
Ardi membeli sebuah boneka besar berwarna merah muda. Boneka itu adalah boneka yang di sukai oleh Dea. Dia terlihat begitu bahagia akan sebuah boneka berbentuk beruang yang pernah di berikan oleh ayahnya. Boneka itu masih Dea simpan di kamarnya.
Namun Ardi melihat boneka itu sudah tidak layak berada di dalam kamar Dea. Boneka itu sudah terlihat begitu kotor dengan banyaknya kotoran yang masuk ke boneka itu. Ardi pun siap memberikan boneka baru yang akan menggantikan boneka yang ada di dalam kamar Dea. Sehingga boneka itu akan menunjukkan rasa cinta dari Ardi pada Dea.
Ardi terlihat begitu bahagia saat membawa boneka besar itu ke rumah Dea. Sedikit kesulitan, tapi dia tetap berusaha untuk membawa boneka itu ke dalam rumah Dea. Usaha dari seorang Ardi di acungi jempol oleh kedua orangtua Dea. Mereka memuji Ardi yang selalu berusaha membuat Dea bahagia dengan semua kasih sayang yang di berikan oleh dirinya.
Dea yang tidak mengetahui Ardi datang dengan sebuah boneka baru. Tentu siap di kejutkan oleh Ardi di kamarnya. Dea yang hobi menulis, kerap menghabiskan waktu luangnya untuk menulis beberapa artikel. Ini cukup membantu Dea dalam melawan rasa kantuk yang kerap menghadang dirinya.
Ardi berjalan dengan begitu pelan menuju kamar Dea. Dia ingin memastikan jika Dea tidak tahu akan kedatangan dari dirinya ke kamar Dea. Begitu sudah berada di depan pintu kamar Dea. Ardi langsung mengetuk pintu kamar Dea dengan begitu pelannya. Menunggu sang pujaan hatinya keluar dari dalam kamar.
Begitu Dea keluar dari dalam kamar, Ardi bersembunyi di belakang boneka besar yang di bawa oleh dirinya. Dia terlihat begitu senang melihat bagaimana Dea terkejut dengan kedatangan boneka beruang besar yang di bawa oleh Ardi. Apalagi saat Ardi mulai berbicara dengan suara yang unik di belakang boneka itu. Dea semakin terlihat bahagia dengan kejutan yang di bawa oleh Ardi.
Dea melirik ke arah kamarnya. Dia melihat bagaimana boneka miliknya yang sudah terlihat rusak. Dea pun berharap boneka itu akan menjadi boneka yang akan menemani dirinya. Menggantikan boneka yang sudah hampir 15 tahun menemani hari-hari Dea selama ini.
"Bilang ke tuan Ardi, terima kasih. Aku suka dengan kamu. Aku harap kamu akan senang untuk menjadi teman baikku." ucap Dea tersenyum.
Secara tiba-tiba Ardi keluar untuk menampakkan wajahnya di hadapan Dea. Ardi terlihat begitu bahagia saat Dea bisa melihat wajahnya. Ardi merasakan Dea sangat senang dengan hadiah kecil yang di berikan oleh dirinya pada Dea. Ini benar-benar menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri untuk Ardi. Apalagi dia mengira Dea masih akan lebih menyukai boneka lamanya. Daripada boneka baru yang di belikan oleh Ardi untuk dirinya.
Dea langsung memeluk Ardi dengan begitu eratnya. Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Ardi. Dea merasakan cinta yang tulus dari Ardi. Cinta yang tidak pernah Dea rasakan sebelumnya dari Bram.
Ada sedikit air mata haru yang Dea teteskan dengan kejutan yang di berikan oleh Ardi. Bagaimana juga, Ardi telah membuat Dea jatuh cinta untuk pertama kalinya.