sangat ribut ' decak Al kesal.


Maaf tuan tapi anda akan telat tuan.


' hmmm ' Al bangkit menunju kamar mandi.


Sekitar 10 menit Al keluar dari kamar mandi membuka lemari Al langsung mengambil seragam SMA nya melihat dirinya di cermin, Al benar-benar terpana  .


Dia mengeluarkan baju tampak badboy dengan rambut sendikit acak-acakan.


Turun kebawah Al sudah di tunggu yang lain.


" lama " decak Aron menatap Al dengan dingin. Al tak kalah menatap dengan tajam


" sudah cepat makan " suara bariton milik ayah Al. Al menyapa ibunya dengan lembut langsung menyantap makanan dengan cepat.


Setelah berpamitan dengan jasmine Al langsung pergi tidak peduli dengan yang lain. Jasmine dapat melihat wajah suami dan anak-anaknya yang sendu.


' aku berharap kalian cepat sadar '


....


Disekolah Aron dan devan baru saja sampai diparkiran


" yo Aron / devan " sapa jeremy Inti Griffin dengan sesekali menebar pesonnya.


Ah gila kak Aron ganteng banget


Kak devan


Kak jeremy sayang


Kak harris cuek banget ah


Gila kok bisa sih anak beasiswa sama anak-anak geng inti Griffin


Kak twis love you


Kak ken saranghae


Teriak para siswa saat melihat geng Griffin diparkiran bersama satu orang perempuan tak lain alesya.


Suara motor mengalihkan para siswa


Siapa tuh


Gak tau


Gila motornya bagus banget


Al turun dari motor membuka helm membuat para wanita langsung menjerit. Al tidak peduli sibuk membantu calista turun dari motor.


Ah itu kan calista kok bisa sama kak tampan


Ah aku mau gantiin calista


Calista memerah malu...


Al tersenyum lembut mengelus kepala calista.


Ah sosweet


Ah siapa tuh gila


Al menatap calista dengan lembut " belajar yang baik jangan bolos ,paham " Al mendekatkan wajahnya ke depan muka calista. Gadis cantik itu memerah malu.


Para gadis langsung berteriak karena ke sosweet Al dan calista.


Interaksi itu tak luput dari saudara kandung calista iri sedangkan yang lain tercengang.


" gila tuh adik loh kan Aron " jeremy penuh dengan ke kepoan


" bukan "


" parah adik sendiri nggak ngaku " ujar harris .


Al tidak peduli dengan sekitarnya. Melihat calista yang sudah mulai menjauh wajahnya kembali menjadi dingin.


" wih gila adik loh kalau pawangnya udah pergi langsung berubah njir " chris kaget dengan perubahan wajah Al.


Dianggukin yang lain sedangkan kedua kakaknya masih diam memandangi adik ya yang telah pergi .


" sudah, ayo cabut " ujar ken menatap sekilas kepergian cheng dan calista entah kenapa hatinya marah tapi kenapa.


Sedangkan seseorang gadis terus menatap punggung Al dengan marah ' liat aja calista aku akan merebutnya '


...


Al yang berjalan di Koridor dengan santai, saat melihat papan nama kepala sekolah Al langsung masuk ke ruangan kepala sekolah .


" permisi " dengan nada biasa-biasa aja


" kamu anak baru itu, Aldrich smith? "


Al mengangguk


" XII MIPA 5 " baru saja kepala sekolah sebut kelas Al langsung  pergi


" hmmm " Al langsung pergi tanpa pamitan, kepala sekolah memijat pelipis lama-lama dia pusing kalau harus menjadi kepala sekolah di sekolah ini  .


Al berjalan hingga bacaan XII MIPA 5 di depan pintu langsung mengetuk pintu


Tok tok


Al mengetuk pintu kelas. Tak lama keluar guru yang mengajar di kelas itu.


" kamu anak baru " tanyanya.


Al hanya mengangguk.


" masuk "


Al mengikuti guru wanita itu masuk.


"Diam, Diam, Kita Kedatangan Anak Baru Sihlakan Memperkenalkan Diri Mu "  guru itu memandang Al.


" Al " singkat.


Guru menghelas nafas " nama panjang "


"Aldrich panggil Al " dingin tapi tidak membuat para wanita takut malah semakin suka dengan Al.


" ok perkenalkan ibu lily, ibu guru mata pelajaran fisika " ibu lily memperkenalkan dirinya


Al hanya mengangguk.


" baiklah Al kamu bisa duduk di kursi kosong itu " Al mengangguk langsung pergi ke kursinya.


Setelah perkenalan buk lily memulai pelajaran . Al tampak tidak terlalu antusias dengan pelajaran .


Kring kring.........


Bell berbunyi menandakan jam istirahat. Baru saja Al bangkit dari kursi seseorang menghampiri Al


" Al, perkenalkan nama ku Gio " ujarnya dengan tanah


" aku ivan sih paling ganteng " dengan pede


" aku jeff yang paling imut "


" aku sean yang paling keren"


" aku steve " dingin


"Al"


"Gila ada juga yang lebih dingin dari pada steve " ujar jeff membuat yang lain tertawa.


" mau ke kantin kan ?" Gio bertanya dianggukin Al


" kalau begitu mari bareng aja " ujar sean.


"Ok "


Al dan yang lain pergi ke kantin bersama. Baru saja mereka masuk sudah banyak orang langsung berteriak.


Gila ganteng banget


Itu yang dateng sama Queen Bullying bukan?


Bener dia orangnya.


Ah aku mau daftar jadi istrinya boleh gak?


Halu loh.


Bener tuh mending elu sama cantiknya sama calista.


Ah Gio ganteng deh


Ivan love you


Jeff imut deh yuk buat anak


Seannnnnnn


Steve ah aku suka kamu


" kita duduk dimana nih? "Gio bingung .


Al melihat sekeliling hingga matanya jatuh ke arah calista yang sedang duduk bersama teman-temannya.


" disana aja " Al langsung menghampiri calista. Gio, jeff, ivan, Sean, dan steve hanya mengikuti Al.


Al langsung duduk di sebelah calista membuat sang empu yang sedang makan kaget.


" ahk " pekiknya tampak mengemaskan membuat Al tersenyum.


Calista memandang Al dengan kesal " kak Al ngagetin aja tau "


Al terkekeh " maaf " dengan lembut mengusap rambut calista yang mengeluarkan aroma jeruk . Calista yang ditatap seperti itu salting


" lucu " gumam Al yang masih di dengar oleh calista. Calista semakin menundukan wajah malu.


Hatinya berdetak kencang...


" hemm hemm " kylie terbatuk membuat Al dan calista memandang ke arahnya.


" tolong perhatian sekitar juga kalau mau bermesraan, kita ini jomblo akut " ujar jessica dianggukin yang lain. Calista yang digoda merasa malu wajahnya sudah memerah seperti tomat.


" Al mau pesan apa, biar gue beliin nih? " tanya Sean


" samain aja " Al mengeluarkan uang merah 2 lembar membuat Sean girang


" aasiap " Sean langsung pergi dengan gembira.


" neng-neng cantik siapa namanya " Gio bertanya dengan ramah.


" kenali nama gue kylie sih paling cantik " dengan pede


" nama gue jessica adhitya panggil aja jessica atau sayang juga boleh " dengan mengedipkan mata .


" isabella brian  panggil aja bella "


dengan nada ramah.


" calista gercia panggil aja calista " tersenyum ramah


" kalau gitu kenali gue Gio pratama panggil aja Gio "


" kalau gue ivan jones panggil aja ivan atau sayang, honey, baby juga boleh " dengan nada palyboynya


" kalau gue jeff most nih grup " membuat Gio dan ivan langsung


menatap jijik


" kalau yang lagi beli makanan namanya Sean orangnya rada-rada lemot " ujar Gio dengan enteng menjelek-jelekkan temannya sendiri


" steve Martin "


" Aldrich " singkat....


" gila nih dua orang dinginya " Gio menepuk jidat 


Calista tertawa melihat Gio yang prustasi. Al hanya menatap calista dengan lembut " I like it " berbisik tepat di telinga calista membuat calista salting 


Al terkekeh..


Ah liat itu so sweet


Aku juga mau emak


Hati jomblo ku meronta-ronta


Tak lama pintu kanti terbuka menunjukkan segerombolan anak laki-laki masuk ke kantin.


Kak aron makin ganteng aja


Devan will you merried me??


Dario, I like yu


Jeremy ah suami


Liat kak twins makin ganteng aja


Kenric makin ganteng aja


Teriakan para ciwi-ciwi membuat Al menatap ke arah rombongan itu.


" ribut "


Gio mengangguk membenarkan ucapan Al " bener banget, bingung gue sama tuh orang-orang suka ko sama pembuat onar " celetuk Gio tidak senang. Ya iyalah gak senang Gio salah satu anggota OSIS yang selalu dia buat sibuk sama tuh geng.


" gue juga setuju tiap hari lembur kalah kalahin bokap gue anjir " ivan juga tidak kalah.


" biang onar tuh " isabella ikut kesal


"Emang mereka siapa?? " tanya Al dengan raut wajah datar.


" ah iya loh belum tau ya " timbal jeff.


" itu geng Griffin mereka itu biang onar di sekolah ini, suka bolos, tawuran, dll. Nah liat gak yang pakai hoodie abu itu namanya aron smith dia itu anggota Griffin


Hah yang liat kesamping itu devan smith  saudara aron sekaligus wakil ketua Griffin.


Kalau yang rambut pirang itu namanya Jeremy rodriz dia itu anggota Griffin sekaligus informan Griffin.


Liat gak yang lagi ngomong itu namanya harris dia itu sekertaris Griffin tapi lebih ke Playboy Griffin gitu.


Coba liat yang rada-rada kembar tapi gak terlalu identik itu namanya Calvin garcia dan chris  gracia mereka itu anggota inti Griffin


Kalau yang muka datar kayak tembok itu namanya kenric davis dia ketua Griffin sekaligus investor sekolah ini " jelas jeff dengan muka kesal


Selesai menjelaskan Sean datang di bantu tukang bakso nya membawa ke meja.


" kang makasih ya " Sean berterima kasih


" santai aja kali den " kang bakso langsung kembali ke gerai karena masih banyak yang pesan.


Sean duduk dengan santai sambil memakan telur gulung yang dia beli.


"Gila loh beli jajan banyak amat " pekik ivan kaget melihat jajanan di atas meja 


" gue lapar untung tuh Al kasih uang banyak, apalah daya anak seorang psikopat " ujar Sean langsung mendapatkan tatapan tajam


" Bapak Loh Dokter Bedah Anjir Bukan Psikopat " ivan bergedik ngeri kalau temanan sama anak psikopat


" sama aja " Sean dengan polos.


Kylie tertawa melihat tampang polos Sean.


" udah ayo makan " ujar Al.


Menikmati makanan mereka Al sesekali mengengam tangan Calista di bawah meja. Sang pemilik tangan sudah memerah malu ..


Hatinya berdetak kencang.


Puas dengan makan siang Gio baru sadar dengan apa yang ingin dia tanya kann.


" gue baru ingat Al loh mau jadi OSIS gak? " Gio bertanya dengan nada penuh harapan dai butuh es kutub satu lagi buat nakutin anak- anak berandalan itu.


" hmm boleh aja " Al dengan santai.


" siap kalau begitu besok elo datang rapat ya " ujar Gio.


" ok "


Gio tampak sangat antusias.


Kesenangan di meja Al tidak luput dari pandangan geng Griffin.


" aron tuh adik loh kan " harris tak sengaja melihat Al di meja Calista.


Aron hanya menatap Al


" sama Queen bullying lagi " tambahnya dengan muka tidak percaya.


" iya apalagi Calista kok kaya beda ya " ujar Jeremy membuat kedua twins itu memandang ke arah Calista mereka adalah kakak Calista. Sejak kedatangan alesya mereka menjadi jauh karena berfikir adiknya sudah keterlaluan membully alesya.


Meja Al yang sedang berbicara tiba-tiba di ganggu oleh suara teriakan perempuan.


" Calista kamu kan yang bully alesya " teriaknya dengan marah


Calista menaikan alis " nggak tuh "


" jangan bohong, pasti elo kan " menuduh Calista


" gue bilang nggak ya nggak " teriak Calista tidak Terima dituduh..


" hiks riana kak Calista nggak bully aku kok " nada alesya bergetar.


Gila gue kasihan banget alesya


Iya liat mukanya kasihan


Jahat banget Calista.


Banyak bisikan yang membela alesya. Al yang tidak Terima gadisnya di marah langsung berdiri mengambil gelas berisi air putih langsung  menyiram alesya yang seorang PPB( polos polos bangsat).


" ahk " peliknya kaget saat di siram. Memar dimuka alesya dalam sekejap luntur.


Semua orang kaget tak kala geng Griffin mereka baru saja ingin membantu alesya tapi langsung kaget dengan mukannya.


Ahahah gila gue kira polos njir


PPB


Parah sih kasihan Calista dituduh


Nyesel gue belain tuh orang


Gila jijik gue


Semua orang berbalik menyerang alesya. Alesya yang malu langsung kabur dengan teman-temannya. Dalam sekejap video alesya yang menuduh Calista menjadi trending topic.