
Disaat UKS sedang diobatin disaat yang bersamaan itu juga aron dan devan dibawa pulang oleh andrian dan jasmine sepanjang jalan tidak ada yang berbicara
Sampai di mansion andrian membawa kedua anak itu ke ruang kerja di sana suasana hening tidak ada yang berbicara andrian menatap mereka dengan menghela nafas.
" aron kamu tau kesalahan mu " menatap putra keduanya yang minim expresi
" aku tidak melakukan kesalahan dia pantas mendapatkannya "
Andrian melirik dengan expresi marah dan berkata " aron jangan membuat ayah mengatakan kepada ibu mu apa yang membuat al tidak bisa memaafkan kita "
Aron menegang telah melupakan kejadian itu , andrian menatap wajah aron yang diam berjalan ke arah putranya itu menepuk pundaknya
" jangan membuat dia semakin membenci kita aron " pergi meninggalkan aron dan devan
Devan ingin berbicara tapi aron langsung pergi dengan pikiran yang menumpuk melihat itu devan menghela nafas gusar ' kenapa semua menjadi rumit '
DITAMAN
Aron duduk di bawah pohon mengingat sebuah kenangan dimana dia termakan oleh omongan orang yang mengatakan al berbuat onar memalukan nama baik keluarga smith serta banyak membully orang
Aron disana awalnya biasa aja sampai dimana dia sudah muak karena emang tidak menyukai al dia tidak segan memukul al saat malam hari aron memukul al dengan sekuat tenaga membuat al saat itu terbaring lemah di tanah dengan darah yang mengalir
Aron sadar dari ingatan masa lalunya menatap danau itu dengan tatapan sendu
" sial kenapa gue bodoh percaya orang itu sih " gumamnya meratapi kebodohannya yang percaya pada orang lain dari pada adik kandung sendiri , aron masih dengar kata-kata al pada saat dia pukul
Bukan aku kak sungguh bukan aku!!
Kata-kata itu terngiang-ngiang dia pikiran aron, memegang kedua kepalanya yang seperti akan pecah..
Skip
Berbeda dengan al setelah kejadian itu mengikuti tes percepatan dibawah tatapan penghuni sekolah yang bingung
Pasalnya al sama sekali tidak terpengaruh dengan kejadian tadi..
Dan sekarang dia berada di dalam mobil menyetir kembali ke mansio
" mas mampir dulu di depan aku mau beli cake " ujar calista
" iya sayang "
Al berhenti di depan toko cake kesukaan gadis itu, calista turun dengan gembira pergi membeli makanan sedangkan al menunggu di depan mobil
" ayah " seseorang berlari ke arah al menarik-narik ujung baju al
Al melihat anak kecil itu yang ternyata adalah anak yang dia tolong kemarin
" aku bukan ayah mu " ujar al dengan lembut.
Anak itu yang bernama rio menangis
" tidak kau ayah ku hiks "
" maaf tapi aku bukan ayah mu " ujar al mengelus kepala anak itu, rio menagis
Beberapa orang yang melihat itu berbicara
" nak jangan seperti itu, kalau dia anak mu akuin saja "
Al menatap orang itu sekilas kemudia sosok perempuan datang
" rio kenapa lagi sih momy capek kejar kamu "
Rio tersenyum menunjuk al dan berkata " ayah " wajah gembira itu membuat wanita itu melihat ke arah Al dengan senyuman
Al menatap anak itu " rio paman bukan ayah kamu " al dengan lembut menjelaskan
" tidak, kata mommy paman ayah rio " dia dengan keras kepala mengatakan itu
wajah al berubah menatap wanita itu dengan tatapan heran " nona kenapa kamu mengatakan itu "
Wanita tampak malu-malu " Aldrich rio sangat menyukai mu dan ingin kau menjadi ayahnya, bagaimana apakah kau mau " dia mengajukan itu
" maaf aku sudah memiliki istri dan sangat mencintanya " Al langsung menolak dengan tegas
Senyum wanita itu luntur seketika dia tidak tau pria di depannya ini menikah
" tidak kau pasti berbohong "
Al menunjukkan cincin pernikahannya
" aku sudah menikah dan sangat mencintai istri ku " nada Al saat mengatakan itu sangat lembut
Wanita itu tidak percaya saat meminta seseorang mencari data pria ini tidak ada yang mengatakan dia sudah menikah
" Aldrich kah tidak perlu khawatir saat kau menikah dengan ku aku akan memberikan semua aset ku pada mu " wanita itu tetap kekeh membujuk al untuk menikah dengannya
Para penonton langsung dapat menarik kesimpulan bahwa wanita itu menyukai pria yang sudah menikah didepannya .
Belum sempat al menjawab calista dengan lucu memanggil al
" Mas " panggil calista dengan senyum indah
Para penonton langsung gigit jari melihat pria itu di sukai wanita cantik terus sekarang istrinya juga sangat cantik mereka tampak sangat iri dengan Al
Calista menatap Al dan wanita yang sedang memegang anak dengan bingung
" mas mereka siapa ?" calista memiringkan kepala bingung
Al tersenyum lembut ' mengemaskan ' batin Al menenangkan diri
" ini adalah wanita yang anaknya sempat aku selamtin " Al dengan jujur menjawab
Calista menatap wanita itu dengan senyum indah " halo aku calista istrinya Aldrich salam kenal " dengan ramah memperkenalkan diri
Wanita itu agak canggung tapi memperkenalkan diri " aku melin ibu dari rio "
Calista mengangguk menatap anak itu dengan lembut .
" mas ayo kita pulang " calista sudah tidak sabar makan tentu saja Al mengerti mengangguk lagi
Saat akan berbalik tangan Al di tahan oleh melin " Al aku serius dengan yang aku ucapan "
" maaf saya mencintai istri saya dan saya tidak kekurangan aset bahkan aset saya lebih banyak dari milik anda " ujar Al tidak melirik expresi dari wanita itu langsung membawa calista pergi.
Calista yang di bawa pergi masih bingung ada apa sebenarnya yang terjadi dan kenapa suaminya mengatakan itu..
Al tidak memandang wanita itu anak kecil itu Al emang senang anak kecil tapi dia tidak suka ada yang memanfaatkan anak untuk dekat padanya, Al langsung menyalahkan mobil pergi dari sana tidak sibuk mendengar ucapan orang..
Sampai di mansion Al membantu calista membawa kue itu , calista tidak mau bertanya karena dia percaya pada pria yang sekarang menjadi suaminya itu
Masuk Al menyerahkan kue itu ke pada pelayan dan pamit ke kamar..
Dikamar
Al sedang berganti pakaian pakaian tiba-tiba calista masuk langsung disuguhkan pemandangan punggung suaminya itu
Deg
" apakah bagus "
Calista tanpa sadar mengangguk langsung tersadar membuat wajahnya memerah malu Al terkekeh lucu memeluk gadis itu
" apa kamu tidak mau bertanya tentang kejadi hari ini? "
Calista didalam pelukan menggelengkan kepala " aku tidak mau tau, karena aku yakin sama suami ku " suara lembut calista menghangatkan hati Al
Al semakin erat memeluk gadis itu ' ya siapa suruh dia terlalu imut ' batin al .
Beberapa menit mereka berpelukan disana tidak ada yang berbicara hanya hangatnya pelukan masing-masing yang dirasakan..
.
.
.
Jam menunjukan pukul 06 .00 al mengajak calista jalan-jalan mencoba jajanan malam
" bagaimana enakan "
" iya enak " calista makan dengan lahap al salfok sama pipi chubby itu yang bergetar saat makan
' lucu ' batin al
Kedua pasangan itu menikmati jajan malam, puas mereka naik motor berkeliling di jalan raya yang hanya di terangi lampu jalan Calista kaget saat al membuatnya duduk di depannya dengan alasan supaya dia bisa memeluk gadis itu
Dengan calista di depan al membawa motor dengan pelan berkeliling calista agak tersipu malu memeluk al dari depan
Beberapa orang yang keluar bersama teman di malam hari melihat al dan calista dengan tatapan iri mereka ingin merasakan menjadi al.
Calista bersukur dia dan al memakai helm jika tidak dia akan merasa malu.
Al dapat merasakan kepala gadis itu bersembunyi di tengkuk lehernya
Al menaikan kecepatan sedikit supaya cepat sampai dan dapat menghilangkan malu dari gadis itu..
Skip
Jam 8 . 00 calista baru bangun badannya sangat lelah menatap ke sampingnya sudah tidak terdapat suaminya bangkit dia membersihan diri lalu turun kebawah
" pagi nyonya " sapa pelayan itu
Calista mengangguk , seorang kepala pelayan menghampiri calista dengan senyum
" nyonya tuan meninggalkan surat untuk anda " pelayan itu tersenyum memberikan surat berbalik kembali lagi ke dapur
Calista tersenyum membuka surat itu ,
Saat membaca itu calista tampak sangat bahagia dalam surat itu tertulis al menyesal tidak bisa menunggu calista bangun disana juga tertulis dia sudah meminta pelayan menyiapkan beberapa makanan sehat untuknya dan ada juga vitamin .
Selesai membaca kepala pelayan datang lagi " nyonya makanan sudah siap dan ini vitamin dari tuan " pelayan
Calista terharu walaupun dia sering mendapatkan kasih sayang dari al tapi pria itu tetap perhatian padanya..
Di tempat al dia sedang mengerjakan dokumen yang menumpuk karena banyak perusahaan yang ingin berkerja sama dengan mereka, apalagi sekarang aset al telah mencapai triliunan entah itu dari saham, perusahaan atau sistem.
Tuan
'Dari mana saja kamu? '
Biasa tuan saya dipanggil oleh atasan
Apa anda merindukan sistem
' nggak '
Tuan anda sangat kejam
'........ '
Tuan ada misi apa anda mau liat
' perlihatkan '
Misi : sebagai suami sempurna bagaimana anda tidak memberikan 1 aset atas nama istri anda
Hadiah : keterampilan game
Hukuman : ??????
' keterampilan game maksudnya? "
Tuan keterampilan game berarti anda bisa bermain game apa saja dan akan memiliki Persentase kemenangan 100 %
'Terus tuh hukuman tumben ditutup '
Atasan sistem bingung mau kasih hukuman apa lagi
' baguslah '
Menerima misi al memikirkan sebuah aset yang mau dia berikan aset bergerak atau diam ya
Al merenungkan apa yang ingin dia berikan langsung mendapatkan ide istrinya belum memiliki mobil jadi dia akan memberikan mobil itu sangat baguss.
Bangkit Al berdiri meninggalkan mobil ke sorum mobil disana Al di suguhkan pemandangan mobil berkelas karena yang di datagin Al adalah sorum Buggati
Mata al langsung menyalah saat melihat mobil Buggati yang cocok dengan istrinya
" tuan apa anda menginginkan mobil ini "
" iya apakah bisa warnanya dirubah menjadi pink "
" tuan itu bisa tapi biayanya akan sangat mahal "
" tidak masalah aku ingin mobil itu rubah warnanya menjadi pink aku ingin besok bisa selesai "
" tapi pak butuh 3 hari atau lebih untuk itu " pelayan itu dengan cepat mengatakan itu
Al merasa tidak senang ' woy sistem '
Iya tuan
' batas waktu misi itu jalan '
Tidak ada batas waktu tuan
' bagus kalau begitu '
Al menatap pelayan itu " tidak apa yang penting mobil itu bisa istri ku Terima "
Pelayan itu mengangguk langsung mengajak Al membayar serta mengurus semua berkas.
Selesai Al langsung pergi keluar dari sana membawa berkas tinggal menunggu hari mobil itu siap saja