
Sebuah ular besar di lepaskan oleh dua orang pawang ular. Pelepasan ular itu tentunya untuk meneror rumah dari Dea. Ini adalah tanda perang dari seorang Bram. Dia merasa Dea harus segera bertobat atas apa yang di lakukan oleh dirinya. Dia adalah seorang yang harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Bram. Oleh sebab itu Bram ingin membuat teror yang menakutkan bagi seorang Dea. Sebagai pembalasan atas apa yang di lakukan oleh Dea pada Bram.
Halaman rumah.Dea yang sedikit kotor, memudahkan ular itu untuk masuk ke dalam kamar Dea. Dengan segera dua ular itu mulai menyelinap masuk melewati pintu kamar Dea. Kedua ular itu siap melakukan serangan pada Dea. Di mana ada sedikit bisa yang di miliki oleh ular itu. Bisa yang akan membunuh Dea secara perlahan.
Dea yang memang menghabiskan waktunya di rumah seharian. Hanya menghabiskan waktu yang ada dengan bermain video game online. Terkadang Dea juga menghabiskan seharian waktunya untuk menonton video di beberapa aplikasi penyedia video singkat.
Waktu yang tepat, saat ini Dea sedang berada di dalam kamar. Di mana target kedua ular itu sudah berada di depan mata. Keduanya pun siap melakukan teror yang akan membuat Dea lumpuh dengan beberapa serangan yang akan di lakukan oleh kedua ular itu. Apalagi serangan dua ular berbisa itu akan membuat Dea mati dengan racun yang ada.
Dee mulai merasakan perasaan yang tidak nyaman saat dua ular berbisa itu mulai masuk ke dalam kamarnya. Apalagi mendengar suara ular yang terdengar begitu menyeramkan. Ada sedikit ketakutan yang datang menghampiri perasaan Dea.
Begitu Dea melihat ke arah lantai rumah, Dea melihat bagaimana dua ular besar yang sudah bersiap untuk melakukan serangan pada Dea. Tentu dengan bisa yang sudah ada di dalam mulutnya keduanya.
Mendengar teriakan Dea yang meminta tolong, kedua orangtuanya pun langsung menolong Dea. Mereka seketika datang untuk membantu Dea. Kedua orangtuanya pun langsung datang menolong Dea yang begitu ketakutan dengan apa yang ada.
Namun mereka pun juga ketakutan dengan kedatangan dua ular besar yang masuk ke dalam kamar Dea tersebut. Dua ular itu pun terlihat begitu agresif melihat kedatangan dari kedua orangtua Dea yang masuk ke dalam kamar Dea.
Dua buah sapu di gunakan oleh ayah Dea untuk mengusir ular itu. Tapi ular itu yang harus akan mangsa, terlihat semakin agresif menyerang. Ayah Dea yang penuh ketakutan dengan serangan yang di lakukan oleh ular tersebut. Pada akhirnya menyerah, dia langsung lari dari dalam kamar Dea.
Dia memanggil beberapa tetangganya untuk menolong dirinya dalam mengusir ular yang ada di dalam kamar Dea. Apalagi ada seorang tetangga di rumahnya yang memang memiliki kemampuan dalam menjinakkan ular berbisa seperti yang ada di dalam kamar Dea saat ini. Melihat apa yang terjadi pada Dea saat ini, ayahnya harus segera mengambil tindakan yang akan membuat semuanya menjadi lebih mudah lagi. Semuanya akan baik-baik saja untuk Dea.