
Sebuah meja besar menjadi pilihan dari kelurga Dea dalam menyambut Ardi dengan ibunya. Beberapa menu makanan sudah di hidangkan dengan begitu rapi di atas meja. Ini adalah hidangan yang paling di sukai oleh Ardi. Mengingat menu ini di masak oleh Dea sebagai wujud cintanya pada Ardi.
Cuaca di malam ini begitu mendukung. Mereka makan di halaman rumah Dea yang terkenal luas. Ada beberapa menu yang sedang di masak juga. Sehingga Ardi dan ibunya bisa makan menu itu dalam keadaan hangat.
Ardi menyukai cara penyambutan yang di lakukan oleh Dea dan keluarganya. Mereka begitu antusias dengan kedatangan dari Ardi dan ibunya. Terbukti dengan beberapa hiasan yang di pajang oleh Dea di halaman rumahnya. Begitu juga dengan sebuah grup musik yang di sewa oleh Dea secara khusus. Menyiratkan bagaimana pertemuan ini begitu penting bagi seorang Dea.
Dea merasa puas melihat bagaimana wajah Ardi yang merona saat melihat bagaimana usaha dari Dea dalam membuat sebuah acara yang mewah di hari ini. Ardi benar-benar terkesan dengan apa yang di lakukan oleh Dea untuk dirinya dan ibunya.
Ardi pun menikmati nyanyian yang di bawakan oleh seseorang yang memang di pesan khusus oleh Dea. Lagu-lagu yang di bawakannya pun cukup mudah di hapal. Sehingga Ardi kerap larut dalam nyanyian yang di bawakan oleh penyanyi tersebut. Dia benar-benar menyukai bagaimana penyanyi itu bernyanyi dengan begitu baiknya.
Bukan soal acaranya, tapi dia memang masih belum bisa menerima Dea menjadi menantu darinya. Tentu saja ibu Ardi tidak terima jika Ardi harus menikah dengan janda. Hal yang tidak pernah di bayangkan olehnya. Melihat anaknya menikah dengan janda muda seperti Dea. Mungkin orang-orang akan membicarakan hal buruk pada ibu Ardi. Nama baiknya akan tercoreng dengan pernikahan yang ada. Sekali pun Dea adalah anak konglomerat. Tapi status janda yang ada pada Dea telah membuat ibu Ardi merasa kurang puas dengannya.
Ardi berusaha membuat ibunya yakin dengan Dea. Tidak ada yang harus di khawatirkan oleh ibunya akan Dea. Seharusnya ibunya bisa menerima Dea sebagai perempuan biasa. Tidak harus melihat status janda dari Dea yang memang kerap di pandang rendah oleh beberapa pihak. Ardi merasa itu sama sekali tidak adil saat ibunya selalu melihat status janda dari Dea.
Ardi berusaha membuat ibunya terhibur dengan mengajaknya bernyanyi bersama. Tapi malam ini sepertinya Ardi masih belum berhasil membuat ibunya benar-benar terhibur. Ibu Ardi masih terlihat begitu marah dengan apa yang terjadi. Dia masih belum bisa terima dengan rencana dari seorang Ardi. Menikah adalah perjalanan yang panjang, Ardi tidak boleh salah memilih seorang yang akan menikah dengan dirinya. Oleh sebab itu ibunya mengingatkan Ardi untuk memilih seorang yang benar-benar bisa membuat hidupnya berubah. Tidak sosok janda seperti Dea. Ini akan membuat malu nama baiknya. Juga akan membuat Ardi merasa kurang puas dengan apa yang ada. Ibunya berharap pernikahan antara Ardi dengan Dea tidak akan pernah ada. Pernikahan yang sama sekali tidak akan pernah mendapatkan restu dari ibunya.