
Selesai makanan siang Al dan yang lain berjalan-jalan di tepi pantai . Al terpana melihat wajah cantik calista diterpa angin sejuk..
Deg deg
' Cantik '
Calista tak sengaja menatap Al yang memandangnya langsung tersipu malu.
Jika tidak ada orang pasti Al sudah lama mencium calista.
Al mendekati calista mengengam tangan nya dapat dia rasakan betapa lembutnya tangan calista. Bahkan aroma lavender dari tubuh calista dapat Al cium . Kedua kekasih itu menikmati sunset di pantai berdua eh sebenarnya ramai-ramai tapi karena tidak sadar teman-teman ditinggal dan mereka berdua bersama-sama jalan di pantai.
Matahari terbenam membuat calista terpesona Al tersenyum mengajak calista balik ke hotel, bukannya balik ke kamar hotel Al malah mengatur kejutan yang telah di rencanakan di bantu sistem tentu saja..
S
K
I
P
Saat jam 10 malam calista di bangunin oleh sahabatnya
" calista gracia bangun " kylie menggoyang goyangkan tubuh calista.
Bukannya bangun calista malah menarik selimut menutupi tubuhnya.
" nih anak kayak kebo " cibir jessica kesal sudah berapa menit mereka coba bangunkan
Tiba-tiba terbesit suatu ide di benak isabella " calista cepat bangun kak Al sama alesya pacaran " dengan heboh membuat sang empu yang tidur bangun karena terkejut.
" nah kalau gini elo baru bangun " cibir kylie..
" his kalian ini kenapa sih "
" jangan banyak omong cepat siap-siap " jessica menarik calista untuk bangkit
" nih pakai "kylie menyerahkan baju yang telah di siapakan oleh Al tapi tidak di tau oleh calista.
" gila bagus banget bajunya " kagun calista berbinar binar menatap dress yang dia pegang.
" sudah cepat " kylie mendorong calista bangun..
Alesya yang tidak tau kenapa mereka seperti itu mendekati mereka dengan muka sok polos bertanya " kakak mau kemana? "
" bukan urusan elo PPB " kylie mode pedas.
"Hiks kakak kenapa sih jahat sama aku padahal aku nggak pernah ngapa-ngapain kakak, pasti kakak calista yang ngomong nggak nggak " dengan tangisan Buaya membuat mereka kesal
Plakk
Isabella menampar alesya dengan kekuatan penuh " elo kalau nggak bisa liat kita bahagia mending jauh-jauh deh ***** " kesal
Kylie dan jessica memberikan pandangan kagum. Sedangkan alesya tertegun memegang pipinya yang ditampar menundukkan kepala menahan amarah yang akan keluar.
Kreet
Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan calista dengan gaun yang tampak sangat menawan.
" gila teman gue cantik banget " puji Kylie terpana ..
" kalau gue cowok udah gue pacarin elo " jessica tak kalah memuji calista bener-bener bak dewi..
" awas pawangnya datang elo ngomong kayak gitu " isabella memperingati mereka.
" gue baru sadar untung nggak ada pawangnya bisa-bisa teman mu ini tinggal nama saja beb " jessica dengan tingkah pura-pura takut.
Calista memerah malu mentertawakan mereka.
Kylie dan jessica serta isabella langsung menarik calista pergi dari sana meninggalkan PPB itu.
DIPANTAI
" Kylie kita kemana " calista dengan pelan-pelan berjalan karena matanya si tutup oleh kain
" bentar lagi nyampai "
" jangan buat gue mati penasaran deh "
" udah elo santuy aja "
Mereka berhenti " kita sampai " jessica melepas penutup mata calista. Calista mengerjapkan mata melihat dekorasi yang sangat indah didepannya apalagi di tengah terdapat lilin berbentuk hati dan di tengahnya ada sosok yang dia cinta berdiri membawa bunga mawar yang dapat dia liat ada 99 tangkai.
" maju " jessica menyenggol tangan calista untuk menyadarkan sang empu dari lamunannya.
Calista mengangguk maju ke hadapan Al, berdiri saling berhadapan membuat calista gugup.
" for you " Al menyerahkan bunga
" thanks you "
Al mengedipkan mata kepada seseorang
Tiba-tiba langit dipenuhi petasan yang tertulis ' will you be my wife '
Calista terkejut matanya berkaca-kaca berfikir apakah dia tidak salah liat Al melamarnya..
Berlutut didepan Calista Al berkata dengan mengengam cincin "Calista gracia aku mencintaimu dan ingin menikahimu tapi kita mulai dulu bertunangan hingga aku bisa meyakinkan keluarga mu bahwa aku bisa membahagiakanmu " ucapan lembut Al membuat hati Calista tersentuh.
" Al " Calista meneteskan air mata bahagia.
" Calista sekali lagi aku bertanya will you be my wife? " tanya Al menatap Calista dengan tersenyum.
Calista mengangguk " yesss " suara Calista jatuh membuat semua bersorak kegembiraan.
Para cewek iri dengan Calista yang dilamar romatis .
emak tolong anak mu ini
Bonyok aku ingin dilamar seperti ini
Gue jomblo gue diam
Gue single nggak ada yang mau
Gak
Gak
Jahat banget
Mendengar persetujuan Calista senyum Al tampak lebih bersinar berdiri memakaikan cincin yang di pesan ke jari Calista.
" kau suka "
"Terimakasih Al " suara Calista dengan tangisan pecah, walaupun orang tuanya sudah berbaikan tapi mereka sibuk berbeda dengan dulu yang akan selalu ada untuknya apalagi abangnya selalu melihatnya salah.
Al mengusap air mata Calista " don't cry baby " suara lembut dan perhatian Al membuat Calista luluh.
Al mengeluarkan kalung pemberian sistem memakaikannya di leher indah Calista.
Wow berlian
Anjir holkay mah beda
Ah gue pingin
Emak carian anak mu jodoh seperti ini
Mimpi kau
Calista mematung dengan gugup menatap Al " Al jangan memberikan aku sesuatu yang mahal "
" tidak mahal, dan aku memberikan ini untuk kekasih ku " jujur Al karena kalung itu pemberian sistem bukan dia beli.
Setelah acara ke uwu an mereka menyantap hidangan serta berfoto membagikan ke pertemanan membuat kelas lain iri sedangkan di kegelapan alesya menatap Calista dengan benci.
" harusnya Al punya aku, semua perhatian ini dan kalung itu milik ku bukan dia " gumamnya marah .
Acara itu berjalan hingga tengah malam. Tentu saja Al, gio, ivan, Jeff, sean dan gio mengantarkan para cewek kembali ke hotel dengan selamat sebelum kembali ke kamar hotel mereka.
S
K
I
P
Keesokan harinya suasana kelas Al penuh dengan ceria jadi saat guru mengajak mereka pergi ke tempat-tempat bagus mereka masih bercanda tawa.
Dengan kedua sejoli tampak saling lengket tidak terlepas kan atau terpisahkan.
" Anak-anak sekarang bapak dan ibu sudah menyebarkan amplop merah berisi hadiah kejutan dari sekolah " pemberitahuan dari guru membuat suasana kembali memanas.
" siapa semua "
" SIAP " TERIAK MEREKA.
" bagus mari langsung berpencar " ujar
Mereka langsung berpencar mencari ke semua tempat tak terkecuali sahabat Al dan calista yang antusias. Berbeda dengan Al mengengam erat tangan calista agar tidak hilang melihat kekacauan orang mencari amplop merah itu. Al mengajak calista ke bawah pohon duduk disana berteduh..
Di geng Griffin kenric menatap tidak suka ke arah Al yang bermesraan dengan calista entah kenapa perasaan ini muncul tiba-tiba.
" bos elu liat apaan " tanya chris menatap ke arah penglihatan ketuanya itu.
" tidak ada " elaknya
" bos jangan bohong elu cemburu kan " harris menatap ketuanya dengan datar.
" nggak "
" udah jangan bohong gue tau elu kayak apa " harris
" gue ingetin jangan ganggu hubungan orang lain bos, elu udah terlalu banyak sakiti calista biarin dia bahagia " harris dengan logis memberikan nasihat.
" .... "
" gue cuma kasih tau " harris pergi. Calvin dan chris menatap harris dengan tidak suka merasa bahwa harris mengambil kata yang seharusnya mereka ucapkan sebagai seorang kakak.
Tak lama suara teriakan satu persatu terdengar.
" aku dapat "
" aku juga "
" aku juga dapat "
" ketemu "
" yess dapat "
" horee "
Kemudian mereka semua mendapatkan amplop dan di suruh berkumpul, Al dan calista bangun tidak sengaja Al melihat amplop di celah pohon di belakang calista. Mengambil amplop Al terkejut sesat bukan satu amplop yang didapat tapi dua.
' ke beruntungan ku terlalu kuat ' batin Al senang
" Al kau hebat " puji calista menatap gembira entah kenapa Al senang.
Berkumpul " semua sudah dapat "
" SUDAH " teriak mereka serempak
" sihlakan buka "
Semua langsung membuka dengan senang hati ada yang mendapatkan 1 juta sampai 10 juta kemudian barang elektronik entah itu iPad, TV, ponsel, laptop, AC dll ada juga yang mendapat voucher makan, voucher belanja, atau voucher salon.
Al baru saja membuka amplop melihat hadiahnya adalah motor walaupun tidak semewah dirinya tapi boleh lah sedangkan hadiah yang didapat calista adalah set dress gucci..
Selesai keriuhan yang terjadi semua kembali ke hotel dan bebas melakukan apapun yang mereka inginkan.
Al dan calista berencana pergi bersama teman-teman untuk memotret gambar yang estetik. Sekitar jam 2 an mereka kumpul di depan hotel berjalan ke taman bunga tidak jauh dari hotel.
" wow " seru jessica sangat suka dengan pemandangan ladang bunga.
Mereka langsung memotre untuk dimasukkan ke sosmed, calista juga memotret bunga-bunga dan pemandangan lainnya sedangkan Al memotret calista yang sedang memotre, mencium bunga, tampak sangat cantik calista seperti dewi bunga.
" bau bau bucin " cibir gio jengah
" sabar " sean menepuk pundak gio.
Mereka membagikan hasil gambar mereka ke sosmed dengan sangat bahagia banyak yang komen dan like bahkan akun sosmed Al langsung bom meledak tiba-tiba menjadi selebriti dadakan.
Yaelah kayak tau bulat di goreng dadakan.
Mereka disana sampai jam 2 siang selesai mereka kembali dan tak sengaja berpapasan dengan PPB dan antek-anteknya.
" isabella elu ngapain pukul alesya ah " dengan nada marah
" terus " isabella membalas dengan santai bahkan tidak ambil pusing.
" elu itu ya selalu aja ganggu alesya kenapa sih " riana bertanya dengan kesal.
" hello harusnya gue yang nanya ya udah tau kita nggak suka sama dia tapi dia dekati kita terus, sengaja ya biar di pukul terus dateng deh pawang nya " jelas isabella dengan menatap jijik.
" hiks tidak "
" alah nangis mulu "
" mental kok kayak anak tk malu sama usia " ivan mengejek
" aku bukan anak tk hiks hiks "
Alesya benar-benar ingin membunuh orang-orang di depannya.
" cabut " Al males meladeni gadis di depannya.
" kak Al " dengan nada sedih ingin menyentuh Al langsung mendorong " elu ya buat gue muak tunggu video elu gue sabar "
Deg
Gemeteran ketakutan " bagus kalau elu takut " Al smirk ,pergi dengan yang lain
Gio menatap Al " Al gue pingin liat deh video itu kepo banget sampai-sampai tuh PPB bisa gemeteran takut "
" entar gue kirim "