Aldrich

Aldrich
misi



Saat al melihat jam 1 , al pamit ke anak-anak geng wolf ini sudah waktunya calista pulang. Sebagai pacar yang baik al harus menjemput kekasih hatinya itu. Mengendari motor baru al menjadi pusat perhatian entah itu iri or kagum al tidak peduli . Tak butuh waktu lama bagi seorang al sampai di gerbang sekolah sma high School.


" al " suara lembut calista memanggil al. Al tersenyum memandang calista berlari ke arahnya " jangan lari-lari nanti jatuh " al dengan cepat mendekap kekasihnya itu, calista merona malu ditatap para penghuni sekolah.


Melepaskan jaketnya al melilitkan tepat di pinggang ramping calista. Geng Griffin yang baru saja keluar dari sekolah langsung menghampiri al atau lebih tepatnya mengikuti aron dan devan yang berjalan ke arah al . Aron mencengkram kerah al dengan kuat


" elo pulang " suara dingin aron sama sekali tidak membuat al takut tapi menatap aron dengan jijik


" lepas " al tidak kalah dingin menatap tajam aron. Semua menyaksikan itu mau tidak mau menahan nafas pikir mereka aron dan al seperti musuh bebuyutan ingin sekali mereka tanya ada apa di antara mereka.


( tidak ada yang tau al itu saudara aron dan devan kecuali geng wolf) .


" nggak sebelum elo pulang sama kita " aron mencengkram kerah dengan kuat.


Bugh


" siapa elo ikut campur kehidupan gue ah " teriak al menatap sinis. Aron yang di pukul memegang perutnya


" gue kakak elo bangsat " balas aron keras . Semua kaget dengan ucapan aron


' kakak '


Al tertawa " sejak kapan? " ujar Al mengejek " gue bilang sejak kapan ah elo nganggap gue adik " Al mengusap wajahnya


" mau elo ngelak itu fakta tidak bisa di bantah " devan menatap kedua orang itu datar tapi dalam hati seperti di tusuk ribuan pisau.


" kocak elo " Al menatap dengan sinis orang didepannya. membantu calista naik dengan sigap langsung pergi dari sana meninggalkan aron dan devan serta ribuan pertanyaan dari penghuni sekolah. Bahkan teman Al dan calista penuh dengan wajah bingung.


Al memacu motor dengan kecepatan tinggi, bukannya mengantar calista ke mansion Al malah menuju ke mansion nya . Sampai disana Al mengendong calista ke kamarnya dengan pelan Al mendudukan calista di kasur king size nya dengan dia memeluk pinggang calista membenamkan wajahnya di perut calista.


Calista tidak tau apa yang dialami Al hanya dapat mengelus kepala Al dengan lembut " Al mau cerita " tanya calista


Al menggeleng kemudian mengangguk mengangkat wajahnya menatap mata indah calista wajah mereka yang dekat langsung dicium Al.


Cup


Melepaskan cium Al menatap calista menceritakan semuanya . Menundukkan kepala saat selesai bercerita Al merasakan tangannya basah oleh air melihat penyebabnya Al terkejut melihat calista meneteskan air mata.


" aku tidak tau kau mengalami semua itu dari kecil " suara sedih calista membuat hati Al sakit mengengam wajah cantik calista ditangannya Al mengusap air mata dan mencium singkat bibir cery itu " jangan menagis "


Calista menatap Al dengan sedih dia tau rasanya di caci maki tapi saat itu umurnya terbilang dewasa sedangkan Al masih kecil tidak bisa dibayangkan.


" Al jika kau ingin bertunang dengan wanita itu aku tida_ " ucapan calista dibungkam oleh ciuman agresif Al. Calista yang di serang dadakan kaget tapi mengikuti permainan Al dengan senang hati.


ciuman itu berubah menjadi ******* berjalan lama membuat calista kehabisan nafas, Al melepaskan ******* itu " jangan coba-coba pergi dari ku calista gracia " dengan tegas, calista mengangguk dia juga cukup egois dia tidak mau Al pergi dari dirinya .


" I know " Al tersenyum mendengar ucapan calista. Al menatap calista dengan lembut " diam lah disini cal " pinta Al langsung dianggukin Calista. Dengan sigap langsung Al menarik Calista tidur berpelukan, pandangan kedua orang itu bertemu hingga terbentuknya senyuman indah dari kedua orang itu. Calista yang dipeluk bersandar di dada bidang Al dia dapat merasakan aroma yang sangat dia suka begitu juga Al yang dapat mencium aroma lavender dari tubuh Calista . Kedua orang itu menutup mata tidur sedangkan di mansion smith jasmine menatap aron dan devan kecewa.


" ibu aku hanya ingin dia pulang " aron menjelaskan " ibu tau tapi bisakan baik-baik " ujar jasmine " tapi ibu dia memberontak " ujar devan, jasmine menatap kedua putranya dengan rumit " apa yang kalian harapkan adik kalian terus diam mencari perhatian yang entah kapan dia dapatkan "


Jlebb


Kata-kata jasmine membuat aron dan devan menundukkan kepala bingung.


Jasmine menghela nafas gusar dia bingung kenapa mereka seperti ini tidak bisa melihat adik mereka. Jasmine pasrah langsung pergi meninggalkan kedua anaknya yang duduk di ruang tamu.


S


K


I


P


Waktu menunjukkan jam 3 al membuka mata melihat pemandangan indah di depannya , dia melihat Calista yang masih tertidur pulas nampak cantik .dia puas membayangkan setiap hari bangun disuguhkan pemandangan seperti ini. Bangkit al membersihkan diri menggunakan baju casual .


Tuan apa kabar (●'◡'●)ノ


Anda pasti merindukan sistem imut ini (*'(OO)'*)


'Woy sistem kalau nonggol jangan suka dadakan kenapa ' batin al mengelus dadanya


Untung jantungnya tidak copot


Maaf tuan habisnya sistem lagi senang dapet gaji


' heh emang sistem bisa gajian apa '


Tentu saja tuan bagaimana pun sistem butuh untuk biaya hidup


'Gue kepo deh emang elo buat makan, atau bayar listrik gitu ya '


Bukan tuan tapi sistem mendapatkan gaji untuk memodifikasi sistem supaya tetap canggih.


Al mengangguk


'Btw elo ada misi kagak? '


Ada misi tuan


Misi : buatkan masakan rumahan untuk calista


Hadiah : 500 poin, kalung berlian seharga 1 M


Hukuman : mati


Misi : kencan selam 1 jam bersama calista


Hadiah : mobil Lamborghini


Hukuman : pusing + impoten


Misi : dapatkan ciuman dari calista


Hadiah : saham 45% di Tiffany


Hukuman : anus hilang.


' mulai ngadi-ngadi nih hukuman '


'Gue nggak masalah ama tuh misi tapi hukumannya ngeri anjirr'


o(〃^▽^〃)o selama tuan Melaksanakannya anda akan tetap aman.


' bilangin sama atasan mu, kalau kasih hukuman liat-liat kenapa '


Akan saya sampaikan.


Al dengan senang pergi ke dapur menyiapkan makanan, kalau kalian tanya dimana pelayan jawabnya adalah Al tidak menyediakan pelayan tapi untuk membersihan maka Al mempekerjakannya dari perusahaan untuk setiap 1 minggu akan ada yang bersihkan.


Al mengambil beberapa bahan makan dari kulkas.membuat beberapa hidangan simpel dan enak pastinya saat sedang fokus memasak al tidak sadar calista sudah bangun dan sedang memperhatikannya memasak.


' gila ganteng banget ' batin calista kagum merogoh ponselnya Memotret al. Mengunggahnya ke pertemanan dengan caption " boyfriends ♥︎♥︎ " sontak calista kaget banyak yang komen dan ada juga yang dm calista meminta nomor hp al.


' cih udah tau pacar gue masih aja coba-coba dekati ' calista kesal langsung memblokir orang itu.


Al yang berbalik kebelakang melihat calista berdiri di pintu dengan pakaian miliknya melihat itu al mau tidak mau terpesona dengan calista dengan baju besar miliknya .mendekati calista al melihat pacarnya sedang melihat komen-komen netizen .


Cup


Al memberikan kecupan dipipi chubby calista " al " pekik kagetnya membuat al terkekeh bagaimana bisa pacarnya uni sangat imut,sungguh bego protagonis pria meninggal wanita cantik dan imut seperti calista " pergi nonton sana " ujar al mengelus pipi chubby dengan suara lembut yang menggoyahkan iman kaum hawa " aku mau di sini, boleh ya " dengan puppy eyes. Al sama sekali tidak bisa menolak gadis didepannya itu " boleh tapi jangan nakal " bisik al mengigit telinga calista, sedangkan calista kaget al tertawa melihat wajah kaget gadisnya itu.


Al melanjutkan membuat hidangan terakhir yaitu nasi goreng sedangkan gadisnya memotret al serta mengikuti al kemana pun. Al terkekeh melihat tingkah gadisnya sangat imut ingin rasanya dia kurung di kamar.


Selesai masak bertepatan dengan calista selesai memposting video al memasak.


Theo


Kalau elo bisa masak ngapain suruh gue anjirr


Evan


Kelihatan enak nih 🤤


Gio


Al masakin gue napa


Itu lah bentuk pujian serta celotehan dari pada netizen yang tangannya tidak bisa diam.


Beralih lagi ke al dan calista menyantap makanan dengan nikmat al tersenyum melihat calista makan dengan lahap , tidak sia-sia keterampilan memasaknya ada gunanya.


" apakah enak ? " tanya al menatap calista dengan senyuman yang membuat siapa saja takluk


" enakkkkk " puji calista senang dapat merasakan masakan kekasihnya " kalau begitu aku akan memasak untuk mu " ujar al mendapatkan gelengan dari calista, al menaikan alis " kenapa ?"


" kata mama seorang istri yang memasak untuk suami " dengan polos membuat al langsung mengoda calista


" suami? Aku suka status itu " al mengedipkan mata kepada calista membuat sang empuk sadar dengan ucapan .


Misi complicated


Al mendengar suara notif bangkit mengajak calista berjalan-jalan di mall.


Karena calista tidak membawa baju ganti calista memakai baju al di tutupi jaket kulit al.


Kedua pasangan itu berjalan-jalan di mall, al mengajak calista pertama membeli baju selesai membeli baju al dan calista melihat ke arah kerumunan orang yang melihat pajangan perhiasan yang baru saja menjadi sangat viral.


Calista menatap gelang itu dengan kagum " cih apakah kau baru pertama kali melihat perhiasan ah " seseorang wanita di samping mengejek calista. Calista biasa-biasa saja tapi al tidak Terima berkata " bukan urusan mu " suara dingin al terdengar. Wanita itu menatap al dari atas kebawah " percuma tampan jika tidak ada uang lebih baik kau bersama ku_" wanita itu mencoba memegang al tapi langsung dipatahkan oleh al


" akh sakit akh " teriak wanita itu mengejutkan sekitar. Al menatap wanita itu dengan jijik " cih sampah " al merendahkan wanita Yang berteriak kesakitan


Wanita itu tidak bisa mendengar dengan jelas pikiran hanya dapat merasakan sakit " apa yang kau tunggu bawa dia pergi " al menatap bodyguard wanita itu dengan kesal ' lemot ' pikirnya.


Wanita itu berteriak kesakitan saat dibawa pergi sedang kerumunan tadi tidak berani menganggu al . Al masih marah sampai suara notif terdengar


Misi complicated


Al menghela nafas membawa calista pergi dari sana.


S


K


I


P


Sekarang disinilah al berada bersama calista taman kota menikmati pemandangan danau yang besar. Calista memandang wajah cemberut al langsung memberikan kecupan dipipi al. Al terkejut melihat gadisnya mengambil inisiatif sendiri.


" jangan marah " suara lembut penuh kekhawatiran membuat al langsung membawa calista ke dalam pelukannya.


Entah kenapa calista merasa hangat dan nyaman dipeluk saling memandang " al _" ucapan calista dengan cepat dibuka oleh bibir al.


Al mencium bibir cerry yang telah membuatnya candu . Melepaskan ciuman Al memandang wajah gadisnya yang memerah " cantik " mengecup sudut bibir Calista.


Mereka saling tersenyum memandang sunset sambil berpelukan.


Ah kakek jadi ingat masa remaja dulu


Jadi pingin cepat pulang


Liat mereka so sweet kau kamu nggak bisa


Sayang ~


Ah sayang i love you


Beberapa orang menyaksikan kemesraan Al dengan iri. Hari telah menjelang malam Al sebagai kekasih mengantarkan calista pulang ke rumah nenek calista saat di tanya kenapa di ke rumah neneknya calista hanya menjawab " aku tidak ingin sakit lagi " dengan nada sedih . Al tentu saja mengerti dan mengantarkan langsung ke rumah nenek calista.


Cup


Calista mencium singkat Al langsung berlari meninggalkan Al yang terdiam di tempat. Al menyaksikan tubuh kekasihnya masuk ke dalam menghilang dari pandangannya


" kamu milik ku " gumam Al menyalakan motor kembali ke Mansion.