
Dea tidak langsung turun dari mobil Ardi, dia terlihat begitu bersedih dengan apa yang dia dapatkan ketika makan malam bersama dengan ibu Ardi. Bagaimana juga, Dea merasakan sesuatu yang berubah saat ibu Ardi mengetahui status dari Dea yang merupakan seorang janda. Itu jadi pertimbangan yang cukup berat bagi ibu Ardi dalam memilih Dea sebagai salah satu calon menantu idamannya.
Dea terlihat begitu bersedih dengan apa yang dia terima dari ibu Ardi. Dea pun semakin tidak berdaya saat melihat bagaimana respon ibu Ardi pada dirinya yang kurang menyukai status janda dari Dea. Padahal status janda hanya sebuah status biasa. Bukan artinya itu adalah sebuah kehinaan dari yang ada pada Dea. Justru dengan status janda yang ada pada Dea. Itu menandakan Dea sudah memiliki pengalaman yang cukup banyak akan pernikahan. Tapi itu tidak berlaku pada ibu Ardi yang tetap tidak suka dengan status janda dari Dea.
Ardi menatap wajah Dea yang terlihat begitu bersedih dengan apa yang dia terima di makan malam kemarin. Dia mencoba meyakinkan akan keseriusan dari dirinya yang siap untuk hidup bersama dengan Dea. Ardi mencintai Dea, dia akan berusaha untuk membuat Dea menjadi orang yang di cintainya.
Dea menyadari cinta Ardi pada dirinya. Itu yang membuat Dea masih berusaha untuk bertahan dengan Ardi. Namun respon yang buruk dari ibu Ardi, sedikit membuat Dea merasa itu adalah sebuah batu sandungan bagi Dea. Mungkin Dea akan berpikir ulang untuk tidak melakukan hal itu pada Ardi. Mengingat restu dari ibu Ardi yang sepertinya akan sulit untuk di dapat oleh Dea.
Dea benar-benar merasa apa yang di lakukan oleh Ardi sudah cukup maksimal. Namun usaha maksimal yang di lakukan oleh Ardi, belum tentu akan membuat ibunya setuju. Mengingat dia yang terlihat sama sekali tidak menyukai sosok Dea yang seorang janda muda.
Perlahan Dea mulai meneteskan air mata. Dia teringat akan perlakuan dari ibu Ardi yang tidak membuat dirinya nyaman. Bagaimana secara tiba-tiba ibu Ardi merubah sikap yang awalnya begitu baik. Berubah menjadi begitu judes saat mengetahui Dea adalah seorang janda yang baru bercerai dengan mantan suaminya.
"Tentu. Kenapa tidak, aku pikir ini adalah sebuah ide yang luar biasa. Aku jatuh cinta padamu. Mana mungkin aku akan berhenti di sini saja. Aku tidak akan pernah berhenti untuk berjuang dengan kamu. Asal kamu juga mau berjuang denganku." jawab Ardi dengan tegasnya.
Dea langsung memeluk Ardi dengan begitu eratnya. Bagaimana juga, Ardi adalah cinta pertama seorang Dea. Ardi adalah orang yang membuat Dea jatuh hati. Mungkin selama ini Dea harus berjuang untuk mencintai Bram. Akan tetapi apa yaah di upayakan oleh Dea selalu sia-sia. Dia tidak juga mencintai Bram yang memang memiliki sikap yang sedikit tempramental. Dea justru semakin benci saat Bram yang menunjukkan sikap tempramental akan dirinya pada Dea. Itu yang membuat Dea tidak bisa mencintai Bram dengan sepenuh hati. Bahkan Dea sama sekali tidak memiliki rasa sedikit pun pada Dea.
Ardi melepaskan pelukannya dari tubuh Dea. Dia mengusap wajah Dea dengan sebuah usapan yang lembut. Bagaimana pun juga, Ardi merasa ini adalah cara yang paling baik di lakukan oleh dirinya untuk membuat Dea semakin nyaman dalam pelukannya. Tidak akan membuat Dea merasa tidak layak untuk bisa berdekatan dengan Ardi. Apalagi Dea merasa sudah mulai sedih dengan kondisi dari dirinya sekarang. Ardi harus bisa membuat Dea bisa jauh lebih baik secara mental dan psikis. Itu jauh lebih baik di lakukan oleh Ardi. Sebab jika Dea kembali mengalami psikis yang buruk, dia akan mengalami hal yang sama seperti dia baru bercerai dari seorang Bram. Psikologis Dea benar-benar di perhatikan oleh Ardi saat ini.
Untuk membuat Dea semakin percaya diri, Ardi pun memberikan sebuah ciuman manis di kening Dea. Itu adalah sebuah cinta yang di berikan oleh Ardi pada Dea. Dea yang juga mencintai Ardi. Memberikan ciuman yang sama pada Ardi. Mereka belum menjalin kasih, tapi di antara keduanya sudah seperti sepasang kekasih. Dea menikmati kesehariannya bersama dengan Ardi. Itu yang di rasakan oleh Dea saat bersama dengan Ardi. Dia merasa hidup kembali dengan Ardi yang berada di samping dirinya.