
Sebuah mini cooper sudah berada di depan halaman rumah Dea. Mobil mahal itu adalah mobil milik dari Ardi. Dia hari ini ingin mengajak Dea untuk berjalan pagi. Mungkin mencari sarapan di luar adalah ide yang cukup baik untuk dirinya dan Dea.
Kedatangan dari Ardi tentu mendapatkan sambutan yang hangat dari kedua orangtua Dea. Mereka merasa Ardi adalah sosok yang ideal untuk Dea. Apalagi Ardi adalah seorang psikiater yang di kenal memiliki jam terbang yang tinggi. Dengan usia Ardi yang tergolong masih muda, Ardi sudah sukses menjadi seorang psikiater yang terkenal.
Ardi pun menyambut hangat apa yang di berikan oleh kedua orangtua Dea pada dirinya. Ia mengaku senang bisa kembali berkunjung ke rumah Dea. Apalagi Ardi hari ini ingin mengajak Dea untuk sarapan. Tentu ada rasa yang berbeda di rasakan oleh Ardi di hari ini.
Kedua orangtua Dea pun langsung memanggil Dea untuk bisa jalan bersama dengan Ardi. Dea yang sama sekali belum mandi, terlihat begitu cantik dengan wajah natural yang di milikinya. Wajah cantik dari Dea itu, langsung mendapat pujian dari Ardi. Seketika pujian yang di sampaikan oleh Ardi membuat Dea tersenyum. Itu adalah cara yang terbaik untuk kembali membuat Dea menjadi percaya diri. Tentu kdrt yang mendera Dea, menjadi momok yang akan membuatnya trauma. Itu yang di rasakan oleh Ardi. Sehingga Ardi harus bisa membuat Dea kembali bisa percaya diri dengan apa yang ada saat ini.
Ingin melihat Dea bisa bersenang-senang dengan Ardi. Kedua orangtuanya pun langsung meminta Ardi untuk membawa Dea segera pergi hadapan mereka. Keduanya tidak ingin Dea merasa menunggu terlalu lama. Sebab Dea seperti sudah sangat ingin pergi makan bersama dengan Ardi.
Ardi benar-benar menunjukkan sikap yang begitu perhatian pada Dea. Membuka pintu mobil untuk Dea. Sebelum memberikan senyuman pada Dea saat akan menutup mobil tersebut.
Begitu juga saat sudah berada di dalam mobil. Ardi kembali memberikan sedikit perhatiannya pada Dea. Bagaimana Dea sama sekali tidak pernah mendapatkan perhatian kecil yang biasa di berikan oleh Bram. Untuk sebatas sabuk pengaman pun, Ardi memberikan perhatian kecilnya itu pada Dea. Satu hal yang Ardi lakukan untuk membuat Dea bisa bahagia kembali. Melupakan kenangan pahit yang selam ini dia dapat dari Bram.
Ardi dan Dea sampai di depan sebuah restoran cepat saji. Namun sebelum keluar dari dalam mobil. Ardi kembali melepaskan sabuk pengaman yang melingkar di tubuh Dea. Dia melihat bagaimana perhatian kecil yang di berikan oleh Ardi begitu menyentuh hatinya. Dea benar-benar tidak bisa merasakan hal sama ketika dia bersama dengan Bram. Sama sekali tidak pernah mendapatkan apa yang dia dapat dari seorang Bram. Dea benar-benar senang dengan semua yang di berikan oleh Ardi pada dirinya.
Dea mengucapkan terima kasih dengan bibir yang begitu bergetar. Bagaimana juga, Dea benar-benar merasa apa yang di lakukan oleh Ardi adalah bentuk ketulusan. Dia bisa melihat ketulusan Ardi dari matanya. Mata Ardi tidak bisa berbohong dengan apa yang di lihat oleh dirinya. Hingga Dea merasa seperti seorang yang beruntung saat ini.
Ardi kembali membuka pintu mobilnya untuk Dea keluar dari dalam mobil. Dia menundukkan kepalanya saat Dea keluar dari dalam mobil. Begitu juga saat Dea mulai berjalan, Ardi dengan spontan menggenggam tangan kanan Dea dengan begitu eratnya. Ardi ingin segera menyembuhkan rasa trauma yang di alami oleh Dea. Ini akan jadi hari yang paling menyenangkan bagi seorang Dea di hari ini. Dia akan lupa dengan semua yang terjadi saat ini.
Perlakuan Ardi ketika di dalam restoran semakin membuat Dea begitu senang. Dia membantu Dea menuang saus yang akan di makannya. Begitu juga dengan Dea yang tidak menyukai minuman yang manis. Ardi mencoba sedikit minuman itu. Dea pun bisa minum dengan perasaan tenang. Sebab dia akan minum minuman yang memang tidak terlalu manis untuk dirinya.
Apa yang Ardi berikan pada Dea benar-benar membuat Dea merasa seperti di perlakukan dengan baik. Apalagi Dea tidak pernah di perlakukan seperti ini oleh Bram. Ini akan jadi obat yang paling ampuh yang di rasa akan membuat Dea sembuh secara perlahan dari rasa takut dan sebagainya. Kdrt yang di lakukan oleh Bram telah membuat Dea merasa tidak nyaman, itu yang membuat Dea merasa seperti tidak di hargai sebagai perempuan.
Hari ini Ardi membuat Dea menjadi seperti seorang yang begitu di cintai. Dia memberikan segalanya pada Dea. Itu yang membuat Dea merasa begitu bahagia dengan apa yang ada.