
Dengan terungkapnya kejahatan yang di lakukan oleh Desi. Kini ibu Ardi pun mulai tidak lagi bersimpati pada Desi. Namun dia juga tidak langsung memberikan restu untuk Dea. Masih ada banyak hal yang harus di lakukan oleh Dea agar segera mendapatkan restu dari ibu Ardi.
Ardi merasa heran dengan sikap ibunya yang sampai sekarang belum memberikan restu yang Ardi harapkan. Dia sudah tidak sabar untuk segera menikah dengan Dea. Tapi masih ada sekelumit hal yang di persoalkan ibunya akan Dea. Harus ada syarat tertentu yang Ardi sendiri tidak paham tujuannya untuk apa.
Ardi menggenggam tangan ibunya, dia mengatakan jika dirinya memohon pada ibunya untuk merelakan Ardi menikah dengan sosok Dea. Tidak ada yang harus di khawatirkan oleh ibunya. Dea adalah sosok yang luar biasa. Jadi tidak ada hal yang membuat ibunya tersebut merasa kurang yakin dengan Dea. Sebab Dea adalah orang yang paling tepat untuk Ardi sekarang.
Status janda Dea memang menjadi pertimbangan yang cukup berat bagi ibunya. Mungkin saja ibu Ardi akan merasa kurang puas dengan pernikahan yang di gelar Ardi. Apalagi Dea adalah janda muda yang memiliki stigma negatif di masyarakat. Akan banyak hal yang mengarah pada ibunya saat memiliki menantu seorang janda.
Ardi memohon dengan sangat pada ibunya untuk segera memberikan restu pada Ardi dan Dea. Mungkin saja restu itu akan membuat Ardi dan Dea segera menuju pelaminan. Restu yang di dapat Ardi akan membuat mereka bisa segera menikah.
Ibunya masih belum bisa memberikan restu yang di harapkan oleh Ardi. Dirinya masih terlihat berat untuk memberikan restu yang di harapkan oleh Ardi. Air matanya mulai menetes, ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi saat memiliki menantu seorang janda muda. Mungkin saja nama baiknya sendiri akan rusak oleh menantunya yang seorang janda. Itu yang menjadi pikirannya saat ini.
Ardi merasa kecewa dengan sikap yang di.pilih oleh ibunya. Ini bukan hal yang baik, dia memilih satu pilihan yang menurut Ardi sama sekali tidak baik. Ibunya memilih pilihan yang tidak tepat, sehingga itu hanya akan melukai perasaan seorang Ardi. Dia hanya memaksa ego pada dirinya sendiri. Tidak memikirkan bagaimana perasaan cinta Ardi yang begitu besar akan Dea. Seharusnya ibunya bisa merasakan perasaan cinta dari seorang Ardi yang besar akan Dea. Tidak mementingkan egonya semata. Jika semua orangtua mementingkan egonya sendiri, sudah pasti banyak anak yang tidak akan memiliki kebahagiaan yang mereka harapkan. Padahal tugas dari seorang ibu adalah memberi kebahagiaan yang utuh untuk anak mereka. Tidak memberikan luka yang akan merusak mental yang ada. Jadi ada harapan baru yang akan membuat semuanya menjadi lebih baik lagi. Ardi berharap ibunya akan paham dengan kondisi dari Ardi saat ini. Sehingga dia tidak akan mementingkan egonya sendiri.