Aldrich

Aldrich
kegilaan



Di lain tempat al sedang berlatih dengan yang lain karena mereka akan tanding minggu ini waktu untuk latihan hanya 5 hari dari sekarang tidak membuat mereka takut


" woy tembak tuh "


" sean musuh sembunyi di belakang pohon "


" gio jangan masuk " .


Al dengan gaya santainya menebak beberapa orang sesekali memberikan intruksi, Daniel sebagai pemantau sesi latihan mereka dengan seksama bahkan selesai latihan di akan memberikan analisa kesalahan setiap anggota kecuali Al


Al menatap Daniel dengan tatapan kagum karena mampu menganalisis dengan tepat


Saat jam istirahat Al mengirim pesan kepada calista


Wife ❤


"Jangan lupa makan siang "


" iya mas ☺ "


di mansion jessica tiba-tiba calista mendapatkan pesan dari suaminya membuat dia tersenyum cerah, nadia yang berada di samping tidak sengaja melihat itu mengeram marah secara diam-diam


' tunggu saja Al akan menjadi milik ku '


Al yang masih asik makan tidak tau bahwa karena daya tariknya beberapa wanita gila mengincarnya.


Berbeda dengan markas geng Griffin mereka sedang duduk bersama kenric yang sebagai ketua sedang muram dia tidak percaya bahwa ternyata calista telah menjadi istri dari Al


Harris yang sahabat dari kecil kenric menepuk pundak kenric


" ken lupakan dia sekarang dia sudah bahagia bersama orang yang mencintainya "


" tapi _ aku juga mencintanya " ken dengan susah payah mengatakan itu kepada harris


Menghela nafas " jangan menipu diri sendiri, kau tidak mencintanya itu hanya obsesi akibat dia tidak lagi mencintai mu " Kenric terdiam mendengar itu kemudia berkata


" kenapa kau membela Al dari pada aku " ken menatap harris bingung


Harris menatap sahabatnya ini dengan tatapan kesal " aku tidak membela Al tapi aku membela calista, gadis itu berhak bahagia jangan lupa kau dan kedua manusia bodoh itu selalu menghancurkan hati gadis itu "


Sebelum kenric bisa berbicara Harris melanjutkan lagi " aku tidak ingin mengatakan ini tapi akan ku katakan disaat kalian menyakiti dia kalian tau kejadian selanjutnya dia menangis sedih di pojok taman dia tidak pernah membully alesya tapi kalian selalu menuduhnya "


Kenric melongo tidak percaya " kenapa kau tidak mengatakan itu sebelumnya "


" apa kau akan mendengar aku, kalian sudah dicuci otak oleh gadis jahat itu hingga tidak bisa melihat sekitar " Harris menatap mereka kemudia bangkit pergi


Beda halnya dengan Calvin dan chris yang juga sedang bingung mereka marah mendengar calista menikah tanpa mereka tau tapi kakek juga menjadi wali apalagi mengingat kejadian itu mereka hanya menghela nafas gusar memikirkan bahwa ini juga sepenuhnya salah mereka


Sedangkan kedua kakak dari Al tidak tau harus melakukan apa mereka duduk termenung.


Matahari telah berada di atas kepala saat ini calista sedang membeli kue kesukaannya bersama isabela saat keluar dari toko tiba-tiba calista dibekap oleh seseorang langsung membawa dia masuk ke mobil hitam


Isabella yang panik langsung menghubungi Al


" halo al "


" iya "


" Al calista di culik "


" APA "


" Al calista dibawa pergi saat dia keluar dari toko cake **** "


" bagaimana bisa? "


" Al tadi kamu pergi membeli kue sebentar pas calista keluar duluan dia tiba-tiba dibawa oleh orang berpakaian hitam "


Al tidak menjawab lagi langsung pergi dengan buru-buru dari markas wolf semua menatap Al dengan tatapan bingung pikiran Al penuh dengan kecemasan


Duduk di dalam mobil Al langsung bertanya keberadaan calista bertepatan dengan misi yang datang


Tuan ada misi untuk anda


Misi : selamatkan calista dari penculikan


Hadiah : saham perusahaan chanel


Hukuman : ?????


Yes / iya


Al langsung setuju tanpa banyak pikir lagi


' sistem katakan dimana lokasi calista saat ini '


Dibutuhkan 100 poin untuk menemukan lokasi terkini


' kurangi cepat '


DING ..


Ponsel Al langsung mendapatkan pesan lokasi calista dengan kemampuan mengemudinya Al bergegas ke lokasi calista


.


.


.


Saat Al tiba-tiba di sana Al melihat lokasi itu ternyata bangunan gedung yang sudah tidak di pakai


Dengan tergesa-gesa Al naik keatas melalui tangga


' sistem katakan ada berapa orang di ats '


Tuan ada 5 orang , 2 Orang sedang ke arah anda


' berikan aku senjata '


Tuan apa anda ingin senjata desert eagle


' iya cepat berikan '


Tangan al kosong langsung terdapat pistol


Dengan cepat al naik ke atas dua orang didepan al langsung di tembak mati


Dor


Dor


Mereka tumbang kini aura al sangat menakutkan sampai di lantai 3 sesuai arahan sistem al menebak jatuh satu orang


Dor


Bruk


Dilantai 5 seorang wanita penuh dengan tatapan marah " kau cepat periksa siapa itu "


" baik nona " pria itu lari ke arah suara tembakan


Gadis itu yang tak lain ayu menatap calista yang diikat dikursi yang tidak sadar dengan penuh kebencian


" jika kau mati pasti al akan melirik ke arah ku " ayu dengan tatapan menyeringai penuh kebencian menatap wajah cantik calista menodokan pistol ke kepala calista


Dor


Suara tembakan terdengar bukan pistol ayu yang berbunyi tapi senjata dari tangan al


Huk darah mengalir dari mulut ayu menatap ke arah belakangnya yang terdapat al menatap dengan tajam


" al aku menyukai ku " air mata menetes dari matanya


Berjalan ke arah calista al melihat gadis itu tidak terdapat luka dia lega beban yang ada di hatinya jatuh langsung menggendong gadis itu


Gelapnya bangunan itu tidak membuat al takut minimnya penerangan al membawa calista pergi dari sana meninggalkan mayat-mayat itu


.


.


.


Al memanggil dokter terbaik untuk memeriksa calista tentu saja dokter itu wanita Al tidak suka pria lain menyentuh gadis nya


Bahkan pelayan di mansion itu menggelengkan kepala melihat posesif dari majikannya itu


" tenang saja pasien hanya butuh istirahat " sudah 5 dokter yang di panggil Al dan mereka semua mengatakan tidak ada apa-apa


Al duduk menatap gadis itu yang tertidur bajunya telah berganti piyama dia meninggal gadis itu bangun dari tidurnya


Bahkan teman-teman gadis itu ingin menjenguk tapi Al menolak mereka dapat menemui calista saat di sadar


" eguhhh " leguhan gadisnya itu membuat Al langsung bangkit ke arah calista


" sayang ada yang sakit? " nada cemas


Calista menggelengkan kepala mencoba duduk dengan hati-hati Al membantu gadisnya duduk


Air mata calista jatu kejadian itu membuat dia takut, Al mengelap air mata itu calista memeluk al mencari rasa aman dan nyaman


" aku hiks takut hiks "


" sutt maaf ini salah mas " calista menggelengkan kepala tidak setuju


Al dapat rasakan bajunya basah dengan lembut dia mengosok punggung istrinya


Kepala calista tidak sengaja mengenai luka Al membuatnya meringis kesakitan


" akh "


Calista mengangkat kepala menatap wajah pucat Al dengan khawatir


" mas ada apa? " Al menggelengkan kepala


" mas buka "


" tidak ada apa-apa "


" mas jangan bohong " calista dengan paksa membuka baju piyama Al saat dibuka calista menutup mulut terkejut terdapat luka tusukan mata indah calista menagis sedih


" apakah sakit " tanya calista sendu


" sekarang tidak " al memaksa senyum


" jangan berbohong pada ku " calista bangkit mencari kota obat


Dengan telaten calista memberikan obat kepada luka itu setiap memberikan obat dan memperban itu mata calista sangat sedih


" katakan jika sakit "


" tidak sakit selama istri ku disebelah ku " Al tersenyum menggenggam tangan calista mencoba menyalurkan kehangatan.


al yang tidak ingin calista lelah membawa gadis itu pergi tidur calista yang biasanya tidur di pelukan Al kini tidak bisa kedua pasangan itu hanya mengenggam tangan dan tertidur...


Skip


Hari ini adalah hari tournamen dan juga hari ke 5 sejak kejadian itu Al tidak dirawat dengan ekstra hati-hati bahkan Daniel dan steve turun tangan menghancurkan perusahaan ayah ayu membuat mereka jatuh miskin..


Bahkan calista meminta pengawal untuk tidak mengizinkan siapa pun masuk mansion kecuali sahabat Al dan dirinya sisanya jangan


Hari ini Al sudah berada di tempat pertandingan menunggu acara dimulai


" mas aku dan yang lain akan menyaksikan lewat bangku penonton ya "


" iya sayang "


Calista dengan antusias membawa teman-teman pergi mencari tempat duduk paling depan awalnya dia ragu mengizinkan Al main karena belum sebuh tapi akibat bujukan Al akhirnya calista luluh dan mengizinkan.


Permainan dimulai semua perseta di panggil dan diminta duduk di tempat duduk tim masing-masing..


Al mencari calista diantara penonton dan melihat calista duduk tersenyum padanya


" everybody para tim siap "


" siap "


" siap "


" Ok kita mulai "


Para peserta terjun payung dari pesawat


Tim Al turun hutan pergi menuju rumah mencari senjata


" jeff hati-hati "


" tembak "


" arah jam 7 "


" 3 orang dirumah "


" semua naik kendaraan "


Para penonton bersorak menyebutkan nama tim yang mereka dukung bahkan calista, jessica, isabella dan kylie yang belum pernah menyaksikan secara langsung sontak terbawa suasana ikut bersorak


Pertandingan ini orang yang menantang Al penuh dengan persiapan terus mencoba membantai tim Al malah dia yang dibantai


Theo sangat senang saat menembaki musuh


" Al kalau kita menang pak ketua teraktir kita "


Al langsung semangat membantai semuanyanya .


Tak lama kemenangan Al membuat semua orang bersorak gembira


" yeay traktiran " Theo senang


Orang yang menatang Al menghampiri Al dengan ramah berjabat tangan


" hebat aku belum pernah melihat seseorang dengan gaya bermain seperti mu "


" kau juga hebat "


" tentu saja, aku terus bergadang untuk bermain jadi apa kau mau menjadi master ku "


" tidak "


" kenapa ? " ujarnya sedih


" aku sibuk "


Gio langsung merangkul remaja itu " eh adik ketua kami itu seorang pengusaha jadi tidak ada waktu buat mengajari mu "


" tapi kalau kau sangat ingin mari kita bermain bersama " lanjut gio


" apakah boleh " matanya penuh harapan


" tentu saja "


" terimakasih " pekiknya antusias


Rombongan itu pun keluar pergi ke restoran merayakan kemenangan tentu saja membawa teman baru